
foto berasal dari sini
Lokasinya di Jl. Kayun nomor 4-6, Surabaya, luasnya sekitar 2,000 meter persegi, lokasinya dekat dengan Kali Mas. Berdirinya sudah lama banget, dan nyaris tidak dipakai. Pewarisnya, Abraham Zahavi, yang keturunan Yahudi Irak, sempat ke Israel buat cari jodoh. Dapatnya malah Leah, wanita yahudi keturunan India. Belakangan, Chaya, anak perempuannya malah menikah dengan lelaki muslim, sementara cucu cucu Lea [anak lelaki dan anak perempuan dari Chaya] malah masuk di sekolah katolik. Kendati cucu lelakinya ikutan sholat Jum’at bersama sang ayah.
Tapi orang yang rese menulis dengan bahasa kasar di Republika dan mengait ngaitkan sinagoga dengan dengan aktivitas zionisme. Capek deh …
Lokasinya dekat KAP Made Sudarma, eks bapak dosennya papabonbon dulu hehehhe, dan kalau papabonbon mampir ke sana buat beli bebek goreng barokah, pasti melewati synagogue ini. Kapan yah potret potret, asik juga nih .. orangnya boleh nggak yah, tempat ibadatnya dijadikan obyek potret memotret hehehe
baca juga :
- http://eamusic.dartmouth.edu/~larry/misc_writings/jew_indonesia/latitudes.html
- http://www.bh.org.il/communities/Archive/indonesia.asp
- http://www.bh.org.il/communities/Synagogue/indonesia.asp
- http://wahyuni.netfirms.com/The%20Jakarta%20Post%20-%20The%20Journal%20of%20Indonesia%20Today-synagogue.htm
- http://bagyoesx.blogspot.com/2007/10/kamufiase-kaum-yahudi-di-surabaya.html
- http://densecapramana1.tripod.com/indonesia1.htm
15 Komentar
Mei 21, 2008 pukul 7:35 am
zionisme? ah..masa sih?
…
Kemaren Gus Dur ke Amerika katanya dapet penghargaan dari LSM yang punya misi memasyarakatkan peristiwa holocaust?..
detik.com pernah nurunin beritanya 2 minggu yang lalu, Pap..
Mei 21, 2008 pukul 7:42 am
maksudnya mendukung atau menolak nih, huehehhe .. ambigu disengaja … :p
Mei 21, 2008 pukul 8:17 am
wah..bebek barokah. Hhihihi..enak tuh, apalagi yang jual bawel. Heheheeh.
kalau saya mau wawancara ke synagogue, nemuin siapa ya Mas?
Mei 22, 2008 pukul 2:54 am
Kalau ada rumah2 ibadah yang dijadikan “National Treasure” maka sinagoga ini salah satunya. Apa lagi satu-satunya.
Perlu dicermati juga provokasi2 model tulisan di Republika itu. Lama-lama menjalar jadi aksi bakar-bakaran.
Entah gimana sejarahnya, saya rasa masyarakat sekitar tidak punya masalah. Yang rese biasanya preman berjubah yang diimpor dari tempat lain.
Mei 25, 2008 pukul 10:02 am
well,bagi saya tulisan di republika bukan provokasi.Hanya menguak fakta.Saya yang asli suroboyo saja baru-baru ini saja tahu ada sinagog.Bahkan mungkin 90% orang surabaya gak tahu fakta ini.
soal bakar-bakaran,selama gak resek saya rasa gak akan ada itu yang namanya bakar-bakaran.
maksud dws dengan ‘preman berjubah’ apa ya?kok saya gak ngerti.
@ mas kopdang
Soal Gus Dur mah gak heran.Suka memancing perang ama ‘kaum’nya sendiri.
Agustus 3, 2008 pukul 2:21 am
shalom aleychem
klo menurut gw mendingan synagognya direhab lagi, aku stuju klo di indonesia ada komunitas penganut yudaisme, jd di indonesia punya bermacam-macam kepercayaan ada islam, kristen, katolik, hindu, budda, kong hu cu, dan ditambah lagi yudaisme, wah indonesia bener-bener negara multi religion, i love it, ya tolong pemerintah jg perhatikan para keturunan yahudi di indonesia.
shalom
magen david
September 15, 2008 pukul 3:33 am
sapa bilang cuma di Surabaya ada Sinagog di Indonesia??di Manado juga ada……
September 22, 2008 pukul 2:46 am
haha, ga punya bahan lagi bon..
murahan banget ni tulisan..
G A R I N G!
moso ente masih blom bisa nahan kebencian sama islam..
ga kuat sembunyi kalo ente tuh link **ssad?
cucian deh..
ps.
ane saranin cepet2 tiarap deh..
Januari 8, 2009 pukul 12:01 pm
Islam-Islam goblok kayak shalomhuhuhu memang tidak pernah punya cukup nurani untuk menghargai sebuah keragaman. Kalian memang pecundang di mana-mana. Gak bisa apa-apa, kerjanya cuma ngamuk-ngamuk thok …
Januari 9, 2009 pukul 5:32 am
saya orang yahudi. tidak ada sinagog kami bisa tetap berdoa via online. skg jaman internet, tidak perlu bangunan fisik. kalain mau ganti itu dengan mesjid juga terserah, apa sudah kehabisan lahan?
April 30, 2009 pukul 11:42 am
doa via online?
maksudnya?
doa di rumah juga bisa
Januari 23, 2009 pukul 6:09 pm
Di perang Nabi Muhammad SAW melarang merusak rumah ibadah..
Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengganggu orang lain apapun agamanya ketika beribadah.
Ayatollah Khomeini tidk pernah mengusir orang Yahudi minoritas di Iran.
Salah satu khalifah ( Umar atau Abu Bakar kalo gak salah ) pernah menegur dengan keras ( dengan pesan tulang bengkok yang diluruskan dengan pedang ) Gubernur Mesir ketika Pak Gubernur menggusur rumah orang Yahudi sak penake dhewe. Kalo bangunan tempat ibadah gak ada IMB itu cerita lain…diproses sing bener..ojo dirusak.
Sebenci bencinya sama kaum tertentu jangan bertindak tidak adil terhadapnya…. ( AlQuran )
Jangan menghina Tuhan agama lain karena mereka bisa membalas untuk menghina Tuhan kita ( AlQuran )
Correct Me If Im Wrong
Viva La Palestine !
Mei 2, 2009 pukul 7:03 am
yahudi anjing bangsat lo semua !!!
tai !!!
Mei 2, 2009 pukul 2:35 pm
Coy gak usahlah kita urusi hal gituan yg penting uruslah imanmu pada Tuhan YME.emang hal itu bisa buat elo pada masuk surga.yg buat masuk surgakan diri elo sendiri jadi jangan gampang deh terpancing.cumaiblis yg suka mancing biar orang beriman panas hatinya jadinya ikut emosi dan akhirnya jauh dari jalan Tuhan,nah kalo dah gini nyesal tiada guna coy…..tobatlah
Juli 14, 2009 pukul 5:18 am
Hoee…
Bru taw wa…
Yah…untuk smentara tnang aja dlu…
Tp klo mreka demo2 dukung israel nyerang palestine bkal gwa habisi mreka atu2…
Utk orang2 yahudi di indo…jgn prnah bwat konflik dgn kaum muslim…awaz lo ye!
Buat miftah:
kamu tuh yg pcundang…
Dsar semit bangsat!
Pro freemason luh…