Lagi-lagi Malaysia

Nampaknya selain membantai para gamers travian di server Malaysia, kita juga harus melakukan sesuatu yang lebih fenomenal untuk meruntuhkan kesombongan puak melayu ini.  Di hari Kartini, arogansi mereka makin menjadi.  Coba lihat lihat deh berita berikut ini.

Dada Model Indonesia Disilet-silet Pangeran Malaysia

Seorang model blasteran Indonesia-Prancis, harus mengalami tragedi pahit dalam hidupnya. Selain diduga disekap oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra dari Raja Kelantan Malaysia, diduga dada Manohara juga disilet-silet.

Hal memilukan itu diungkapkan oleh ibunda Manohara, Daisy Fajarina. “Anak saya disiksa, di bagian dadanya disilet-silet. Itu yang ngomong dari pihak dalam istana yang punya hati nurani dan nggak tega melihat penderitaan anak saya,” jelas Daisy saat ditemui di restoran Ampera, Jl KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009) petang.

Daisy mengaku memiliki bukti atas penyiksaan yang diterima oleh putrinya itu. “Saya juga ada bukti rekaman,” imbuhnya.

Pernikahan Manohara dengan Tengku Muhammad Fakhry sebenarnya dikarenakan oleh sebuah ‘kecelakaan’. Manohara pada awal 2007 mengaku kepada ibunya kalau kegadisannya telah direbut oleh Tengku. Mendengar pengakuan putrinya itu, Daisy mengaku kaget setengah mati.

“Saya merasa kecurian dan tertipu, setiap saya menjabat tangan Tengku dia bersumpah pada saya tidak akan melakukan hal-hal yg maksiat,” tutur Daisy berlinang air mata.

 

Lalu bagaimana nasib Manohara sekarang?

Berita dari detikhot, link nya di sini

Islam, Nazi, Yahudi dan Palestina

foto berasal dari sini.

Kalau bertemu foto semacam di atas, apa pendapat anda ?  FYI, al mukarom Grand Mufty Jerusalem al ustadz Muhammad Amin al Husayni ini adalah salah satu yang paling pertama memberikan dukungan dan pengakuan kemerdekaan Indonesia, sekaligus pendiri Waffen SS di Azerbaijan dan Bosnia.

Papabonbon sendiri, tergelitik membahas hubungan ruwet, yang jalin menjalin, berkelindan tak karuan ini karena baru saja beredar sebuah film berjudul “Defiance” yang diperankan oleh James Bond a.k.a Daniel Craig.

Film ini berasal dari kisah nyata, dan diangkat dari novel yang dibuat oleh Nechama Tec, seorang profesor sosiologi, ahli tentang Holocaust, sekaligus juga seorang Holocaust survivor, dan tentunya juga Yahudi.

Ada pro kontra tentang film ini, terutama jika dikaitkan dengan konteks kekinian.  Kita tahulah bagaimana kekejaman Israel yang membantai penduduk gaza, 1300 orang mati sia sia, belum terhitung orang yang terluka, rumah yang hancur, masa depan yang musnah, dan kebencian yang makin diwariskan generasi demi generasi.

Pandangan kontranya adalah :

– dari kalangan islamist : film ini adalah propaganda yahudi, seolah mereka adalah hero yang sedang mempertahankan diri terhadap serangan teroris arab islam palestina

– dari kalangan right wing amerika/ procons : film ini bergaya hollywood yang rata rata anti israel, apalagi Ed Zwick, sang sutradara pada tahun 1998 pernah membuat film berjudul the Siege yang dianggap pro Muslim.  Pemeo di hollywood seperti biasa adalah “Hollywood loves the dead Jews, but they hate the live ones. Hollywood loves the Holocaust, but hates Israel.”

pandangan pro nya adalah :

– ada yang bilang, ini film yang pro yahudi banget, tanpa zionisme.  jadi kalau dibilang pro yahudi, atau pro semit, yah memang beralasan sih.  malah film ini dianggap lebih baik dibandingkan film film besutan Spielberg, karena Defiance bisa menampilkan yahudi tanpa rasa bersalah.  Film Munich nya Spielberg katanya masih menyisakan rasa bersalah buat para Jews, dan karenanya Spielberg mendapatkan kecaman di Israel sana.

Btw, kayaknya yang pro sedikit deh, rata rata pada sumir sama film ini, maklum dilema moral, secara Israel baru ngebunuh 1.300 orang, kebanyakan wanita dan anak anak, gitu lho.    hueh  😦

note :

– konon imigran turki dan muslim lain di jerman banyak mendapat gangguan dari neo nazi.  mungkin para imigran itu seharusnya menunjukkan foto foto kyai husayni itu pada kalangan neo nazi itu, supaya jelas, kalau ada persahabatan di antara kita.  

ada foto yang lebih asoy, silakan di check yang di bawah ini.

audiensi dengan Adolf  Hitler

 

Meninjau Waffen SS cabang Bosnia

Baca juga :