Black & White dengan Silver Efex Pro

Setelah terpesona dengan hasil jepretannya kang Asep Jusup Tadjoel Arifin di galery fesbuknya, kepingin banget supaya bisa jepret yang asik seperti itu.  galerynya kang asep bisa dilihat di sini.  Kudu jadi temannya nggak yah buat melihat ?  Kayaknya sih iya.

 

contoh fotonya di atas dari link yang ditampilkan sebelumnya.

Percobaan papabonbon dilakukan dengan menggunakan lensa smc 50 mm f2 dan lensa jupiter 200 mm f4.  mencoba juga dengan lensa kit.  hasilnya bisa dilihat di sini

  • 3 foto pertama menggunakan smc 50 mm f2
  • 2 foto berikutnya dengan jupiter 200 mm f4
  • foto terakhir menggunakan lensa kit (SMC DA Pentax 18-55 mm )

Motretnya sih sudah lama, tapi proses selanjutnya baru tadi pagi dilakukan dengan instal sotosop sekalian nyoba plug in silver efex.  Plug in yang asik banget nih buat otak atik ala BW.  Bahkan ada settingan ala holga dan pinhole
juga.  Menarik.  Tapi saya kayaknya bakalan banyak pakai hight
structure dan push orange filter.  Saya suka settingannya.

Tiga foto pertama hasil jepretan smc A 50mm f2  di http://www.flickr.com/photos/masarcon/sets/72157623303827518/   diedit
dari jpeg berwarna ke BW dengan menggunakan silver efex.  Ada banyak pilihan menarik di sana.  Salah satunya ini.

 

Dua foto yg pakai jupiter 200 mm diolah pakai picassa.

Sementara foto terakhir dari lensa kit di sephia kan pakai picassa.  Kesan saya, silver efex jauh lebih lengkap dalam olah BW dibandingkan yg lain.  picassa maupun iphoto. 

Oh ya, silver efex ini bisa diinstal dan dijadikan plugin bagi photoshop, adobe lightroom maupun apperture (di mac os).

Bagi yang ingin memperdalam, berikut ini sekilas tentang silver efex di sini

lihat juga :

Akan Kembali si Anak Hilang

 

Barusan iseng liat linkedIn nya Anjar Priandoyo.  Rupanya sebulan ini dia kembali menjadi auditor.  Sekarang jadi manajer di Deloitte,  Security & Privacy Service., masih sekitaran IT security.  I bet, inilah habitat seorang Anjar yang sebenarnya.  Kalau dugaan ini benar, kita akan mulai melihat Anjar mulai menuliskan lagi pengalaman menariknya seputar industri, dunia kerja, dan tentu saja perbandingan gajinya.

Saya dapat firasat setelah baca blognya Nunung dan Anjar sendiri.  Kayaknya ada yang aneh, dan tentunya tidak ada asap tanpa api bukan ?.   Walah, saya ndak begitu mengenal Anjar, namun dengan kembalinya seorang anjar dari pekerjaan yang mapan (stay di kantor) kembali ke kesibukan dan rush hours seorang auditor (menjelang peak season pula), maka bolehlah saya menduga beberapa hal tentang mas Anjar a.k.a Kopral Jono ini :

  • tipikal orang yang justru merasa hidup, bak ikan di dalam air, ketika berada dalam tekanan
  • tidak bisa stay dan duduk diam di satu tempat terlalu lama
  • mbak nunung, sepertinya kang mas sampean ini memang hobi jalan jalan dalam bekerja, moving from one pace to another, mengingatkan papabonbon akan film Up in the Air
  • suka menuliskan cerita perjalanannya, sebagai pelampiasan dan media menjadikan diri kembali jadi tabula rasa. direlakan yah, si mas menekuni kembali hobby lamanya :))  

Let’s have it deep in out heart,  in the next 2 or 3 more years, ketika Anjar makin mature, dan memilih satu tempat lokasi untuk menclok kembali.  Untuk sekarang, kita nikmati sajian sajian mas Anjar di blognya yang akan kembali penuh warna.  Selamat juga buat Anjar untuk pencapaiannya.  Mantep !

Papabonbon sendiri tahun ini akan maju thesis (semoga) dan rotasi kerja ke kota lain, thus, ini berarti hidup baru, petualangan baru.    Akan tiba waktunya, bagi anak manusia, untuk berjalan menyusuri permukaan bumi.   Ganbatte !!! .

 

baca juga :

Wisata Bahari Lamongan



Wisata Bahari Lamongan 47

Originally uploaded by masarcon

Terirah.

Tetirah itu berguna untuk menyegarkan semangat, memompa nafas baru bagi jiwa, sekaligus sarana belajar bagi anak untuk mengenal dunia. (jah, bahasanya keren betul, padahal intinya sih ngajak dolan, main, gitu lho … hahahahak).

Hari minggu lalu papabonbon bersama elsi, bersama mamabunbun, dan teman teman kuliah di s2 dolan barengan ke wisata bahari lamongan. tempatnya cukup menyenangkan untuk ukuran daerah. lebih lengkap daripada batu night spectacular, agak mirip dengan jatim park lah, dan sama panasnya. kelebihannya adalah, beberapa venue yang sifatnya local genius. seperti, ada venue walisongo, yang ditampilkan adalah miniatur makam dari sembilan wali, ada juga venue yang bernama rumah kucing.

di rumah kucing ini, kita bisa melihat berbagai jenis kucing, live, dalam keadaan hidup, agak mirip dengan kebun binatang yah, tapi ini all about kucing. mantep deh. di bagian luar dari venue ini ada berbagai patung kucing dengan pose yang lucu lucu. contohnya seperti gambar di atas ini, gitu lho !!!

kita juga bisa naik delman keliling lokasi wisata bahari. seru dan menarik sekali, apalagi bisa melihat tanjung kodok lewat scenic point yang menarik jika kita ikut delman. ada tempat mainan di pantai juga, ada kano dan becak air kalau kita kepingin. hufffph, kemarin belum sempat ke sana. kali lain, pasti langsung menuju tempat mainan air. hehehe 🙂

ada goa maharani juga. sangat menarik, salah satu goa dengan stalagtit dan stalagmit paling menakjubkan, di sana ada koleksi berbagai batuan kristal. supaya kita makin takjub lagi, ada beberapa jenis satwa menarik di sana, dari harimau putih, pelican, kuda nil dan lain lain, di kebun satwa yang merupakan bagian tak terpisahkan dari venue goa maharani.

Ngetes Kamera di Gunung Bromo

Bromo 06

papabonbon bukan orang kaya. tapi sejak ngelungsuri applenya mas acay 4 tahun yang lalu, papabonbon jadi kepingin bisa motret yang bagus. habis, web yang terkait dengan apple biasanya bagus, ciamik, dan fotonya keren. ada pemicu untuk belajar motret di situ.

pertamanya 2007 akhir, pas lebaran papabonbon akhirnya beli kamera digital yang pertama kali. sebuah canon powershoot A630. belakangan sama mas kopdang disetanin sama sebuah foto di kenjeran, pantai, yang bagus bangets.

nah, sekarang ini cari sebuah kamera dslr second. pentax K10D. nah, merk kameranya aja nggak terkenal kan yah … hehehe … maklum ngirit. :p cilakanya, sejak punya kamera, jadi pengen bisa motret yang bagus.akhirnya, pengen banget bisa ke bromo. buat motret tentu saja. ini dia contoh jepretannya.

belum bagus sih. tapi dinikmati saja yah … hehehehe … 🙂 ini dijepret minggu ketiga januari 2010.

Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan 15

Tugu Pahlawan Surabaya, dulunya adalah Taman Radja, Williamspark, makanya nama jalan didekatnya adalah Kebonrojo. Sebuah alun alun luas, persis di depannya adalah HBS, sma nya bung karno, yang sekarang adalah kantor pos besar Kebonrojo Surabaya.

Ada gedung BI magrong magrong menutupi HBS nya … hehehe ^_^

Oh ya, ada biara susteran ursulin sekaligus sekolah berhadapan dengan sekolah Takmiriyah. keduanya adalah sekolah yang punya sejarah panjang. di jalan yang berada di antara dua sekolah legendaris inilah terletak bebek goreng cak yudi perak (cabangnya tapi yah). bukanya sekitar jam makan siang. sore sudah tutup.

Senang juga ketika hari minggu tiba, dan melihat kebun raja yang luas itu dinikmati banyak orang. kendati miris, karena dilapangan berumput yang luas dan menyenangkan ini justru ditanap tulisan : “dilarang main bola di sini”. Duh, Gusti, hati ini sakit rasanya. Ingin hamba memberontak, teriakkan kata kecewa pada pengelola, yang aparat, dus sekaligus perpanjangan tangan pemerintah.

Hari ini papabonbon belajar satu hal, sembari merenungi dunia orang kecil dan ketidakadilan.

Why I Left BB and move on to anDroid

tulisan ini dibuat oleh kang Lucky Sebastian – milis Gadtorade hari minggu kemaren …

===

Kayaknya ada yg ngomongin di thread sebelah 🙂

Ini ngga ngeracun, ngga ngajak move on, just simply cerita kenapa saya
ninggalin BB.

Apakah BB ngga bagus?
Tidak, BB sangat bagus…

Apakah BB tidak keren?
BB sangat keren, makanya semua orang mau memilikinya, bahkan yang tidak mampu beli yg asli beli replikanya

Apakah BB tidak canggih?
BB sangat canggih, servernya hebat… berkembangnya pesat

Apakah BB tidak bermanfaat?
Sangat bermanfaat, dipakai kerja sangat membantu..

Lebih dari itu BB memperkenalkan kepada masyarakat kita dunia lain, yaitu email, internet , chatting dan social networking. Better than iklan internet
masuk desa.

Kalau ada penghargaan dari negara untuk orang2 yang membuat kemajuan bagi
negara, saya mengusulkan BB dimasukkan di dalamnya, BB memberikan bukti
nyata kepada masyarakat ada teknologi maju yang harus kita ikuti dan kuasai
dan kejar.

Apakah saya a BB lover?
Yup, sebelum mata terpejam, BB adalah benda terakhir yang saya pegang, waktu mata terbuka di pagi hari, bb benda yang saya pegang pertama kali untuk lihat ada berita atau kabar apa dari teman2.

Nah loo… so kenapa move on?
Percayakah anda pada cinta pada pandangan pertama?
Ketika pertama saya memegang Magic (android dari HTC, HTC Magic), saya merasa ada sebuah "klik"

Masih ingat Micah Sanders? karakter di film seri Heroes yang bisa bicara
dengan mesin dan komputer?
Itu yang saya inginkan ketika memegang android pertama kali, ingin berbicara dengan "mitos masa depan" ini.

Masih butuh beberapa lama sampai saya bisa memiliki sebuah android dan mulai
mendalaminya.
Akhirnya saya bawa 2 device, 1 BB dan 1 Android.

Akhirnya mulai, setiap malam sebelum tidur, android adalah benda terakhir
yang saya pegang dan benda pertama kali yang saya ambil ketika bangun.
Kalau dulu email teman2 dan bbm yang berlangsung hingga malam yang membuat saya masih memegang bb sampai akhir tidur, kali ini karena saya ingin
berbicara dengan android , mengenal karakternya, kemampuannya.

Saya merasa BlackBerry kalau analogi kendaraan adalah sebuah mobil Kijang.
Bisa mengangkut banyak anggota keluarga, the more the merrier, aa, teteh,
paman, bibi, tante, oom, kakek , nenek semua bisa kita bawa dalam bbm nya
Bisa dipakai mampir ke undangan, bisa dipakai ngantor, nganter anak sekolah,
bisa dibawa liburan, bahkan ke pasar (makanya dari keluarga paling kaya yang punya bentley atau RR, sampe keluarga biasa , biasanya punya Kijang, setidaknya kata yang kaya, untuk ke pasar..)

Android seperti sebuah Hummer, Humvee, kendaraan 4×4 offroad atau sebuah
Land Rover. Yang dia tidak mampu adalah membawa semua aa , teteh, paman, bibi dll tumplek blek dalam bbm 🙂

Tapi kalau anda ajak berlibur, dia bisa sampai ke ujung pantai, kalau anda
bawa ke gunung , dia bisa diajak masuk ke dalamnya, kalau dia diajak ke
pasar, bisa diajak ke tempat paling becek. Kalau anda ajak ngantor, dia bisa
parkir di atas trotoar walau parkiran penuh.

BlackBerry sudah penuh sesak, ketika rekan2 kirim attachment gambar,
tertatih tatih saya mendownload, ketika rekan memberi link url , tertatih
tatih saya membuka.

Ketika ada yang harus di download, berbagai macam trik harus dikerahkan
supaya bisa mengatasi hambatan batasan download. Ketika ada link youtube,
saya ter[aksa tutup pesannya.

BlackBerry sudah mengubah banyak kebiasaan orang, dulu saya kalau pulang
kerja, buka komputer download email dan balas via outlook, setelah ada BB,
outlook tidak pernah disentuh lagi. Semua saya depend di BB. Sampai akhirnya saya mengikuti keinginan BB, limitasi.

Android tidak semudah BB, mengetik di android melatih kesabaran lebih
daripada belajar mengetik di BB storm. Padahal kita sudah biasa ngetik di
BB. Saya juga tau ini jawaban ketika banyak orang bertanya, kenapa banyak
pemilik android belum lama pakai sudah jual? Pertama they miss BBM, ke dua
mereka ngga tahan ngetik nya 😀

Jawaban ketiga adalah mereka belum tahu android bisa di push kemana, macet
ngantri di dalem Kijang sambil BBM dengan rekan2 dianggap lebih nyaman
daripada , naik Humvee yang bisa lewatin kemacetan karena bisa dipakai naik
ke trotoar , lewatin banjir dan shortcut via semak belukar.

*Jadi maksud anda BBM ngga bagus?

Tidak, BBM sangat bagus, termasuk salah satu arena chit chat paling hebat.*

Trus Android punya yang lebih hebat dari BBM?

Tidak, android tidak punya….

Jadi kenapa tinggalkan BBM , padahal orang2 rasanya dunia runtuh ketika
kontak BBM nya hilang karena gagal upgrade?

Begini jawaban menurut saya:
Dulu ketika saya kecil, waktu terasa lama, hari demi hari berlangsung
lambat, libur sekolah 1 bulan, wuih…rasanya tidak habis2. Pulang sekolah
masih sempat puas main. Suah mandi sore masih sempat main lagi.
Tetapi sekarang tidak, hari2 berlalu sangat cepat.

BBM pertama kali sangat menyenangkan, tapi lama2 diperhatikan obrolannya
mulai tidak terlalu penting.
Kalau berteman dengan tukang jualan, tiap hari di bombardir jualannya:
Barang baru masuk, x, y z bla bla bla
Kalau ketemu customer: pak minta pin BBM nya, nanti sudah dikasih, ngga
kenal waktu tanya ini tanya itu, kalau sedang sibuk tidak dijawab, BUZZ
berkali kali.
Belum mereka yang begitu sosialita dan penyebar segala berita, dari si A
saya dapet broadcast message: hati-hati kalau terima ym dari si X, bisa
bikin BB hang bla bla bal.
Ngga lama isi yang sama saya dapet dari si B
trus si C, trus si D.
Belum ada pesan yang dengan akhiran: sebarkan pesan ini ke 10 teman lagi
atau lebih supaya kamu tidak kena bencana. Bla bla bla…
TIba 2 saya dapet pesan dari miss X, yang saya tidak kenal, ternyata dia
sebenarnya miss S yang baru saja mengganti namanya dengan sederet icon hati,
smiley dll.
Then I feel it’s not for me anymore.

Di android tidak ada yang bisa buzz saya di google talk 🙂
Tidak ada yang bisa lihat saya sudah baca pesannya atau belum, kalau
dimarahin kenapa belum di balas? saya tinggal berkelit belum baca…
Ketika waktu senggang, saya lebih suka google talk secukupnya, tulis email
dan baca rss.

Android punya widget rss, yang tidak sepotong sepotong
Saya cape kalau harus baca rss di bb, sudah sepotong baca full story harus
masuk web nya dan laaaammmmmbatttt… sampe waktu menunggu lebih lama dari bacanya.

Setiap hari saya bisa baca informasi teknologi terbaru cukup dari rss yang
sudah ada potongan gambarnya.

Kalau dapet link youtube saya langsung bisa menikmati tanpa jeda, bahkan
bisa lihat youtube related nya. Rasanya senang nonton youtube, karena di pc
juga pakai speedy youtube terengah engah. Dan semenjak paki BB youtube
menjadi barang asing untuk saya.

Kalau dapet link url, saya tidak ragu2 membukanya, karena dalam sekejap
nongol di depan, full site, tanpa dikurang2i.

Kalau di BB bisa full site, misal pakai opera, bolt, tapi ketika di baca,
geser kiri geser kanannya PITA (pain in the ass…upss sorry) belum lag
nunggu fullsitenya muncul.

Di android ketika saya besarkan dengan geser jari, huruf2 langsung menyusun
rapi ke bawah, dan tinggal geser pakai jari ke bawah.
Belum kalau sitenya mengandung Flash…

Buka website sekarang menjadi kesenangan saya, bahkan kalau harus download
saya download dengan gembira, tinggal klik kaya di pc.

Karena android dibuat oleh Google, saya mulai lihat visinya ke depan sebagai
gadget segala informasi. Sedikit sedikit ada icon share, kalau web bagus
atau isi rss menarik, saya tinggal klik share, mau di share kemana? gmail,
email lainnya, FB, twitter, delicious? dll

Dan upload foto 3 mega ke FB is a snap, sebentar beres, kalau di BB hmmmm…
bbm aja sekarang kirim gambar musti accept, udah accept masih expired pula.
I love market. Android market berjibun dan bertambah terus apps tiap hari,
dari yang simpel sampai aneh. ngga ada keraguan untuk mencoba, karena
downloadnya sudah free , cepat pula, dan kalau ngga suka buangnya juga
gampang. Bejibun softaware dari yang amazing sampe yang ngga guna ada
disana.

Saya ngga pusing soal theme, soal background.
Semuanya ada di luar sana.
Sekarang sedang musim hujan, kalau saya membayangkan di negeri 4 musim
sedang salju. Ah iseng saya mau background saya hamparan salju dengan pohon2 cemara.
Maka saya hanya buka software background dan dia menyajikan bermacam macam foto bagus online sudah dipilih dan sudah sesuai format ukurannya, tinggal di pilih dan use it as background. Nanti malem mau ganti lagi, silahkan,
tidak perlu bawa gambar2 dalam memory mu.

Sesudah pilih tema yang cocok, background yang cocok, ya tinggal susun icon2
dan widget2 yang sesuai, semuanya personal dan tidak membosankan.
Kalau ganti theme di BB, seringkali jadi lost mana software yang kita mau
pakai, karena iconnya sudah berubah, susunannya harus sesuai kemauan pembuat tema.
di android you ‘re the boss, you ‘re the architect.

Pekerjaan saya mengharuskan saya kerja sampai malam, ketika pulang saya
kadang ingin melepas penat , nongkrong ngopi di warung, dan lihat mood, ah
saya pengen denger lagu2 dulu, maka saya stel saja radio 24 jam online
seluruh dunia yang menyajikan lagu yang cocok, sambil saya baca komik di
android.

Dulu saya pernah pakai iPhone karena saya pikir wah baca komik asik di
iphone tinggal besarin gambarnya snappy. Tapi ternyata hanya pembesaran dan
tidak merapikan resolusi, jadi percuma gambar komik jadi buram. Dan masukin
ke dalam iPhone nya juga PITA, dikit2 sync itunes.
Di Android gambar dibesarkan kemudian resolusi ditampilkan sesuai ukuran
gambar, jadi enak bisa dibaca dan jelas, tinggal geser kiri geser kanan baca
frame per frame komik.

Saya teringat, jika anda2 adalah makhluk malam, yang tidur sangat larut, apa
yang harus dilakukan ketika teman2 chat sudah tertidur?
Dengan android saya masih asik download lagu, baca informasi terbaru, nonton
youtube, nyoba2 software, sampai mata tak kuat lagi.

Dan saya tidak pusing sekarang dengan backup kontak saya, semua ada di
google. Sekarang saya mau coba android baru atau mau ganti rom, saya
langsung kerjakan, karena sekejap kemudian data saya balik lagi.
Tapi 3000 kontak di jave saya tidak berhasil di upload ke google walau sudah
pake google sync dan menggunakan 3 provider ditinggal semalaman, entah
jalaurnya muter2 atau memang jave saya sudah uzur 🙂

Kemudian ketika saya bilang, this is the last day saya pakai layanan BB,
karena bis saya sudah jatuh tempo.

Saya cinta BB, tapi seperti pepatah tidak ada hamba yang bisa mengabdi
kepada 2 tuan 🙂

Saya bukan orang yang sanggup bawa 7 hape seperti mr B:-) atau bawa 3 BB
yang aktif semua seperti Mr Joh :-p , cdma esia yang kecil saja saya berikan
ke pegawai.

Saya hanya ingin bawa 1 device, yang bisa memenuhi mostly kebutuhan saya,
jiwa saya. Akhirnya saya memilih melengserkan BB yang sudah dari jaman
bayarnya 700rb dan scroll samping saya sudah miliki.Tunggu sampe BB evolusi
atau beli license WebOS…(ya kan oom wi 🙂

Buat yang mau coba android, saya hanya bisa bilang, miliki dulu, coba
kenali, coba "bicara" seperti micah.

Pakai cara keras untuk menguasai ketikannya, tinggalkan seminggu BB di laci
🙂 karena memang ngetik di BB itu mudah dan nyaman.

Jangan under estimate dengan diri anda bahwa anda ngga akan bisa ngetik
cepat di touchscreen, your mind is your weakness.

Ingat dulu jaman nokia seri 3 yang tombolnya kaya pencetan telepon jadul,
melingkar? Dulu saya bisa menguasainya, berarti sekarang lebih mudah 🙂
Ingat saja, mendaki ke puncak gunung butuh usaha, tapi ketika anda sampai di
puncak dan lihat matahari terbit, semua lelah terbayar, matahari terbit di
puncak gunung jauh lebih indah daripada dibalik monas 🙂

have fun.
Masih banyak yang bisa saya ceritakan, tapi saya mau ngetik yang lain ah,
sudah lama, cerita weekend:-p

Salam,
Lucky Sebastian
@google android

Android Phone Murmer !

foto dari sini

IMO aja udah ngeluarin android phone.  Harga 3 juta kurang, sangat bersaing dari sisi harga dibandingkan punya HTC yang masih 5.3 juta.  Gile nih android bakalan jadi new hype di Indonesia, alasannya :

  • orang akan berpindah zona kenyamanan, dari “always connected” ke “connected when needed”, pindah dari hiruk pikuk komunikasi ke kemapanan dan kenyamanan psikologis, kapan saatnya berkomunikasi baru tuh benda ajaib di on kan hehehe ….
  • mainan baru, gengsi baru, karena mahal, dan hanya “orang tertentu yang diberkahi” yang terpilih untuk mainan android
  • mahal karena salah satu requirementnya adalah “punya jaringan internet yg sangat mendukung, sementara janji janji unlimited yang dikeluarkan telkomsel, indosat dan xl, seperti kita ketahui sudah basi :)) ”
  • keren, karena bisa gonta ganti interface apapun dalam waktu amat sangat singkat (jadi satu devices bisa gonta ganti interface dan tampilan software dalam … katakan 15 menit), dari samsung atau LG bisa ke HTC magic, HTC hero, Motorola cliq, dll …. tapi kudu udah setting control sampai root, masak ROM, de el el, dan untuk bisa otak atik yang pusing pusing emang kudu orang yg hobby di situ (makanya hanya orang terpilih hehehe)
  • dukungan applicationnya luar biasa, maklum dikembangkan secara outsource.  boleh diibaratkan ini seperti iphone dengan banyak pilihan app gretong.  atau kalo di kamera, bandingannya kualitas nikon, harga pentax … hehehe  :))

foto dari sini

baca juga :

IMO S900 : HP Lokal Android Pertama

Baca lebih lanjut