Euphoria Rumah Baru

Akhirnya nempatin juga rumah Kenjeran. Lokasi dekat pantai lama, dan belum ada PAM. Sokurlah beli air di tangki air yg lewat cuma 15 rb saja, kalau yang gerobak dorong, 10 jerry can kenanya 7.500.  Kalau sekeluarga, 3 hari pakai baru habis. Lumayan awet. Bisa dipanggil via telpon pulak. Asik kan. Sinyal Esia dan Fren juga bagus di sini. Gak usah pasang telpon kabel deh 😀

Ini rumah paklik, papabonbon dan keluarga dapat nempatin ajah, ini gara garanya bulik kerja di Samsat, makanya beli rumah dekat dekat situ. Ternyata malah gak ditempati. Padahal rumahnya, dua rumah tipe 21 berjejer, kondisinya lumayan. Habis papabonbon nengok ke sana, ujungnya keputusan buat kontrak rumah di daerah Kebraon batal deh. Huehehehehe 😀 Jadilah sekarang ini papabonbon warga Kenjeran.

Foto foto narsisnya ada di bawah ini.

si oom baik banget, datang datang tempat tidur dah lengkap huehehehe 😀

rame rame jemput elsi di Bandara 😀  Ini bukan fotonya paklik dan bulik lho, ini fotonya kakak ipar, mas nah [nama wolak walik dari nama asli yah, istrinya sama abi [abimanyu].

huaaa, langsung test case pohon belimbing dengan kembang apinya … 😀

Pulang Pertama Ke Bekasi

Menikmati rumah.  Suatu hal yang mahal dan tidak dapat dilakukan di rumah kos di sby.  Lha wong waktu Juni istri pulang, dan minggu besoknya gantian papabonbon yang melakukan aktivitas nengok ke banyuwangi [rumah mertua] dan sebaliknya di minggu berikutnya istri ke sby lagi sebelum mudik ke jkt.  Rasanya beda banget.

Kalau sedang begini, aku mungkin memang benar benar seorang family man.  Dan impian sebagai petualang yang sedang melintasi padang rumput prairie itu mungkin hanya bayangan samar di masa kecil.  Akibat keracunan Old Shatterhand, Winnetou, Kara Ben Nemsi dan nonton seri Silk Roadnya studio NHK Jepang.  😀 

Aku benar benar menikmati hidup ini.  Kapan pun papabonbon mau, bisa menikmati obrolan setengah serius sambil mengintimidasi mereka yang ingin menegakkan pemaksaan hukum besi agama lewat jalur politik [caranya sangatlah gampang, dan papabonbon sudah begitu ahlinya, tinggal buka milis tertentu, Baca lebih lanjut

Tanah di sebelah kanan rel lebih baik dibanding sebelah kiri rel

Buat yang cari rumah di sidoarjo dan menggunakan air tanah.  Kalau anda melihatnya dari arah surabaya, jangan ambil yang sebelah kiri rel.  Airnya jelek, karena dekat dengan tambak.  Ambil yg seberang kanan rel.  Airnya masih bagus. 

Sudah papabonbon buktikan di surya regency, oma pesona indah, dan perumahan dinas perwira tni ad di arhanud. Perkecualian adalah di Puri Surya Jaya, karena mereka pdamnya ambil dari umbulan, bukan dari surabaya yg sumber airnya ambil dari kalimas.  Air pdamnya layaknya air dari pegunungan saja.  Huehehhehehe.

Orang Yang Sudah Berkeluarga : Pilih Kontrak Rumah

Kopral Jono baru pindah kerja dan ditugaskan di sebuah kota di pulau lain. Saat itu kopral telah bekerja selama 7 tahun, sudah punya rumah di tempat kerja sebelumnya dan punya anak dan istri. Kopral jono tidak berpretensi ingin segera membeli rumah di tempat kerja baru. Selain tugasnya ada kemungkinan dipindah antar cabang tiap 2-3 tahun, modalnya juga belum cukup. Karena itu kopral jono berpikir praktis saja. Kontrak rumah.

Hal ini tentu berbeda dengan saran mas Anjar yang fokus menasihati pasangan muda untuk segera membeli rumah pertama mereka.

Ada beberapa asumsi di balik pilihan kopral jono.

  1. Beli rumah, berarti akan keluar biaya cicilan perbulan sekitar 2 juta. Jadi setahun akan keluar 24 juta. selain itu Kopral Jono harus punya DP sekitar 30 juta. Baca lebih lanjut

Peta Surabaya

sumber : http://www.surabaya.eastjava.com

Nah, ini dia penampakan kota Surabaya.  Sayang petanya agak terpotong.  Seharusnya terlihat bahwa sebelah barat juga laut.   Jembatan Suramadu yang akan dibangun itu lokasinya di utara agak ke timur, arah Kenjeran.

Lokasi selatan, adalah jalur yang menghubungkan Surabaya – Sidoarjo – Malang.  Arah Gempol, sebelah selatan juga, adalah jalur strategis yang menghubungkan Surabaya dengan Pasuruan.  Justru di titik itulah Lapindo datang.   😦

Di website asalnya, http://www.surabaya.eastjava.com, ada versi gambar yang bisa diperbesar, jadi lebih enak melihatnya.  silakan download dari sana.  🙂

Kontrak atau Beli ya? Daerah mana ?

Oleh oleh dari survey 2 minggu terakhir dan pameran perumahan di mall Maspion Giant. Sori baru posting. papabonbon libur tiga hari nih. jum’at, sabtu, minggu.

a. jum’at papabonbon ngendon di kostan, abis jum’atan baru main ke luar. keliling ngelist daftar kontrakan. main ke TP, ketemuan kakak kelas, anak ITS, yg anak suku tionghua dan pebisnis sejati, abis itu nengok nengok toko buku komunitas tjersil bentar. Habis itu main ke rumahnya temen di sidoarjo. Lihat lihat sepintas rumah yg dia tawarkan di taman aloha. Ngobrol panjang dan ujung ujungnya papabonbon pinjem buku toeflnya cliff.

b. hari sabtunya papabonbon lihat-lihat pameran perumahan di mall maspion-giant. Baca lebih lanjut

Cari Rumah di Kota Buaya

Kalau katanya mas Anjar, cari rumah itu lihat lokasi dulu. Nah kalau di Surabaya apa yah pertimbangannya.

  1. Keamanan,
  2. Transportasi
  3. Fasilitas
  4. Persepsi umum

Wah, sebagai awalan agak susah kalau langsung menukik lengkap, dimulai dari persepsi umum saja dulu deh. Surabaya ini kalau kita amati, di sebelah utara dan timur adalah laut. Jadi bagi yang menyukai air tawar [air tanah tidak terpengaruh resapan air laut] dan tidak suka banjir akibat pasang laut musiman, ada beberapa pilihan perumahan bagus yang harus dieliminasi. Baca lebih lanjut

Bicara Surabaya

Ya, inilah dia debut pertama dengan email baru. Laporan info dari kota Buaya.

Sudah seminggu tinggal di sini dan masih excited dengan kota Surabaya. Masih ngapalin jalan dan kadang, sering juga kalau pagi atau sore hari, tatkala berangkat dan pulang kerja, masih suka bablas kelewatan jalan ketika mencoba rute rute baru. Lucu juga, karena menemukan rute perjalanan baru, sekaligus juga menemukan tempat makan enak yang masuk dalam daftar incaran. Surabaya masih panas dan kumuh, bagi mereka yang tidak suka tempat ramai, panas, dan bau. Baca lebih lanjut