A Ling = Linda Christanty ?

Apakah A ling di Laskar Pelangi adalah Linda Christanty ?

foto linda christanty dari sini

Coba deh, main ke web apakabar.us, terutama artikel win wan nur yang berjudul Win Wan Nur: Laskar Pelangi di Ubud Writers & Readers 2008.

Dari sedikit pertanyaan yang diajukan untuk Andrea, yang paling
menarik adalah pertanyaan yang diajukan oleh perempuan asal Belitong
bernama Linda Christanti,
 
seorang aktivis HAM dan aktivis gerakan
perempuan yang juga penulis cerita pendek yang pernah memenangkan
penghargaan dari KOMPAS untuk cerita pendek terbaik dan juga pemenang
penghargaan prestisius ‘Khatulistiwa Award’ untuk kategori cerita Fiksi.

Linda yang sekarang tinggal di Neusu Banda Aceh, mempertanyakan
bagaimana asal-usulnya Andrea mendapatkan komentarnya yang dimuat di
sampul belakang buku ketiga Andrea yang berjudul ‘Edensor’. Di sampul
belakang ‘Edensor’ tertulis komentar dari Linda Christanti yang
berbunyi “Andrea Hirata mebuatku mabuk kepayang”. Linda merasa penting
untuk menanyakan itu di forum ini karena dia merasa sama sekali tidak
pernah menulis komentar apapun untuk buku Andrea manapun apalagi
sampai membuatnya mabuk kepayang.

Pertanyaan Linda yang memiliki ciri fisik kulit putih bersih, bermata
sipit dan berumur kurang lebih sama dengan Andrea ini dijawab dengan
sangat unik, puitis dan cenderung ‘ganjen’ oleh Andrea Hirata. “soal
yang Linda tanyakan itu, apakah di masa lalu Linda pernah mabuk
kepayang kepada saya atau tidak?… silahkan Linda sendiri yang
menjawab, jangan tanyakan pada saya “, kata Andrea dengan gestur yang
romantis .

….

Yang jelas menurut Linda, dia baru sekali bertemu Andrea Hirata dalam
sebuah pesawat dalam perjalanan dari Banda Aceh. Saat itu Andrea
memintanya membaca bukunya yang kemudian diberi judul ‘Edensor’ itu,
tapi Linda belum sempat membacanya. Bahkan menurut Linda, sebelumnya
dia sama sekali belum pernah saling kenal dengan Andrea Hirata. Karena
itulah Linda merasa sangat heran dan terganggu dengan komentar norak
yang mengatasnamakan dirinya, seperti hantu tiba-tiba muncul di sampul
belakang ‘Edensor’.

baca juga :

  1. http://www.apakabar.ws/content/view/2144/88888889/
  2. http://andreasharsono.blogspot.com/2006/03/linda-christanty-in-ule-lheu.html
Iklan

85 thoughts on “A Ling = Linda Christanty ?

  1. ya..ya..ya..
    kalo karangan masih cupu boleh ditulis apa saja, begitu terkenal dan dibaca banyak orang baru protas-protes…

    kayak blog.
    masih cupu galaknya setengah mampus.

    setelah terkenal, jauh lebih kompromistis..

    😉

  2. waddoh…

    ittu a ling teh

    jauh uyy dari perkiraan. . .

    kumaha atuh yeuh. . .

    pembaca kecoak. . .

    kok masalah andrea hirata banyak yang simpang siur. .

    jadi bingung. .

    true or false. . .

    as the case maybe…..

  3. Tidak perlu lagi mempertanyakan mengenai sosok Aling. Jelas sudah, buku LP adalah fiksi. Alur cerita dan byk para tokoh di LP itu fiksi. Memang terinspirasi dari pengalaman masa kecil, ditambah cerita teman-teman, ditambah lagi khayalan Andrea sendiri, jadilah buku fiksi tetralogi Laskar Pelangi. Memang sebagaimana komentar Mbak Linda Christanty sendiri di blog Winwannur, Andrea memang ngak punya etika penulisan sastra. Dia juga ngak punya etika dalam memasarkan karya seni.

    Waktu saya sempat nyentil di blog ini soal status perkawinan Andrea, semua orang pada ribut, dibilang saya memfitnah orang. Padahal saya mampir di blog ini adalah juga mempertanyakan integritas Andrea yang selalu menampilkan diri sebagai cowok rendah hati dan bersahaja.

    Dari beberapa teman orang Belitung yang kenal dekat dengan keluarga Andrea, saya mendapatkan informasi yang mengagetkan. Saya pikir ngak papa saya ungkap disini, karena toch, Roxane, (mantan) istrinya, sebagai pihak yg paling berhak bercerita, sudah mulai “nyanyi” di berbagai media, dan sedikit banyaknya beberapa fakta sudah dia ungkapkan.
    Ini saya perjelas aja ya…:
    – Ide cerita LP dibuat oleh Roxane
    – Andrea Hirata itu sekolah di SD PN Timah
    – Sebagian besar tokoh-tokoh di novel itu sahabat Roxane,
    bukan Andrea
    – Lintang itu tokoh khayalan
    – tokoh Aling terinspirasi dari teman Roxane yang naksir gadis
    Chinese
    – Bu Muslimah itu guru Roxane, ngak ngajar Andrea
    – Buku LP memang dibuat untuk diterbitkan. Roxane yang
    membantunya untuk dikirim ke penerbit. Bukan orang
    telkom yang diam-diam kirim ke penerbit seperti cerita
    Andrea.

    Jadi cerita LP, adalah cerita Roxane. Banyak kontribusi saudara-saudara Andrea yang lain juga. Jadi kalau Mbak Linda bilang ada konflik antara Yudi, Ian Sancin dengan Andrea, mungkin itu juga yang menyebabkan mengapa Roxane baru sekarang mengungkap ke media. Mungkin sebelumnya banyak pertimbangan, tapi begitu ada konflik banyak yang mendorong Roxane untuk mengungkap fakta sebenarnya. Apakah ini bermotif uang? Tentu iya lah….ha..ha..ha…Mungkin Andrea Hirata setelah jadi milyuner ngak bagi-bagi rejeki ke saudara2nya.

    Aku pikir wajar sajalah. Perempuan yang selama jadi istri tidak pernah dikasih nafkah lahir dan bathin, lalu mantan suami kaya raya karena sebuah karya yang merupakan ide sang istri, masak cuma cukup dikasih ucapan “terima kasih” di halaman depan buku LP?

    Kalau para pembaca LP masih ngak percaya juga, dan menganggap saya menghasut, sabar aja, time will tell the truth!
    Saya mau mengungkap ini karena Roxane sudah menyinggung mengenai status sekolah Andrea, Lintang yg fiksi, cerita yg bukan punya Andrea. Akiong, Ahmad Fajri, dan Syahdan juga sudah ditanya wartawan ttg Lintang, dan mereka ngak tau/kenal. Bu Mus juga awalnya ngak kenal Andrea.

    Jadi, maksud saya, di thread Edensor dan Aling punya Papabonbon ini, para penggemar ngak perlu pusing lagi ma “true atau false” kisah di LP. Karena jelas sudah, itu fiksi.

    Yang perlu kita pertanyakan adalah integritas Andrea sebagai penulis. Karena dia sudah melakukan kebohongan publik demi mendongkrak oplah novelnya. Baru akhir-akhir ini saja dia bilang ini novel, dan banyak dramatisirnya. Tapi kalau sebelumnya saudara2 nyimak, di berbagai media terhormat, dia selalu bilang bahwa dia anak kuli dan diperlakukan tidak adil karena tidak bisa sekolah di sekolah bagus punya PN Timah. Padahal….dia sekolah di SD PN Timah!!. Lalu ditambah lagi, di berbagai media dia bilang wanita dalam hidupnya hanya Aling dan Katya (orang German di buku Edensor). Seolah-olah dia bilang ke semua orang: Look, LP itu cerita tentang saya lho! Andrea adalah Ikal, & Ikal adalah Andrea. Jadi setiap diwawancara wartawan, dia selalu mengidentikkan dirinya dengan cerita di LP.

    Apakah hal tersebut wajar..? apakah etis..?
    Kalau novel kita memang berkualitas dan enak dibaca, pastilah akan laku dan menginspirasikan banyak orang. Ngak perlu berbohong kepada publik. Andrea telah mencoreng reputasinya sendiri.

  4. twie twie anda juga tidak kebagian duit …??
    jadi ikut berkoar-koar juga..??
    saya tidak melihat siapa dan ada apa di belakang laskar pelangi..
    jika roxxa mengatakan itu ide nya trus kenapa gak dia aja yang ngetikkk sebanyak 500 halaman apakah dia sanggup…
    rasanya saya ingin sekali membunuh anda…
    benar2 cara kalian sangat2 kotorrr…

    kami ini memang hanya pembaca bodoh..
    jadi kami tidak PEDULI dari mana itu novel laskar pelangi nongol ke dunia.. yang kami tau cerita itu mendidik..bercerita tentang GURU yg sama sekali tak pernah di sentuh oleh penulis manapun..
    jika pun ada trik2 yg di buat andrea agar novelnya di kenal orang saya anggap itu wajar..karna itupun di lakukan oleh penulis yang lainn..

    sekali lagi saya tekankan kami ini hanyalah pembaca bodoh yg sama sekali tidak PEDULIII siapa di belakang novel laskar pelangi..
    tapi saya peduli dengan pesan yang di uraian dan cerita mendidik dan cara penyampaian andrea menghibur..

    camkan itu..

  5. wih, mantep. beritanya bener bener jlegur. btw, papabonbon juga nulis ini, karena baru baca di milis, berita tentang mbak roxane angkat bicara itu.

    huhuhu …

    yang abg bakalan banyak patah hati.

  6. btw, si dodol ini aneh juga yah, kok pakai ngancam ngancam. gini dol, kalo kamu memang nggak peduli dengan latar belakang andrea, ya sudah, ngapain pakai esmosi ?

    yang penting kan ceritanya laskar pelangi memang bagus.

  7. untuk mbak twie twie,

    tanya mbak, apa benar andrian hirata sekolahnya di SD PN Timah ? Sepertinya di wawancara dengan kick andi, teman temannya pada bilang kalau si ikal yang paling pintar di sekolah. tapi mereka nggak kenal Lintang.

    begitu …

  8. Kalo memang bener andrea skul di SD PN Timah, ko’ bs knal dg Bu Mus ya? Trus wktu di kick andy, pas Bu Mus dtg bw kalung biji2an sprti yg ktnya dipake wktu karnaval itu bneran atawa akting doang ya?
    Whatever lah, yg penting aku suka isi tulisannya..(wise mode: on)

  9. Bagus klo tetap suka Laskar pelangi karena esensi ceritanya. Tapi kenapa marah pake ngancam segala, klo ternyata kenyataannya ngak sesuai dengan promosi AH. Bagus klo bisa mengambil hikmah dari cerita LP, tapi klo saking fanatiknya membenarkan apa yang dilakukan AH -berbohong kepada publik- berarti si Dodol ini bukan hanya bodoh nan tolol tapi juga TIDAK BERMORAL! Klo kata guru-guru saya, dan boss saya di kantor: orang bodoh tidak mengapa dibandingkan orang pintar tapi tidak punya integritas! justru karena orang2 pintar yang tidak jujur itulah dunia sekarang jadi makin kacau. Enron, subprime mortgage, kisruh saham BUMI, you name it..!

    Trik-trik Andrea itu dianggap wajar? karena pengarang lain juga melakukan hal yang sama? Maksud lho…..?!, klo temen kita korupsi kita juga wajar melakukan korupsi? Klo temen kita menipu orang, apa wajar juga kita menipu? Banyak cara lain yang lebih terhormat untuk menjadi kaya..! Jangan mentang-mentang negara ini sudah hancur lebur sistemnya oleh para koruptor dari tingkat bawah sampai atas, kita malah ketawa-tawa aja dan menganggap hal tsb wajar dan malah ikut-ikutan.
    Siapa pengarang lain yang melakukan hal sama seperti Andrea? coba lo sebut….Habiburachman El Shirazy novelnya laris tanpa perlu melakukan kebohongan publik. Coba bayangin klo dia bilang si Fahri adalah dirinya, wah, bisa-bisa untung besar..Kang Abik. Tapi dia lebih memilih jalan yang terhormat, dengan jujur sejak awal.

    Mungkin Anda, Dodol, karena kebodohan Anda masih ngak mengerti, dan hanya mengikuti arus. Begitulah di Indonesia ini memang byk orang seperti Anda. Tidak mengerti bahwa “Kejujuran” adalah foundation dari segalanya. Itulah sebabnya negara ini walaupun negara beragama, tapi termasuk negara yang paling korup di dunia.

    Cerita detailnya, biar keluarga dekat AH yang paling berhak bercerita. As I said, Time will tell the truth….

  10. hadoh,, hadohh,,

    mbak Twie Twie dan Dodol,, knapa jadi berantem gini??

    sayang kalo berantem hanya karena masalah yang belum jelas mana yang benar dan mana yang salah,,

    jadi tidak usah meributkan hal yang kita belum tahu kebenarannya secara pasti.

    saya juga tidak tahu apakah andrea bohong atau tidak.
    tapi yang jelas selagi saya belum memperoleh bukti nyata, maka saya tidak akan mengatakan andrea itu benar atau salah.
    karena itu bukanlah hak saya..

    semoga tidak ada lagi permusuhan yaa.

    sudah terlalu banyak permusuhan terjadi di indonesia.

    terima kasih

    • iya, betul!. kok sibuk meributkan kesuksesan orang lain, iri ya. keturunan abujahil memang ada dimana-mana. sampai kapanpun itu pasti ada terus, itulah makna dari berpasang-pasangan. Kebaikan… pasangannya kejahatan, syetan.. pasangannya malaikat.

  11. Tanpa melihat kasus2 AH, waktu aku membaca LP, aku menyimpulkan itu fiksi. Ceritanya mengalir hiperbolik dan bombastis. Tampak menonjolkan kepintaran penulisnya.
    Cukuplah jasa novel itu sebagai inspirasi dunia anak2 dan ketidakadilan dunia pendidikan.
    Tapi, sayang, bila begitu buku itu laris, penulisnya malah berbohong sanasini terkait buku itu. Sayang, sungguh sayang…ibarat kebaikan yang banyak dikotori kebohongan yang nggak perlu.

  12. terlepas dari pro dan kontra mengenai kebohongan publik yang dilakukan oleh andrea hirata, bagi saya LP, Sang Pemimpi, dan edensor merupakan bacaan yang benar-benar inspiratif. pemacu semangat saya dalam meraih cita-cita…bila memang ada ketidakjujuran yang dilakukan sang penulis, seperti kata twie-twie waktu akan menunjukkan kebenaran….bersama-sama kita akan menunggu kebenaran itu. tentunya dengan cara damai aja, tidak perlu saling ancam atau saling mengolok.ok…

  13. Kepedulian adalah alasan kita menjadi pro dan kontra. Mungkin Twie-twie peduli kepada kita semua agar tidak terjebak kepada mengidolakan atau bahkan mengkultuskan individu hanya gara-gara bagusnya yang ia tulis. Sepatutnya kita terima kasih kepada T2 yang mengingatkan kita bahwa menggemari karya seseorang bukan berarti kita fanatik terhadap orang itu. Aku yakin T2 juga pengagum berat karya2 AH. Kalau bukan, mana mungkin dia pingin tahu banget, lalu cari tau dan akhirnya tau hal2 yang “tanda tanya” tentang AH.
    Ya, aku kira, kita semua penggemar karya sastra, baik yang menuliskan jelas nama penulisnya maupun penulisnya yang pakai nama samaran, toh tidak mengurangi minat baca kita pada karya sastra tanpa mengagumi berlibihan pada penulisnya.
    Buat yang tidak setuju pendapat T2, tidak perlu memarahi T2 karena pendapatnya, tapi buatlah pendapat sendiri dan carilah alasan yang kuat untuk membantahnya. Mudah2an forum ini menjadi ajang diskusi yang sehat dan menambah wawasan kita semua.

  14. Sebagai pembaca habis 3 karya AH terdahulu, wajarlah karena menikmati dan puas, aku mencari tahu siapa sih penulisnya. Siapa pun Andrea (Andrian) Hirata dan apapun bentuknya, tak kan berpengaruh pada pujianku terhadap karyanya. Namun, aku ikut cemas terhadap pernyataan2 AH di luar konteks novelnya, yang kemungkinan “BOHONG”, dan mungkin akan membahayakan dirinya juga bila itu berkaitan dengan hukum. Antara lain AH nyatakan pada Kick Andy.
    Misalnya AH mengaku masih perjaka ting ting dan belum berpikir menikah, belakangan AH mengakui bahwa Rox(s)ana adalah mantan istrinya.
    Juga AH mengaku lulusan University Sorbone Paris (jurusan Finance), padahal AH adalah alumni Univesity of Hanze Groningen jurusan Business and Management.
    Lalu AH juga mengaku alumni fakultas Ekonomi UI, tanpa seorang pun tahu dia kuliah tahun berapa. Aku coba cek di web alumni FE UI pada : http://www.fe.iluni.or.id/v2/alumni.php,
    nama andrian hirata juga gak ada.
    Ya, sebaiknya AH berhati-hati saja. AH tidak perlu berbohong kok, untuk membuat kami tertarik pada novel2nya.

    • Ah !, yang mengaku Lintang inipun ikutan juga usil ya, mau minta bagian ya. Para pengemar LP, janganlah mau terprovokasi orang-orang ini. Orang-orang ini sudah terkena penyakit gila nomor 3 ini kalau menutut ibundanya Andrea. Bukankah sudah jelas di acara Kickandy, ini semua asli. Mungkin saja ada yang ditambah seperti tokoh Lintang, tapi bukan Lintang yang nulis disini ni. Andrea kan sudah bilang, kalau ini adalah pengalamnnya waktu kecil, selanjutnya ada yang ditambah dan dikurangi karena cerita ini dikemas dalam bentuk satra.

  15. ah twie2,kenapa kamu bicara tentang moralitas kalo kamu sendiri nggak bermoral.. mengobral-ngobral urusan orang yang bukan urusanmu.. dan kelihatan sekali komen2mu sangat memprovokasi jelas sekali kamu memang hanya mau cari musuh..

  16. Seru juga tuh yang lagi berantem: Twie-twie, dodol and papabonbon…he..he..pis men! ..piiss..!!
    Ngapain pusing-pusing mikir dibalik layar LP.
    Kan sudah jelas, LP itu FIKSI, sekali lagi Fiksi!! alias KHAYAL belaka. Hanya memang menggunakan karakter-karakter tokoh nyata itu untuk memperkuat karakter tokoh dan jalan ceritanya, dan itu sangat jamak didunia novel. Ada beberapa yang diambil dari kisah pengalaman hidup Andrea sendiri namun ada juga dari khayalan imajiner-nya sendiri. Tak terkecuali tokoh-tokohnya. Barangkali seperti A Ling dan Lintang hanyalah tokoh rekaan belaka, namun nyatanya justru itulah nadi dari novel Tetralogi LP.

    Jadi nggak usah ribut yaa…

  17. Tambahan dikit ya…..
    Twie twie bilang kalo Andrea tuh Sekolah di PN Timah, sementara di tempat lain Mbak Roxane (Alter ego Flo) yang ngaku pindah dari SD PN ke SD Muhammadiyah memang teman Andrea waktu di SD Muhamadiyah itu, ………..Lha..?!

  18. Aku percaya dgn yg twie2 bilang (soalnya dapat info dari orang dalam juga), tapi aku tidak bisa membenci Andrea… hahhaahaha… Jangan dibenci dong, kasian… kalo salah ntar dapat balasannya sendiri… Kita nikmatin aja buku2-nya… btw, MK menegaskan sekali ke-fiksi-an LP (semua org tau Mahar yg asli, Ahmad Fajri adalah guru, kok di MK jadi dukun! Syahdan kan tinggal di Bandung! Kok jd ada di belitong! A Ling kan Linda Christanty, kok jd mau ke Singapura??..hehe… di Aceh dong settingnya harusnya :)). Duhhh, gak memuaskan novel terakhir ini…

  19. Roxane kenal Andrea di masa kecil, teman, kan asalnya Roxane dari SD PN… ya kenal kali, satu sekolah… Trus akhirnya mereka nikah… pas nikah itulah Roxane bikin ide LP.. hehe…

    Andrea-andrea, punya istri juga gapapa kok, kecuali kalo memang pengen dikerubuti gadis2 abg. Kita2 yg berpandangan tidak abg ini, mau bujang kek, beristri kek, gay kek, kalo bukunya bagus ya dibeli.. hihi..

    Mungkin memang ada sesuatu yg harus dibuka Roxane seperti, kenapa Andrea sampe ninggalin dia. Benci bgt gitu keknya.. salah apa Roxane? Gak cinta? Nikah paksa? Trus kok 2 thn ga punya anak yaa..?

  20. Aku kecewa bukan karena mas andrea pernah nikah atau belum (ingat: ga ada hubungannya antara karya dengan status). TAPI PARA PENGGEMAR HARUS TAHU MASALAH INI, INTINYA KITA SEMUA ADALAH KORBAN MARKETING LASKAR PELANGI, ITU NOVEL, BUKAN MEMOAR.

    1. DI AWAL KEMUNCULANNYA, ANDREA MENYATAKAN KARYANYA ADALAH MEMOAR BUKAN NOVEL (LIAT LAGI DI KICK ANDY, ADA JUGA BEBERAPA WAWANCARA DI MEDIA)
    2. AKU PERNAH TANYA LANGSUNG KE MAS ANDREA : APAKAH LINTANG, ARAI DAN ALING NYATA?????DIA JAWAB, YA KARENA ITU MEMOAR
    3.SEKARANG DIA BILANG ITU NOVEL SETELAH BANYAK PIHAK MENYUDUTKANNYA. EH….EMANGNYA ORANG SEINDONESIA GAK TAHU BEDANYA NOVEL DENGAN MEMOAR/AUTOBIOGRAFI.
    4. TIM MARKETING LP GAK PERNAH TOBAT UNTUK MENDONGKRAK OPLAH DENGAN CARA MENIPU PEMBACA (PADAHAL MASALAH DISCLAIMER MEMOAR DI AWAL UDAH DIBAHAS SAMA PROF.JACOB). NGAPAIN COBA DITULIS CULTURAL LITERARY NON FICTION PADAHAL MARYAMAH KARPOV ISINYA FIKTIF SEMUA. APA ITU NAMANYA GAK MENIPU PEMBACA?????
    5. UNTUK PENULIS MANAPUN JANGAN PERNAH MENIRU CARA2 MARKETING YANG GAK ETIS SEPERTI ITU (NAMANYA MENIPU PEMBACA), GAK BISA DIPUNGKIRI KAN KALO LP LARIS GARA2 PENULISNYA MENYATAKAN KALO ITU MEMOAR YANG NYATA
    6. POKOKNYA AKU KECEWA SEKALI KALO MAS ANDREA GAK MENGGUNAKAN SEBAGIAN ROYALTINYA UNTUK PENDIDIKAN DI BELITONG. POKOKNYA JANJI ITU HARUS DILAKSANAKAN, GAK BOLEH TIDAK, LP LARIS KARENA MARKETINGNYA GAK BENER, KECEWA…KALO KEUINTUNGANNYA GAK DIBUAT PROGRAM PENDIDIKAN
    7. MEMANG BENAR KATA TWIE TWIE, JANGAN SUKA LATAH, ORANG BILANG BAGUS….IKUTAN…PADAHAL MASIH BANYAK KARYA SASTRA YANG LEBIH BAGUS DARI LP TAPI KURANG POPULER….GAK KAYAK LP MENIPU PEMBACA
    8. PEMBACA DI INDONESIA HARUS BERUBAH MINDSET, MAKANYA JADI PEMBACA ITU YANG KRITIS….JANGAN SUKA NGIKUTIN ARUS
    DEMIKIAN TULISAN YANG MEMANG PATUT SAYA SAMPAIKAN…..TANPA BERMAKSUD MENGURANGI PESAN MORAL DALAM BUKUNYA

  21. Aku bener2 malu. Malu banget…!!!
    Seumur-umur aku ga pernah nangis liat film setragedi apapun, baca buku sesedih apapun, aku ga pernah nangis. Saat aku baca buku MK, ga kerasa aer mataku netes. Kalo aja aku tau itu cuma fiktif, ga bakalan deh…
    Di akhir ceritanya, A Ling sampe mesti nangis dibawah gerimis, trus tamat, sapa yang ga nangis coba…???
    Sampe2 aku kebelet pengen dapet cewek tionghoa, biar aku anggap dia A Ling-ku.
    Huh…!!! Sekarang udah gila ni aku…
    Makasih yaw teman, aku telah kalian sadarkan…
    : )

  22. di kampus saya, ub malang, andrea juga bilang bahwa laskar pelangi adalah sebuah memoar, sebuah kisah nyata yang didramatisir, karena laskar pelangi adalah sebuah karya sastra. saat itu dia juga bercerita kalo lintang samudra basara itu memang benar ada. dia bilang, saat s2 di sorbong, dia dapat tugas dari profesor2nya yang terhormat. tugas2 itu sangat susah, hingga dia nggak selesai2 mengerjakannya. beberapa waktu kemudian dia pulang kampung ke belitong sambil membawa beban tugas yang berat itu, nyari lintang dan minta bantuannya. dahsyat! lintang yang nggak lulus smp bisa mengerjakannya dengan benar. saat itu, saya melihat ratusan pengunjung seminar sontak menangis. saya tidak. bagi saya kalau memang lintang sepintar itu, berarti memang dia tidak usah sekolah.
    saat itu andrea juga menambahkan bahwa gara-gara laskar pelangi, banyak wartawan dan orang pergi ke belitong ingin mencari para tokohnya. arai dan lintang adalah 2 tokoh yang selalu menghindari publikasi. karena apa? apakah karena mereka tidak ada?

    oh ya, saya sudah baca maryamah adianto (kenapa harus anatoly karpov, nggak utut adianto?)
    saya jadi berpikir, kalo lulusan sorbong dengan beasiswa uni eropa (uni eropa!!!) nganggur, apalagi lulusan universitas lokal?

    trus membaca ikal yang sangat pengen ketemu a ling sampai bikin perahu segala, saya jadi ingin bilang ke ikal kalau a ling ditangkep sama alien trus disekap di bulan, pasti si ikal dibantu lintang akan membuat roket. guess what? mereka menjadi orang indonesia pertama yang berhasil membuat roket. oh iya. buku ke empat ini memang bukan lagi memoar. ada tulisan “sebuah novel” di sampulnya. oke lah novel. tapi logis dikit napa.

    dalam tetralogi best-seller ini, saya menemukan beberapa kejanggalan, yang saya namakan fenomena jembatan ambrol Hirata (menyaingi dalil-dalil Lintang).
    1. di laskar pelangi ikal pergi merantau bersama syahdan, trapani (tapi dia tidak datang saat kapal berangkat), dan kucai (laskar pelangi, 492), tetapi di sang pemimpi (220), si ikal berangkat merantau hanya bersama arai. nah yang lain mana?
    2. di sang pemimpi (55), diceritakan ikal yang merasa beruntung bisa melihat aksi a put, dukun gigi yang luar biasa. dia melihat aksi a put saat dia kelas 4 sd dan saat itu a put sudah berusia 70an tahun (hal 56). bahkan saat membaca bagian ini, saya mendapat kesan bahwa saat dia bercerita -dia pas smp- a put sudah meninggal (tolong benarkan kalau saya salah) bukan main, saat ikal kembali dari sorbong, a put masih hidup dan masih praktek dan bersaing dengan drg diaz tanuwijaya. ada yang bisa memberi penjelasan?
    3. di laskar pelangi diceritakan bahwa societeit de limpai telah bubar setelah bertemu tuk bayan tula (473-475). anggotanya telah bertobat, menjadi penganut islam yang taat dan tidak akan kembali ke kemusyrikan. bahkan dipimpin pemain sang organ tunggal, mantan anggota societiet de limpai berdakwah menyebarkan islam orang pedalaman. (474-475). Eh, di maryamah karpov, organisasi yang dipimpin mahar ini hidup lagi. bahkan si pemain organ tunggal itu kembali menjadi anggota aktifnya (253-254). murtadkah mereka? apa malah andrea hirata yang murtad dari tulisan awalnya?
    4. di laskar pelangi, jelas andrea menulis bahwa ia hanya 2 kali bertemu muka langsung dengan a ling (304), yaitu saat a ling menumpahkan kotak kapur (209) dan saat sembahyang rebut di kelenteng (268-272). mereka janjian di depan kelenteng. kemudian, ehm, mungkin dia lupa tulisannya terdahulu saat dia mengarang edensor. dengan kumis barunya, dia menjemput langsung a ling di rumahnya, saat itu pembaca sekalian diberi tahu bahwa nama lengkap a ling adalah njoo xian ling (29-31). saya jadi bingung, sebenarnya ikal kecil ketemu a ling berapa kali ya?
    5. kalau ada yang mahir catur, tolong dong kasih tahu saya, langkah karpov itu seperti apa sih? yang saya dapatkan adalah, bagaimanapun juga karpov selalu mengikuti kaidah pembukaan umum, seperti ruy lopez, gambit menteri, sisilia, caro cann, dsb. dan itu bukan milik karpov. http://www.chessgames.com/perl/chessplayer?pid=20719

    jadi kenapa makcik maryamah bisa mengajarkan langkah karpov? dan yang paling penting, ada yang punya alasan logis kenapa dia yang jadi judul? ingat desain sampul maryamah karpov di halaman belakang sampul depan tiga buku awal yang tidak mencantumkan sub-judul mimpi-mimpi lintang? ingat juga sama tulisan dhipie kuron yang menggebu-gebu di bagian belakang tiga buku awal tetralogi ini? aneh nggak? apa saya yang aneh? dari mananya maryamah karpov bercerita tentang perempuan indonesia dari sudut pandang yang amat jarang diekspos penulis indonesia dewasa ini? bukankah maryamah karpov adalah pedoman membuat perahu?

    kalau ada yang tidak terima dengan kritikan saya, mungkin sebaiknya daripada menanggapi dengan emosi belaka seperti seseorang dengan inisial d.o.d.o.l., alangkah indahnya kalau dia bisa menjelaskan 5 hal yang tidak saya pahami diatas.
    kritik saya ini bukan hal yang penting. lagian memang saya nggak bisa bikin tulisan seperti andrea hirata. tetapi apakah dia memang nggak boleh dikritik? apakah dia orang suci? saya sungguh heran kalau melihat ada orang yang nggak rela andrea dikritik (dan orang seperti ini jumlahnya ratusan ribu). dia bukan Tuhan yang bisa membuat sesuatu yang sesempurna kitab suci.

  23. nggak lah, LP gak fiksi,
    buktinya dy benar waktu bilang orang melayu, adl tukang debat, tanpa solusi, dan kontribusi, sibuk ngurusin urusan orang meskipun urusannya sebesar gajah gak beres, beres, dan dia benar sekali bahwa pendidikan kita memprihatinkan sekali.
    Kl LP banyak buat orang terinspirasi, so biarkan, bung ari, pake aja waktu anda utk buat tulisan anda sendiri bukan sibuk nyari kesalahan tulisan orang lain. biarkan bangsa ini gemar membaca, biarkan bangsa ini lebih peduli sama pendidikan dan guru-guru
    untuk saudara yang lain gak usah lah pake ngancem2 segala kl berbeda pendapat.

    may god bless Indonesia

  24. anda tahu kenapa saya sibuk bikin gituan? tujuan saya baik Mademoiselle Maurent leBlanch.
    pas Andrea ke Malang 2 kali, saya selalu datang di acaranya dan berusaha menanyakan ketidaksinkronan tersebut. alasan kritik saya jelas, membantunya menyempurnakan karyanya. walaupun mungkin dia akan menanyakan kredibilitas saya yang cuma mahasiswa sastra semester akhir, tetapi fakta yang saya temukan sangat kuat bukan? sayangnya, pihak moderator dua seminar tersebut tidak pernah sekalipun memberi kesempatan berbicara kepada saya. jadi ya sudah.
    kalau anda bilang masalah insipirasi, maka saya juga mengakui saya terinspirasi. saya suka kok laskar pelangi, tapi jangan sampai kecintaan membutakan mata kita kan?

  25. LP jelas fakta, cuma didramatisir biar seru. Lintang sy ykn itu Andrea sendiri. Bukankah Andrea suka sains?persis spt lintang,jd lintang itu andrea.Mgkn ga enak ya kl melukiskan diri sendiri kok hebat kayak gitu jadi ya cari tokoh lain. Disn cerita dibelokan lintang putus sekolah,untk mebuka mata bhw ada kejadian itu ditempat lain,tp bkn andrea.
    Cm untk karnaval kata syahdan asli mrk ga nyebur ke kolam busuk, itu tambahan. guru yg lebih tragis dari bu Mus yg dapt 15 kg beras jg banyak. Sekolah yg muridnya kurang dari 10 jg bnyk, tp yg hebat Bu Mus di sini amat sayang, amat menyatu dgn murid, hebat Bu Mus … Smg Allah membalas dgn kebaikan yg lbh bnyk

  26. Oya, kenapa ada sub judul di MK itu saya nilai, betapa Andrea sgt cerdas…
    Kl MK itu mgkn bnyk tambahannya ya, tp saya terpingkal-pingkal membacanya..
    Mg2 masih ada kelanjutannya, meski bkn tetralogi lg.. Andrea kan skrg kerja di telkom, di MK masih nganggur, ayo mana sambungannya? Tp yang fakta aja ..

  27. Pertama, Selamat dan terima kasih pada papabonbon yang ruangannya ramai dikunjungi.
    Kedua, Tidak semua yang menulis di sini menggunakan nama asli, termasuk saya, bahkan papa bonbon sendiri. Dari tulisan2 itu, paling tidak, dapat saya tarik garis besar, ada dua kubu, yang mengkritik Andrian Hirata (AH) dan yang membela AH. Dari para pengkritik AH, saya justru banyak mendapatkan pelajaran berharga. Tampak sekali mereka ini orang2 yang sangat memperhatikan karya sastra, dan sangat peduli terhadap masyarakat, agar jangan menjadi pembaca fanatik buta. Tetapi dari sisi pembela AH, karena pakai nama yang ‘palsu’, boleh jadi dia adalah AH sendiri atau orang-orang di lingkungan manajemen AH. Bahasanya cenderung sadis, skeptis dan kasar. Jujur saja, saya tak mendapatkan ilmu dari cara mereka mempertahankan AH. Tak beda dengan suporter sepakbola kita yang mati-matian bahkan rela mati beneran demi keyakinannya bahwa PSSI mampu mengalahkan langganan Piala Dunia, Korsel.
    Ketiga, baik-buruknya tulisan kita di sini, tidak berpengaruh pada karya AH yang sudah jadi. Tulisan para kritikus AH, menjadi pelajaran bagi kita; bila kita penulis, kelak kita akan menulis dengan lebih baik; bila kita hanya pembaca, maka kita akan lebih cerdas dalam membaca. Namun pembela AH yang menulis dengan buruk, tentunya hanya membangkitkan perasaan marah dan benci dalam dirinya serta nafsu mencari musuh.
    Keempat, terima kasih pada kritikus. Mungkin AH dan teman2nya tidak mendengarkan anda, tapi kami pembaca, banyak mendapatkan ilmu dari anda.

  28. saya setuju dengan lintang di atas, justru tulisan para kritikus yg lebih banyak “isinya” daripada para pembela AH. tapi sayang, para kritikus pun tidak semuanya menulis secara objektif, adil, dan berimbang. bahkan kalo saya baca2 hanya tulisan saudara ari saja yang benar2 kritikan bermutu.. bbrp bahkan hanya menjelekkan (baca:menulis kejelekan) AH yang bbrp bahkan belum terkonfirmasi kebenarannya.

    saya berharap kedepannya tulisan2 kritik tentang karya AH maupun kehidupan pribadi AH lebih bermutu dan berimbang, dan kalo bisa ya mbok recek n confirm dulu ke orangnya ato ke sumber lainnya..

  29. Sudahlah, daripada ribut2 mending disudahi saja pertengkaran kalian, antara yang pro dan kontra dengan AH dan karyanya itu. Saya juga merupakan salah satu penikmat sastra, dan malah menikmati karya AH dari LP sampai MK. Terlepas dari berita simpang siur, antara mana yang benar atau yang salah dari AH dan karya-karyanya itu. Karena saya statusnya adalah penikmat sastra, bukan lebih seperti seorang jaksa yang mencari2 fakta dan kesalahan orang lain.
    Tanpa ingin menambah masalah di forum ini, saya cuman ingin mengingatkan saja. Kita ini semua satu bangsa, buat apa kita terpecah belah oleh suatu masalah yang kita sendiri belum tahu benar atau salahnya. Ingat kawan, urusan benar atau salah itu adalah rahasia AH sendiri dan Tuhan, dan Tuhan lah Yang Maha Tahu, bukan orang-orang yang menulis di forum ini.
    Kalau ingin memajukan Indonesia lewat kultur kejujuran, lebih baik menjadi kritikus bagi sepak terjang pemerintah donk, karena menurutku itu lebih penting dan berguna. Daripada memojokkan AH, yang dengan kecerdasannya sudah melahirkan karya karya yang jenius, lebih baik kita kritisi sepak terjang pemerintah kita.
    Saya disini bukanlah pendukung AH, dan saya risih melihat orang-orang di forum ini saling menjatuhkan satu sama lain.
    Sekali lagi, urusan benar atau salah itu adalah rahasia Tuhan, dan hanya Tuhan lah yang Maha Tahu.
    Untuk Indonesia yang lebih baik, Salam.

  30. Sip…Sip…bener tuuh apa yang dibilang Geophysicist…udah lah…gak perlu ribut2 ngurusin tingkah laku orang lain…kritik tu perlu tapi harus membangun dan disusun atas dasar fakta..bukan “katanya”….Nikmatin aja karyanya…ambil intisari n hal2 positifnya…
    Jangan benci suatu karya hanya karena pembuatnya….
    Buktikan bahwa Kita gak harus bisa tergugah hanya oleh sesuatu yang nyata khan??? Saya rasa sesuatu yang imajinatif juga tidak salah….
    Soal pake nama samaran…khan itu hak orang… belum tentu juga yang terlihat nama asli itu asli khan?
    Pissss every body…

  31. Sebelumnya saya minta maaf jika kurang berkenan,

    Kalo saya analisa. Harap bedakan ada pembaca yang semula memang reader apresiatif (para pencinta buku), dan ada pula pembaca yang ikut2an tertarik setelah banyak orang bilang kalo laskar pelangi bagus dan inspiring. Ada pula penggemar yang menganggap kritik sastra itu wajar, karena yang namanya penulis juga hanya manusia biasa, tidak luput dari kesalahan. Ada pula penggemar yang cinta buta pada penulisnya dan gak mau kalo penulisnya terkena kritik (nah….untuk penggemar jenis ini harap menginstropeksi diri mulai sekarang, suka pada karya sastra boleh2 saja, tapi kalo cinta buta sama penulisnya sampai gak mau dikritik…jangan deh, itu namanya obsessive compulsive disorder, coba anda berpikir kritis, liat ini pengaruhnya baik atau tidak sama anda sekalian, sesuatu yang berlebihan itu gak baik nantinya, hal yang baik hendaklah ditiru dan yang jelek dijadikan pelajaran untuk maju)

    Secara psikologi, semua manusia itu berbeda, unik dan khas (individual differences), jadi semua manusia punya kelebihan dan kelemahan. Begitupun dengan AH, beliau juga manusia biasa yang gak luput dari kesalahan. AH memang punya kelebihan bisa menulis karya yang bagus, bisa membuat banyak orang terinspirasi, dia selangkah lebih maju daripada penulis lain dalam menulis buku yang bermutu untuk masyarakat. Tetapi namanya aja manusia biasa, tentu juga punya kelemahan dan tidak luput dari kesalahan. Mana ada manusia yang sempurna????

    Penambahan/ pengurangan alur dan tokoh dalam karya sastra itu wajar. Unsur fakta dan fiksi dalam karya sastra juga wajar. Toh pengurangan dan penambahan itu tidak mengurangi pesan moral dalam karya tersebut. Yang gak wajar adalah: mengapa harus berbohong agar karyanya dikenal dan laku???. Pasti para pembaca yang mengikuti dari awal promosi buku laskar pelangi itu tahu akan hal ini. Pada mulanya, di kick andy, AH bilang semuanya nyata termasuk lintang dll, di beberapa wawancara media AH bahkan bilang buku itu memoar. Baru belakangan ini AH bilang novel yang didramatisir. Gak bisa dipungkiri kalo akhirnya banyak orang penasaran kalo ini semua kisah nyata dan LP jadi heboh banget kayak gini. Menurut saya kalo pada dasarnya bukunya bagus, pasti banyak yang beli dan laku, jadi tidak perlu membuat promosi seperti itu untuk membuat orang tertarik. Hebat banget tim marketingnya sampai bisa membuat mitos itu semua kisah nyata. seharusnya dari awal harus ditegaskan, jangan dibuat seolah-olah. jadi ada semacam distorsi marketing/ rekayasa marketing dari penulis, penerbit, dan manajemen. buku laskar pelangi memang bagus dan inspiring, sangat diperlukan untuk bangsa indonesia yang sedang krisis seperti ini, agar gak mudah menyerah dan mewujudkan mimpi. tapi mengapa harus memanipulasi informasi untuk mengarahkan persepsi publik??? sangat disayangkan bukan???. hal ini berhubungan dengan integritas penulis, penerbit dan manajemen yang patut dipertanyakan?????. saya harap tulisan cultural literary non fiction dalam maryamah karpov dihapus saja karena MK isinya fiksi fantasi. akhirnya banyak orang mempermasalahkan hal ini. kalo ada kesalahan dalam memasarkan karya, sebagai pembaca saya ingin membetulkan. agar di saat berikutnya, tidak melakukan kesalahan yang sama. akan jadi apa dunia perbukuan di indonesia kalo semuanya pake rekayasa seperti itu???coba bayangkan!!!.

    Untuk Mas andrea, jangan berhenti menulis karena masalah ini. Memang udah resikonya jadi penulis terkenal, banyak yang ngritik, jadi anda harus siap. Kalo banyak yang kasih kritik dan saran itu tandanya banyak orang yang peduli sama anda^^. Masih ditunggu karya inspiratif lainnya, tapi dengan cara yang jujur.

    Masalah disclaimer itu juga dibahas di sini:

    http://tehpocipanas.blogspot.com/

    http://handita01.multiply.com/reviews/item/6

  32. Ruang ini benar2 ruang menimba ilmu. Ruang kritik karya sastra dalam arti luas. (Papabonbon, jasamu tiada tara, semoga jadi amal baik dan pahala bagimu).
    Dari jenis pembaca ruang ini, saya golongkan ada pembaca yang pemula, dan ada pembaca yang bukan pemula.
    Pembaca pemula cenderung fanatik buta. Terlalu menikmati bacaan sampai total mengorbankan jiwa dan raga demi membaca dan mencintai sekaligus membela mati-matian penulisnya.
    Para kritikus sangat peduli dengan pembaca ini sebagai tanggung jawab atas kepandaian yang ada pada mereka. Jasamu juga tiada tara dalam membagi ilmu.
    Pembaca bukan pemula, mereka jelas sudah lebih baik, sehingga mereka benar2 bisa menikmati karya sastra tanpa peduli tingkah laku perbuatan dan tabiat si penulis. Mereka ini tentu saja tidak suka dengan kritik2 di luar muatan karya sastra.
    Kadangkala pembaca kedua ini kurang sabar menghadapi diskusi antara kritikus dan pembaca2 yang sudah terlanjur fanatik buta.
    Ini bukan perang kok, bukan pertengkaran yang harus cepat2 diakhiri. Mari kita ambil pelajaran positifnya. Saya yakin papabonbon membangun ruang ini supaya ruang ini dinamis. Pro kontra itu biasa, bukan untuk dibela mati2an dan bukan untuk ditakuti terus dihentikan. Hanya waktu (popularitas issu) yang akan menghentikan prokontra. Obatnya sebenarnya gampang, yaitu membaca dan menulis di ruang ini tidak wajib.
    Peace!

  33. Maaf Lintang, kamu salah kl nuduh yg pk nama samaran itu org2 di sktr AH ato bahkan AH sendiri.Aku pk nm smrn biar ga ketahuan sm suamiku.Tdnya suamiku sgt suka dgn AH, tp skrg jd cemburu, gr2 aku cerita AH terus. Aku kyk terkena penyakit gila entah yg kebrp, bygkan tiap ada kesempatan selalu cari info apapun ttg AH di Google.Lm2 suamiku curiga..Menyedihkn org2 spt aku, sdh bersuami py anak, tp masih kagum sm orng spt AH. Tp sbnrnya AH salah jg, dia kyk sengaja jd penebar pesona.Lht foto disampul blkg yg cakeep bgt,trus dia blg lulus cumlaude & isi LP nunjukin penulisnya org pinter, siapa yg ga tergoda..dan aku ykn org semacam ku banyak skl,mgkn ribuan ato ratusan rb, tertm ABG.
    Tlg AH spt Kang Abik aja, foto yg di psg jgn yg bgs2.
    Aku sgt kagum, apalg stlh Kucai asli blg lintang itu AH.. dr awalpun aku dah curiga ke situ, anggota LPyg asli blg yg plg pinter di kls itu AH.Kata2 dlm buku, glosarium menunjukkan AH cerdas.
    Tp aku mo kasih masukan utk AH : AH sudah mengharumkan nama Muhammadiyah,aku sbg org Muhammadiyah sgt bangga,entah apa org2 Mhmmdyh yg lain bgga.Bagiku AH adalah milik Mhmmdyh yg berharga,identik dg pendidikn Mhmmdyh. Karena itu hrs hati2 dlm bertindak & bicara.Kl AH bohong, Mhmmdyh bs ternoda & kecewa. Mlai skrg jujur aja, kl besok buat buku lg terangkan sejujurnya fakta 100%, fiktif atau fakta tp didramatisir. Aku ykn tdk akan mempengaruhi, krn skrg pembaca dah tau btp bermutunya buku2 AH, bisa membuat pembaca nangis, tertawa,senyum2..pokoknya sgt terhibr lah.. jd jgn bhenti mnulis. Jg kaitannya dg MK. Disitu Mak cik MK diulas sedikit,aku kr AH punya utang utk membuat kelanjutanya, mgkn jd MK jilid 2,komentar Diphie ktnya mau ngupas mslh perempuan dr sudut pandang yg jrg diekspos orla? jd itu utang nya AH pd pembaca. g ini fiktifpun tak apa. Ayat-ayat cinta itu ceritanya fiktif, tp Kang Abik ktk menggambarkan masyrkt Mesir dgn kebiasaannya tu fakta.Dr situ mlh kita jd tau kebiasaan org2 Mesir, spt jg di MK kita jd tau kebiasaan masy melayu, asal jgn panjang2. Cukuplah Memoar dibuat 300 – 400 hlmn, jgn lagi smp 500 hal, cape bacanya.
    Selain itu kenapa ga nikah? Yg dl dgn Roxana lupakan, kl mmg dia punya andil, membawa ke penerbit ato apa, kasih dong ‘bagiannya’ selesai, jd ga berlarut-larut smp bw2 masalh yg dl. Sudah berumur kok ga nikah, kasihan amat, padahal nikah itu indah lho..
    Ok, mg2 AH baca nih tulisan..
    Buat yg lagi bertengkar, uda deh, yakinlah LP itu fakta, tp didramatisir, dan jgn lupa, Lintang yg hebat itu ternyata AH sendiri..Masalah tdnya ga pk kerudung jd pake,tdnya ga ada sub Mimpi2 Lintang jd ada, itu sih hak AH, dia ingin membuat penasaran..

  34. Maafkan saya bila saya dianggap menuduh. Coba baca lagi komen saya terdahulu. “Tidak semua yang menulis di sini menggunakan nama asli, termasuk saya, bahkan papa bonbon sendiri”……” ….dari sisi pembela AH, karena pakai nama yang ‘palsu’, boleh jadi dia adalah AH sendiri atau orang-orang di lingkungan manajemen AH”.
    Kalimat2 saya di atas, bukan menghakimi. Hanya retorika kemungkinan. Mungkin ya, mungkin tidak.
    Saya juga pengkhatam (pembaca habis) karya2 AH. Saya kagum juga sama AH, sampai2 khawatir juga melihat AH ceramah2, muatannya lebih pada kehebatan dirinya. Saya khawatir AH tersandung ucapannya yang mungkin hanya lipstik yang tidak penting buat karya hebatnya.

  35. Hi…seru juga debatnya.LP dkk itu novel bukan memoar/autobiografi.jadi AH adalah AH.dia bukan 100% ikal atau 100%lintang.kalo memang ada hal2 yg kurang jujur spt kata2 temen2 diatas.ya sy harap AH gak mengulangi tindakan kayak gitu.besok2 kalo mau bikin buku yg jujur aja deh.kalo diwawancara ngomong yg jujur aja deh.ga usah direkayasa.kan memang bukunya AH bagus dan berkualitas pasti byk yg beli kok ga usah pake rekayasa deh.kecuali MK agak mengecewakan bagi sy hiks.jadi masukan sy bagi penggemar.kalo suka sama karya sastra itu wajar tp ga usah terlalu berlebihan dan terlalu fanatik.he..he..untuk jenis penggemar fanatik kembalilah kejalan yg benar. kalo berlebihan nanti ga baik jadinya.kan AH jg manusia.mana ada manusia yg sempurna?.kalo ada sesuatu yg baik dr LP misalnya inspirasi dan semangat ya ditiru.kalo ada sesuatu yg jelek dr LP misalnya ketidakjujuran dll ya dijadikan aja pelajaran u/maju.he..he..maju terus sastra indonesia

  36. Wah…akhirnya ketahuan juga yah cerita dibalik laskar pelangi. Salut deh buat kalian semua yg ngasih comment. Bener2 pembaca kritis yg gak menelan mentah2 informasi dasi sang penulis

  37. apa iya AH kl ceramah ttg kehebatannya sendiri?soalnya aku blm pernah dgr lgsg. Tp kl di buku2 nya kejelekannya tetap dituliskan, misal dia nakal sekali waktu kecil, sampai ayahya bingung, pernah terlempar dr garda depan, waktu ditunjuk P Balia untk menyampaikan kata-kata mutiara jg dia nya ga siap, ga lgsg jawab karena ga punya kt2 mutiara, cm tiba-tiba teringat Rhoma..

  38. Iya juga sih. Tetralogi lp itu fiksi. Kan itu novel. Memang hak pengarang menggunakan sebagian pengalaman hidupnya dalam cerita. Tapi kehidupan aslinya Andrian hirata jelas banyak yang beda dengan bukunya he..he..tanya aja temennya ditelkom. Ya memang bener komentar temen2 diatas lp memang bukan autobiografi/memoar andrian hirata. Tapi kan selama ini diekspos sebagai kisah nyata. Jadi mungkin kesannya ada kebohongan publik pada pembaca gitu ya. Memang harusnya dia jujur dari awal kepada pembaca. Kalo jujur malah dihargai lo.dan memang buku lp kan isinya bagus.jadi meskipun itu banyak fiktifnya gak akan mengurangi pesan moralnya kok.makanya jujurlah dari awal ya andrian hirata…peace

  39. Sekarang banyak orang yang skeptis sama laskar pelangi dan andrea hirata ya. Kira2 kalo andrea bikin buku lagi bakal sesukses tetralogi lp gak ya? Agak kurang yakin sih…soalnya banyak yang skeptis sih ck..ck..ck..

  40. Meskipun aku agak kecewa, aku tetap nunggu buku-bukunya.( Sama sekali bkn kecewa krn dia tlh punya istri..aku ga ada urusan dgn itu.. Nurut aku sebaiknya AH justru nikah sekarang,cari istri yg cocok, kasihan tuh ABG2 banyak yg berharap he he..)
    Bahkan kalaupun AH nulis fiksi 100 %,tetap aku tunggu.Aku suka dgn cara dia ngaduk2 emosi pembaca, tertawa,nangis,tertawa lagi.Aku sering ngulang2 yg telah aku baca.. Yg pntg AH mulai skrg katakan, ini fiksi ato fakta ato fakta didramatisir.. Dan aku sangat termotivasi Capo dlm SP: Capo yg tlh punya bioskop, masih ngadepin lilin,bungkusin kacang,jualan… Aku jd pengin punya pekerjaan sambilan meskipun dah punya pkrjaan tetap..

  41. Ya aku juga tetap nunggu buku2 AH. mmg jd kecewa,karena AH ga sempurna! Dan aku ga setuju dgn kesan AH ttg politisi: bhw mreka bebal, paling bodoh tp kl bicara spt paling pintar.. Ga semua politisi gitu lah .. Aku kenal sama orang2 Partai Keadilan Sejahtera orgnya pinter2, baik2, ga korupsi2.. Coba AH lihat Hidayat Nur Wahid, orgnya sederhana, jujur. Juga Rama Pratama yg alumni UI, Coba perhatikan mereka. Ga semua politisi spt yg dituliskan AH dlm novel2nya.. Maaf AH, semoga org2 Muhammadiyyah jg jujur2 dan pintar2 kl jd politisi. Jg maaf banget aku Muhammadiyyah tp banyak teman2 dari PKS di daerah yg jd anggt DPR D, mereka pintar2, peduli ..

  42. Sodara 2, pembaca karya AH, baik yang pemula, yang midle dan yang sudah expert sastra. kita anggap bang Ikal itu motivator saja seperti motivator2 canggih di negeri ini. ngga perlu kita risaukan kehidupan dibelakang motivator2 tsb, sungguh terbukti Bang Ikal telah memotivator jutaan pembacanya antara lain pelajar, mahasiswa, karyawan, manager, wiraswastawan dan presdir lewat tulisan melalui pendekatan cultural budaya, pendidikan, sains dan emosi. Sungguh para motivator2 negeri ini telah memberikan andil yang cukup besar bagi negeri ini dengan kalimat kalimat yang membangkitkan. Kita tunggu tulisan2 bang Ikal atau mungkin sastrawan2 yang lain untuk memotivasi kita semua selanjutnya…..

    salam peace….
    Tambok

  43. setau saya memeang mbal Kinda hadir di Potluck… tapi saya bingung kok hal-hal seperti ini dibicarakan. Saya rasa sangat tidak penting.

  44. Setelah baca komentar kalian. Ternyata ada juga sisi positif dan negatif laskar pelangi. Aku jadi tahu kalo laskar pelangi itu fiksi. Dulu aku kira nyata soalnya dikick andy kan sepertinya semua nyata dan lintang itu teman sebangku andrea. Ternyata lintang fiksi ya. Ya fiksi juga gak papa yg penting menginspirasi. Aku rasa ini malah penting dibicarakan mengenai pemberian informasi yg tepat kpd pembaca jgn dibuat seolah2. Kalo cara andrea menyampaikan informasi hrs jujur. Ini penting lo. Kalo jujur dari awal kan gak akan muncul pemberitaan negatif kayak gini. Soalnya cerita laskar pelangi memang bagus dan aku harap jangan ternoda oleh hal2 negatif kayak gini. Memang kejujuran adalah sastra terindah

  45. Kayaknya bener deh yg twie2 bilang. Kalo andrea skul di sd pn timah. Soalnya kata org babel anak pegawai pn timah memang bisa skul di pn timah. Trus aku liat di detik.com roxana bilang kalo andrea skul di sd muhammadiyah ga sampe lulus krn dia terlanjur pindah. Trus waktu aku nonton liputan 6 jejak lp ternyata kucai jg gak pnah skul di sd muhammadiyah. Berarti kucai dan ikal bukan murid bu mus. Wah jadi bingung nih. Andrea gmn sih?kasihan bu mus dan teman2nya kok disuruh menutupi juga. Tp untung akhirnya temen2nya jg mengatakan yg sebenarnya. Ga ikut2an tutup menutupi. Sbnarnya gak masalah andrea sekolah dmn. Kan ceritanya lp jg bagus dan menginspirasi. Tp knapa dia harus bilang itu kisah nyata, memoar, ikal adalah andrea. Padahal ikal sama andrea byk yg gak sama. Akhirnya byk org jadi bingung. Besok2 yg jujur aja ya

  46. setuju sama tambok..ikal dan arai sangat memotivasi pembacanya..mulai dari persahabatan sampai smangat mreka..

    wajar kalo andrea mendramatisir cerita namun karena sebagian kisah nyatanya dia..mungkin pada awalnya AH juga bingung mau menyatakan LP sebagai memoar atau novel..bisa jadi pada awalnya AH tidak memahami sastra sebaik kalian..–terbukti dari banyaknya crita yang “bentrok2”–

    terima kasih

  47. Orang Indonesia sih..sukanya mengkhultuskan individu. Begitu tahu ada bolong2nya baru merasa kecewa sama andrea. Jadi inget kasus aa gym dulu..yg kecewa juga banyak

  48. Udah..deh..temen2 diforum ini ga usah pusing2. Saya dari awal sejak baca tulisan Prof.jacob soemardjo dikompas juga udah yakin kalo tetralogi LP ini fiksi…just novel. Kalo ada yg mengklaim non fiksi. Berarti orang itu gak tahu bedanya fiksi dan non fiksi. Atau jangan2 terobsesi bgt dg ceritanya sampe yg fiksi dianggep non fiksi. Yang penting para pembaca gak ikut2an terobsesi aja. Dan bisa mengambil pesan moral dlm cerita. Suatu karya memang hrs dikategorikan dlm tempat yg tepat

  49. Emang ya dimana aja mulai dari acara bedah buku sampe di blog yg mbahas andrea. Cewek2(terutama abg) pada heboh semua. Gw yg ikut bedah buku heran..kok jadi kayak acara jumpa fans. Gak banyak mbahas karya sastra malah tuh cewek2 rela antri tanda tangan huh..udah kayak selebritis aja yg punya sekumpulan fans fanatik

  50. Sebenarnya kan ga penting AH mau skul dimana? Aku sih seneng saja ama AH, banyak yg tadinya aku ga tahu jadi tahu.Dari LP baru kutahu kalau filicium itu kerai payung. Aku telat baca novel, baru juli 2008. Aku yang ikt ormas dlm panitia Tanam Pohon Nasional 1 Desember 2007 bingung saat dimintai pohon kerai payung sama ibu2untuk ditanam dihalaman rumahnya.Kl filicium sih tahu banget,dah sering beli, penjual selalu bilang itu pohon filicium. Juga angin duduk itu ternyata peny jantung.. Aku berharap AAH tetap nulis, tapi jujur. Mg2 lain waktu AH nulis memotivasi untuk sadar lingkungan: banyak tanam pohon, tak membakar kertas dan plastik,kurangi penggunaan plastik, pakai produk daur ulang. Gunakan tas kain kl belanja. Met menulis AH, jadikan tulisanmu untuk membuat mereka sadar lingkungan …

  51. Kalo dari awal dia ngomong tetralogi lp hanya novel,campuran fiksi dan fakta,gak semuanya nyata,bkn memoar,hanya sebagian ceritanya mgnk karakter tokoh nyata tetapi kehidupan aslinya tokoh itu gak sama plek kayak buku dan ada sebagian tokoh dan alur ceritanya yg fiksi. Tentunya sekarang para pembaca gak akan banyak yang protes. Kalo dari awal dia gak pernah mengidentikkan dirinya sebagai ikal,tentunya para pembaca cuma menganggap itu sbg cerita fiksi bukan buku kisah perjalanan hidup andrea. Skrg setelah semua orang tahu kenyataan yg sebenarnya.wajar aja kalo banyak yg protes dan kecewa. Karena kenyataannya memang gak sesuai dengan promosi buku itu. Akhirnya dia sendiri yg merasa terganggu dg privacy hidupnya. Makanya jd orang itu yang jujur. Kalo anda jujur gak akan ada yang protes.

  52. apapunnn, kalian mau ngemeng apa, laskar pelangi itu bagus .dibalik andrea bohong atau tidak, ia sudah bisa menyejajarkan dirinya dengan sastrawan besar

  53. Wah…bakal jd polemik berkepanjangan nih. Andrea ngilang sih, jarang nongol di tv sekarang. Para pembaca byk yg kecewa ya sama Andrea. Tp gak kecewa sama laskar pelangi kan…

  54. LP emang karya tulis yg bagus. Itu gak salah, pembaca juga gak perlu ambil pusing kisah pengarangnya gimana dan dia udah ngapain aja. Yang penting adalah LP ini layak dibaca. OK…tetapi Andrea kurang ajarnya mencomot nama org disampul belakang bukunya…ini yg disayangkan, moralitas penulis spt itu layak tdk digugu. Bukunya sih ok, pengarangnya mental tempe!

  55. Yang Jelas Buku itu bagus, dan walaupun tokohnya fiktif , tetap cerita bagus dan membumi.Dan nggak dibuat2.. aku dari bangka, dan ketika membaca lp, gw inget masa kecil yang persis…. sampai MK, saat cerita Kapal Lawit persis saat saya masih kuliah dan sering mudik ke bangka.Mungkin di MK agak berlebihan ketika ada cerita ikal membuat perahu dan berhadapan dengan perompak…. tapi Overall fine2 aja, gw suka …..

  56. please deh males bgt gue sama penulisnya, tukang boong no. 1, bukunya sih bagus, tp penulisnya tuh ngawur bgt ngarang komentar orang laen, ga pantes bgt buat ditiru

  57. saya barusan selesai membaca Maryamah Karpov, sangat telat memang, tapi yang penting baca deh.

    Sampai di blog abang saya ini karena googling nama “A Ling”
    ajaib benar di google jadi entry nomor satu.
    Ternyata memang diskusi di komentarnya sangat menarik dan informatif serta penuh polemik.
    Saya menunggu kelanjutannya sebenarnya, tapi diskusinya udah abis…

    Diatas, Sela nulis “Tp untung akhirnya temen2nya jg mengatakan yg sebenarnya”
    memang apa yang dikatakan teman2nya sih?
    saya ga ngikutin soalnya jadi ga tau…

  58. apapun faktanya, bohong atau tidak, dramatisir atau tidak, demi kepentingan pribadi atau tidak..

    berfikirlah positif..

    insya allah pesan yang disampaikan adalah suplemen positif kita untuk mengejar cita cita..

  59. Luar biasa kawan.. Sungguh luar biasa..
    Ini kali kedua aku membaca tetralogi ini, & baru menyadari bahwa ada polemik luar biasa yg tersembunyi di balik keindahan novel tersebut. Maklum, waktu itu aku baru kelas 6SD. Belumlah terlalu paham mengenai strategi pemasaran dan perihal seperti yg dibahas di sini.
    Selama empat tahun aku tergila” pada kisah luar biasa ini. Pada tokoh arai & lintang yg slalu membakar semangat dan menjadi inspirasiku tanpa pernah terpikir sekalipun bahwa tokoh” ini mungkin hanya rekaan belaka..
    Tapi tahukah kawan? Aku sendiri seorang penulis, dan menulis tentang pengalaman kita sendiri, dibumbui mimpi” yg telah kita pendam tentulah sangat menyenangkan. Dan karena faktor usia, seringkali kita sendiri mungkin tertukar antara kisah nyata yg sungguh terjadi dan imajinasi kita yg terasa begitu nyata. Pernahkah kalian merasakannya?
    Lagipula, bukankah Andrea sendiri mengatakan, kita ini bangsa Melayu adalah seorang pembual luar biasa dengan tingkat imajinasi dan selera humor yg begitu tinggi.. Mungkin Andrea sendiri senang membual, seperti juga kami para penulis, sampai” ia lupa..mana yg dulu sungguh terjadi pada hidupnya & mana yg berupa bualannya ..
    Hidup itu indah kawan, janganlah memperdebatkan hal rupa ini.
    Karya Andrea sendiri.. Termasuk 11patriot dan padang bulan yg sudah terbit saat ini adalah hadiah luar biasa untuk dunia sastra indonesia. Terlebih lagi novel ini telah terjual di berbagai negara dengan berbagai bahasa, juga telah memenangkan beragam penghargaan. Tidakkah lebih baik kita merasa bangga saja? Dan biarlah apa yg ada di balik terjadinya kisah ini tetap menjadi milik Andrea saja?

    🙂

    • Setelah saya baca polemik ini mulai dari awal, inilah komentar yang paling jujur dan bermutu. Kadang-kadang sodara kita ini tidak bisa membedakan dunia sastra dengan dunia lain (bukan dunia mistis) seperti dunia politik, ekonomi dan lain-lain. Di acara Kickandy AH sudah jelas bilang kalau Laskar Pelangi adalah memoar yang dikemas dalam bentuk Sastra. Nah, sastra kan pada umumnya dunia fiksi, kalaupun ada sedikit non fiksi. Tugas penulis ini juga sudah jelas: pertama untukmembuat bacaan yang menghibur, kedua untuk memberikan motivasi dan membakar semangat juang dan belakangan sangat efektif sebagai motivator.
      Penulis bukan bertugas sebagai politisi atau ekonom, karena kalau poitisi berbohong dia akan pasti merugikan orang banyak karena dia bisa-bisa korupsi. Kalau ekonom, kalau salah ambil kebijakan, juga merugikan negara dan rakyat, itu jelas.
      Salut buat bung AH yang karyanya tampil beda dan menjadi pembicaraan hangat di luar negeri. Jasanya sudah banyak, paling tidak dia seolah berpesan bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa sembarangan, mulai dari dunia sains, ekonomi dan teknik banyak bangsa indonesia yang telah mendunia. sampai sastra juga berkat AH Indonesia sudah makin dikenal dan dihargai. Kenapa Sodara-sodara kita ini sibuk kaya cacing kepanasan?

  60. sudah sudah.. jangan pada ribut.. orang berpendidikan tidak akan dengan mudahnya debat kusir di media sosial. kalau berkomentar yang arif. Buktikan kalau pemuda indonesia beradab.. bukan biadab.

  61. kalian semua itu punya dua masalah, yaitu :
    1.cinta buta , dan
    2.KEPO KRONIS

    Udah banyak novelnya yg lain lagi tuh, baca geh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s