Pak Lihan “permata 3 milyar” itu blogger sejati

Sudah dengar tentang pak Lihan ? ustad kita, yang juga jago bisnis.  Belakangan beliau tenar karena membeli intan puteri malu seharga 3 milyar [196 karat gitu lho].  Info terakhir, jika sudah dipotong sempurna, harga intan tersebut bisa 250 milyar.  Minggu ini bahkan menandatangani MoU dengan Merpati untuk membuka jalur penerbangan Jakarta-Banjarmasin

 

Main-mainlah ke blognya di sini.  Bahasa yang dipakai tenang, gaya bahasanya sederhana, namun kocak dan lucu.  The real blogger inside, begitu deh !

About me

foto diambil dari blognya di sini

Selaku ulama yang juga pengusaha, beliau ini sangat humble, dan bening hatinya.  Semoga pak Lihan senantiasa menjaga pribadinya.

Pak Lihan yang duduk di tengah tengah dengan  memakai kaus.  Nggak mengira kan …. ?  foto tersebut diambil dalam rangka silaturahim dengan ustad yusuf mansyur.

Karyawan Ira Vision

pak Lihan bersama para staf.  ustad kita ini yang paling kiri.

Lagi lagi papabonbon kudu meresapi ulang makna pepatah “orang tidak bisa hanya sekedar melihat dari kulit dan penampilan”.  Don’t judge the book by it’s cover.  Dan kalau sudah dalam tahap “panik hati” seperti ini, biasanya dikarenakan hati papabonbon sudah dhedhel dhuwel, barangkali karena terlalu lama silau oleh duniawi.  Duh Gusti, nyuwun pangapuro…

baca juga :

  1. Radar banjarmasin
  2. blognya pak Lihan

 

Iklan

73 thoughts on “Pak Lihan “permata 3 milyar” itu blogger sejati

  1. Ah, Pak Lihan…

    Beliau juga terkenal dermawan, sangat-sangat dermawan.. Minggu kemaren saya ke acara beliau yang ngundang ribuan anak panti asuhan di Banjarmasin.

    Tapi sayangnya, sekarang mulai didekati kalangan partai politik dan media. Biasa, mencari sumber dana..

    Semoga beliau tidak terpengaruh!

    • WAAAAACH …. ADA APA DI PT. TRI ABADI MANDIRI ??????

      Copy Paste Dari MEDIA INDONESIA

      Senin, 07 Desember 2009 14:31 WIB

      BANJARMASIN–MI: Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menangkap pengusaha intan terkenal sekaligus Komisaris PT Tri Abadi Mandiri Lihan karena diduga menipu
      sebesar Rp817 miliar dengan kedok bisnis investasi syariah.

      Lihan yang dikenal memiliki intan sebesar bola pingpong bernama Putri Malu itu resmi menjadi tahanan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak sabtu (5/12). Tersangka ditangkap saat berada di Jakarta setelah dikabarkan menghilang beberapa bulan seiring tersendatnya pembayaraan fee atas investasi dan pengembalian dana yang dihimpunnya dari 3.475 pemodal (masyarakat).

      Kepala Polda Kalsel Brigjend Untung S Rajab didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Abdul Taufieq, dalam keterangan pers, Senin (7/12), dalam keterangan persnya mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan tersangka terbukti melakukan penipuan, pencucian uang, penggelapan, serta pelanggaran undang-undang perbankan Syariah.

      “Kasus ini sudah kita selidiki sejak lama, karena menyangkut masyarakat banyak dengan nilai kerugian cukup fantastis ratusan miliaran rupiah,” katanya.

      Dari hasil penyelidikan tim, berbagai kegiatan usaha yang dikelola PT Tri Abadi Mandiri, di antaranya bisnis intan hingga ke manca negara itu ternyata fiktif. Sedangkan sejumlah usaha yang dibangun di berbagai bidang diduga merupakan upaya untuk melakukan pencucian uang.

      “Penahanan terhadap tersangka juga dimaksudkan untuk menyelamatkan aset-aset agar
      kerugian masyarakat dapat ditekan,” ujar Kapolda.

      Polisi kini juga mulai menginventarisasi aset-aset milik Lihan di sejumlah daerah. Untuk penanganan kasus itu, Polda kalsel berkerja sama dengan kejaksaan tinggi , Bank Indonesia dan PPATK.

      Bisnis Lihan berupa penggalangan dana masyarakat berkedok bisnis intan dengan perjanjian pembagian keuntungan (bagi hasil) 60:40 per bulan. Bisnis di bawah naungan PT Tri Abadi Mandiri dimulai pada 2001 dan mampu menarik dana Rp817 Miliar dari 3.475 warga dari berbagai daerah.

      Sementara itu, Lihan saat ditemui di kantor Polda Kalsel masih yakin bisnisnya bisa berjalan dan dapat mengembalikan dana para investor. “Tidak begitu banyak berpengaruh pada usaha saya seperti kerja sama dengan pihak Merpati. Tetapi karena saya ditahan maka ruang gerak saya untuk menyelesaikan masalah terbatas,” tuturnya. (DY/OL-01)

    • PENJERUMUSAN UMAT ……!!!

      Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
      – Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
      – Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
      – Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
      – Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
      Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
      Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………

      Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq

      Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.

      Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
      Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
      Klise ……

      Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi apa penyebabnya ……. ???

  2. Di usia yang masih muda, Ust. Lihan dah bisa jadi orang sukses, semoga tetap rendah hati dan sukses juga untuk kehidupan akherat beliau, amin…

    • Bikin dosa aja kerjaan lu !
      Satu Lihan aja sudah bikin sengsara banyak orang
      Gimana kalo banyak lagi lahir lihan-lihan yang lain ?

      • YA IYALAH …. ! YG JADI ADMIN “BAGIRATA” KAN NAMANYA UDIN BEGO .. BUKTINYA SETELAH TERBUKTI INI KEJAHATAN INVESTASI, UDIN MENUTUP BLOG “BAGIRATA” . BEGO NGGAK … ? SOK PINTER TERNYATA SUPER BEGOOO …!

    • PENJERUMUSAN UMAT ……

      Blog http://www.bagirata.wordpress.com salah satu Blog penjerumus umat islam kalsel

      Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
      – Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
      – Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
      – Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
      – Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
      Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
      Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………

      Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq

      Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.

      Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
      Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
      Klise ……

      Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi apa penyebabnya ……. ???

    • YA IYALAH …. ! YG JADI ADMIN “BAGIRATA” KAN NAMANYA UDIN BEGO .. BUKTINYA SETELAH TERBUKTI INI KEJAHATAN INVESTASI, UDIN MENUTUP BLOG “BAGIRATA” . BEGO NGGAK … ? SOK PINTER TERNYATA SUPER BEGOOO …!

  3. Mudah-mudahan Allah menambah rezeki Pak Haji Lihan karena telah memberikan kebahagiaan kepada banyak orang, dan bisnisnya semakin tambah maju dan berkembang. Amiin

  4. sebelumnya mohon maaf ,,,, apa benar kontrak INVESTASI di PT. TRI ABADI MANDIRI habis dalam bulan 10, tahun 2009 ,,,, mohon pencerahannya ke email saya ,,,, TERIMA KASIH … !!!

  5. Pak Lihan memang baik, tapi terlalu lugu.
    Dulu gelar ustaznya itu yang dijadikan trde mark oleh pemain misterius di balik label bisnis syariah-nya. Ada skenario besar di balik figur ustaz Lihan. Menyadari hal itu, Pesantren Darul Hijrah tempat lihan dulu memperoleh gelar ustaz segera mencabut gelar Ustaz dari Lihan.
    Sekarang orang-orang yang bermain di balik ketulusan sang ustaz, dicurigai terlibat dalam gerakan pencucian uang.
    Kita doakan semoga Pak Lihan diselamatkan dari mala petaka yang lebih besar, Amin.

      • PENJERUMUSAN UMAT …… !!!!!!!

        Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
        – Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
        – Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
        – Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
        – Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
        Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
        Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………

        Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq

        Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.

        Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
        Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
        Klise ……

        Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi apa penyebabnya ……. ???

      • MetroNews.Com

        Senin, 7 Desember 2009 16:15 WIB

        Tipu Nasabah, Ustad Lihan Ditangkap Polisi

        Metrotvnews.com, Banjarmasin: Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menangkap Ustad Lihan atas kasus penipuan dan penggelapan uang senilai hampir Rp1 triliun. Selain penipuan dan penggelapan uang, tersangka diduga melakukan praktik bank gelap dan pencucian uang.

        Ribuan nasabah, termasuk di antaranya selebritas, menanamkan uang sebagai investasi kepada ustad sekaligus pengusaha asal Martapura. Namun, selama dua bulan ini, nasabah resah karena tidak kunjung mendapatkan pembayaran bunga.

        Dalam praktiknya, Lihan menjanjikan keuntungan sepuluh persen per bulan kepada nasabah untuk setiap dana yang disetorkan kepadanya. Hingga kini diperkirakan 3.700 orang menjadi nasabah Lihan.

        Salah satu nasabah, Nila mengaku sudah setahun menanamkan modal hingga miliaran rupiah. Namun hingga kini nasib uangnya tidak jelas.

        Kepala Polda Kalsel Brigadir Jenderal Polisi Untung S. Rajab menyatakan, pihaknya kini menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan surat berharga milik Lihan untuk penyelidikan lanjut. Pihaknya juga masih menyelidiki aset Lihan yang tersebar di sejumlah daerah.

        Polisi kini menyelidiki kemungkinan keterlibatan sindikat dalam kasus bank gelap serta aliran dananya. Selama ini Lihan dinilai licin dan halus dalam menjalankan praktik ilegalnya. Ia bahkan pernah menerbitkan buku terkenal, termasuk menjadi donatur sejumlah kegiatan sosial bertaraf internasional. Hal inilah yang menjadi daya tarik ribuan nasabahnya.

    • Copy Paste Dari MEDIA INDONESIA

      Senin, 07 Desember 2009 14:31 WIB

      BANJARMASIN–MI: Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menangkap pengusaha intan terkenal sekaligus Komisaris PT Tri Abadi Mandiri Lihan karena diduga menipu
      sebesar Rp817 miliar dengan kedok bisnis investasi syariah.

      Lihan yang dikenal memiliki intan sebesar bola pingpong bernama Putri Malu itu resmi menjadi tahanan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak sabtu (5/12). Tersangka ditangkap saat berada di Jakarta setelah dikabarkan menghilang beberapa bulan seiring tersendatnya pembayaraan fee atas investasi dan pengembalian dana yang dihimpunnya dari 3.475 pemodal (masyarakat).

      Kepala Polda Kalsel Brigjend Untung S Rajab didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Abdul Taufieq, dalam keterangan pers, Senin (7/12), dalam keterangan persnya mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan tersangka terbukti melakukan penipuan, pencucian uang, penggelapan, serta pelanggaran undang-undang perbankan Syariah.

      “Kasus ini sudah kita selidiki sejak lama, karena menyangkut masyarakat banyak dengan nilai kerugian cukup fantastis ratusan miliaran rupiah,” katanya.

      Dari hasil penyelidikan tim, berbagai kegiatan usaha yang dikelola PT Tri Abadi Mandiri, di antaranya bisnis intan hingga ke manca negara itu ternyata fiktif. Sedangkan sejumlah usaha yang dibangun di berbagai bidang diduga merupakan upaya untuk melakukan pencucian uang.

      “Penahanan terhadap tersangka juga dimaksudkan untuk menyelamatkan aset-aset agar
      kerugian masyarakat dapat ditekan,” ujar Kapolda.

      Polisi kini juga mulai menginventarisasi aset-aset milik Lihan di sejumlah daerah. Untuk penanganan kasus itu, Polda kalsel berkerja sama dengan kejaksaan tinggi , Bank Indonesia dan PPATK.

      Bisnis Lihan berupa penggalangan dana masyarakat berkedok bisnis intan dengan perjanjian pembagian keuntungan (bagi hasil) 60:40 per bulan. Bisnis di bawah naungan PT Tri Abadi Mandiri dimulai pada 2001 dan mampu menarik dana Rp817 Miliar dari 3.475 warga dari berbagai daerah.

      Sementara itu, Lihan saat ditemui di kantor Polda Kalsel masih yakin bisnisnya bisa berjalan dan dapat mengembalikan dana para investor. “Tidak begitu banyak berpengaruh pada usaha saya seperti kerja sama dengan pihak Merpati. Tetapi karena saya ditahan maka ruang gerak saya untuk menyelesaikan masalah terbatas,” tuturnya. (DY/OL-01)

  6. Lihan sudah bangkrut…!!!! bawa lari duit investor se indonesia.Semua blog resminya pada tutup.Tolong kalau ada yang mengetahui keberadaan Lihan dimanapun tolong infokan ke no ini 085251609000.Akan ada imbalan yg layak untuk anda.Terima kasih

  7. muantep men!!!. lihan tetap mantap. pak yanto dateng aja ke rumahnya. kasihan orang difitnah sana-sini. kalo lagi butuh aja pada njilat, kl ada sedikit ganjalan plus isu nggak bener pada ribut. semoga menjadi pelajaran bagimu.

    • PENJERUMUSAN UMAT ……

      Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
      – Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
      – Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
      – Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
      – Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
      Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
      Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………

      Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq

      Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.

      Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
      Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
      Klise ……

      Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi apa penyebabnya ……. ???

  8. Yeeeeeessssssssssss……………!!!

    Cair dah ampun ku….. Syukur dah…

    Sekalinya mudah haja mencairakan modal kita,,,,,, Datangi kolektor dimana kita menyetor duit,takuni baik-baik kayapa pabila dibulikakan modal kita.Ingat takuni baik-baik,jangan kasar atawa sarik,bepadah baik-baik ja…

    Amun kadada kepastian, hajar dan pukuli itu kolektor sampai inya menyerah,InsyaAllah duit pian berataan dibulikakannya.Amun inya membulikakan berupa barang, misalanya motor ataw mobil,ambil haja,kaina menjualnya gampang haja,nang penting duit pian berataan tebulik tanpa perlu lagi menghadangi ust.Lihan…

    Semoga sukses,,,salam hangat

  9. Amun hanya mengandalakan ust.Lihan membulikkan duit kita,bakal kadada harapan.

    Amun kita membahas masalah ust.Lihan kadada ampihnya,kawa haja dilain waktu.Nang penting wan mendesak,kayapa caranya duit investor tebulik.

    Yah,kita minta tanggung jawab wan kolektor.Pian ingati lah, kolektor gawian cuma setor duit urang haja minta bagian 1%-2%,pas ada masalah,pada bukah wan sembunyi dibalik surat perjanjian,Dasar pengecut, merekalah sebenarnya Lintah yang menyedot duit investor.Halal haja dihajar urang nang kaya itu kelakuannya.

    Ulun aja,Alhamdulillah berhasil tebulik mudal setelah kasih pelajaran wan kolektor ulun,masa inya lepas tanggung jawab maka setiap bulan handak 2% bagian ulun!? Muar banar ulun! Diganti motor,sebenarnya masih kurang pank dari modal ulun,tapi kada papa asal 80% sudah tebulik,jadi kada pina sakit banar.Kasihan anak wan bini ulun,menghadang nang kada pasti kaya ini.

    Semoga pencairan nang dijanjikan ust.Lihan lancar haja, ulun sudah merasakan 3 bulan ni menderita

  10. October 27th, 2009 at 10:14 pm 70

    Assalamualaikum wr. wb.

    Sehubungan dengan kesimpangsiuran berita dan isu yang negatif di masyarakat tentang bapak ust.Lihan,maka bagi investor yang berkepentingan bisa menghubungi kami.InsyaAllah kami selaku tim pencairan dana ust.Lihan akan membantu semaksimal mungkin.Terima kasih

    Wassalam

    Harry 0813-51-580777

  11. Dibawah ini saya copy dari http://www.maskun.blogdetik.com. tentang pernyataan Herry Gunawan yg no HPnya (0813-51-580777) digunakan oleh Lihan-Hary Center :
    ……………………………………………………..

    Herry Gunawan, on Oktober 29th, 2009 at 12:52 pm Said:

    @XXX dan Commentator >>
    Maaf pak, saya disini berbicara hanya sebatas pribadi saya yang merasa dirugikan dengan dimuatnya no HP saya utk tujuan yang saya tdk terlibat didalamnya.

    Mengenenai gaji, audit hingga masalah ke direktur tentu itu jauh diatas kewenangan saya yang hanya seorang staff teknis.
    Tentu bapak-bapak tahu kapasitas saya yang tidak punya hak terlibat di management tingkat atas,

    Ibarat sebuah keluarga, saya hanya seorang anak yang tidak selalu tahu permasalahan orangtua saya dan tentu tidak etis bagi saya berbicara masalah isi perut keluarga saya di depan umum.

    Besar harapan saya, bapak-bapak bisa mengerti posisi saya karena itu diluar kemampuan saya yang hanya seorang staf biasa. Sekali lagi saya mohon maaf dan terimakasih utk pengertiannya.

    • Ampuuun …! Lihan-Hary Center ????
      Ternyata Lihan benar2 sukses memberi tauladan dan sifat berbohongnya kepada semua kaki tangannya.

  12. Sering ae aku liat ngaran Harry Center di blog bagirata (blognya sudah tamat riwayat!!! )

    Sekalinya muncul malah kramput,,,,

    Mana ini kada tampil lagi si harry center tuh???? Umpat tulakan haji ke singapura jua yo????

  13. MENYIKAPI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI

    Kompas, 30 April 2007

    Oleh: Lin Che Wei, Direktur Utama Danareksa Neda dan Yoga

    Tidak peduli apakah regulator dan pemerintah hendak mengakui atau tidak, Indonesia bagaikan surga bagi perusahaan yang melakukan penipuan berkedok investasi. Pertimbangkan hal ini!

    Wakil kita yang mengurusi masalah perbankan dan keuangan di DPR—yang dapat dengan mudah mencari dan menyelidiki informasi tentang lembaga keuangan—malah menjadi korban penipuan berkedok investasi.

    Pemimpin media terkemuka—yang bisa dianggap sangat pandai dan kritis terhadap isu-isu terkini—malah menjadi korban penipuan berkedok investasi.

    Mantan direktur badan usaha milik negara, yang seharusnya mengerti risiko dan seharusnya dapat membedakan mana perusahaan yang bonafide dan mana yang tidak, juga menjadi korban penipuan berkedok investasi.

    Apabila orang-orang pandai yang mempunyai akses terhadap informasi menjadi korban penipuan lantas bagaimana rakyat kecil yang tidak terpelajar?

    Penipuan berkedok investasi memancing orang yang serakah dan desperate dengan janji akan imbal hasil (return) yang tinggi. Bukankah berdasarkan prinsip let the buyer beware, investor seharusnya berhati-hati dengan membaca fine print secara saksama sebelum melakukan investasi?

    Di dunia yang ideal, memang hal ini yang seharusnya terjadi. Namun, negara dengan masyarakatnya yang belum benar-benar mengerti seluk-beluk investasi bukanlah dunia yang ideal.

    Orang-orang yang menjadi korban tidak mempunyai cukup data dan informasi untuk membedakan mana investasi yang kredibel dan yang tidak.

    Akibatnya, bisnis penipuan berkedok investasi dengan mudah memancing orang yang nekat (desperate) akan janji imbal hasil (return) yang tinggi.

    Apa yang menjadi taktik dari perusahaan berkedok investasi ini? Mereka tahu bahwa sikap manusia adalah serakah dan tidak pernah merasa cukup.

    Skema modern

    Perusahaan-perusahaan investasi bodong tersebut tahu bahwa jika para investor awal mendapatkan return sesuai dengan yang dijanjikan, mereka akan cenderung menginvestasikan kembali hasil dari uang tersebut dan bahkan akan membawa keluarga, teman, atau relasinya untuk turut berinvestasi di perusahaan tersebut. Akibatnya, jumlah kerugian juga cenderung membengkak.

    Skema dasar dari berbagai penipuan berkedok investasi adalah skema Ponzi, yaitu penipuan yang menjanjikan return luar biasa besar yang sebenarnya didapatkan dari uang investor lain yang menginvestasikan uangnya belakangan dan bukan dari hasil pengelolaan uang para investor tersebut.

    Investor awal akan mendapatkan keuntungan karena langsung mendapatkan pengembalian sehingga terdorong untuk menginvestasikan lebih banyak lagi, sedangkan investor yang masuk belakangan akan lebih rentan terhadap ketiadaan return tinggi tersebut.

    Nama Ponzi sendiri diambil dari nama Charles Ponzi, imigran asal Italia yang menggunakan teknik ini untuk melakukan penipuan besar-besaran di Amerika Serikat pada tahun 1919-1920 dan 1926-1934.

    Model lain yang memiliki kesamaan dengan skema Ponzi adalah skema piramida. Dalam skema ini, perekrutan terhadap investor baru merupakan sumber dari pengembalian investasi Anda.

    Investor yang merekrut investor baru akan mendapat keuntungan langsung dari upayanya tersebut.

    Selain kedua skema di atas, masih ada beberapa skema modern yang bisa disebut sebagai skema turunan dari skema di atas. Misalnya, arisan berantai atau money game.

    Arisan berantai adalah skema piramida yang disebarkan dalam bentuk surat kaleng dan besaran investasi yang kecil.

    Kedua, high yield investment programme, yaitu investasi dengan modal awal kecil yang menjanjikan tingkat pengembalian fantastis serta komisi atas usaha Anda mengajak orang lain untuk bergabung. Skema ini banyak dikenal dengan “bank gelap” di Indonesia.

    Ketiga, penipuan berkedok penggarapan lahan agrobisnis, seperti QSAR dan Ibist. Keempat, penipuan yang berkedok perdagangan valuta asing.

    Kelima, berkedok lowongan pekerjaan yang mengharuskan Anda membayar untuk pelatihan atau justru meminta Anda memasukkan uang terlebih dahulu sebagai prasyarat.

    Bagaimana caranya menghindari jenis-jenis penipuan seperti di atas? Anda dapat mengidentifikasinya apabila menemukan beberapa ciri yang disebutkan di bawah ini:

    Pertama, hati-hati apabila the offer sounds too good to be true. Jika penawaran investasi tersebut memberikan “janji-janji surga” akan imbal hasil tinggi di atas rata-rata pasar dalam jangka waktu yang relatif singkat, kemungkinan besar penawaran tersebut memang hanyalah “janji-janji surga”.

    Kedua, taktik penjualan yang memaksa (high pressure sales tactics.) Jangan langsung termakan bujuk rayu penjual yang memaksa Anda untuk membuat keputusan saat itu juga, sekalipun penjual itu adalah orang yang Anda kenal baik sejak lama.

    Ketiga, baik perusahaan investasi maupun basis investasinya (underlying investment) tidak jelas. Perusahaan investasi tipuan biasanya akan menunjukkan kepada Anda profil perusahaan yang tampak profesional dengan harapan dapat meyakinkan Anda akan kredibilitas mereka.

    Namun, apabila Anda baca dengan saksama, terdapat banyak kejanggalan. Kejanggalan itu antara lain ketidakjelasan manajemen pengurus, kinerja investasi, maupun laporan keuangan yang lengkap dan sudah diaudit.

    Keempat, ketiadaan izin penawaran investasi dari lembaga pengawas. Bank Indonesia bertindak sebagai regulator perbankan, sedangkan Bapepam-LK bertindak sebagai regulator lembaga keuangan bukan bank.

    Dua lembaga tersebut memiliki kewenangan untuk mengawasi investasi yang ditawarkan melalui lembaga keuangan nonbank maupun perbankan.

    Sayangnya, dua lembaga di atas tidak memiliki kewenangan atas produk investasi yang ditawarkan oleh lembaga nonkeuangan sehingga muncullah no man’s land yang rentan digunakan untuk penipuan berkedok investasi.

    Anda sepatutnya berhati-hati bila menerima penawaran investasi tanpa izin dari salah satu lembaga pengawas di atas.

    Anda korban?

    Apabila telah menjadi korban penipuan berkedok investasi, apa yang harus Anda lakukan?

    Pertama, Anda harus melaporkan kepada pihak yang berwajib. Berikan keterangan selengkap mungkin, seperti siapa yang menghubungi Anda dan bagaimana orang tersebut menghubungi Anda.

    Semakin lengkap informasi yang Anda berikan, semakin mudah terbaca pola dan jejaringnya. Setelah itu, Anda harus menghubungi divisi legal dari Bapepam-LK serta pengacara yang khusus menangani kasus sejenis.

    Selanjutnya, ajukan tuntutan hukum terhadap para pelaku penipuan. Keputusan Anda untuk menempuh jalur hukum mungkin tidak akan mengembalikan jumlah uang Anda yang telah raib.

    Akan tetapi, tindakan Anda ini akan meningkatkan kesadaran di kalangan publik. Pihak berwajib akan terdorong untuk mengambil tindakan dan masyarakat lain akan lebih berhati-hati dengan tawaran-tawaran investasi sejenis.

    Mungkin sekarang Anda bertanya-tanya, “Jadi, apa saja yang telah dilakukan oleh regulator, pemerintah, dan DPR kita selama ini?” Sebagian besar dari mereka terlena dan merasa ini bukanlah tanggung jawab mereka.

    Yang lebih tragis, ada anggota Dewan yang seharusnya mengawasi sektor keuangan justru ikut menjadi korban penipuan.

    Apa pun alasannya, penipuan berkedok investasi haruslah diberantas di Indonesia. Bapepam-LK, Departemen Perdagangan, Bank Indonesia, dan DPR bertanggung jawab untuk melindungi orang yang miskin, tidak berdaya, dan tidak mempunyai informasi.

    Kita semua harus berusaha bersama-sama untuk menghentikan praktik penipuan ini yang secara terus-menerus mengerosi kepercayaan masyarakat terhadap dunia investasi secara keseluruhan.

    Regulator dan seluruh lapisan masyarakat perlu berdiri dan mengatakan, “Cukup sudah praktik penipuan berkedok investasi seperti ini.”

    Perusahaan-perusahaan seperti ini bukan saja harus dilarang secara hukum, tetapi juga harus dilakukan penindakan dan diproses secara hukum.

    Salah satu kalimat yang paling sering dikutip di Wall Street adalah kalimat yang diucapkan Gordon Gekko dalam film Wall Street, “Serakah itu baik.”

    Namun, janganlah karena kalimat ini akal sehat Anda menjadi silau oleh ketamakan akan iming-iming hasil yang tinggi serta ketakutan akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil tinggi dari investasi itu.

    Ingatlah pula kalimat yang diucapkan Henry David Thoreau bahwa kebaikan adalah satu-satunya investasi yang tidak pernah gagal. (*)

  14. Saya tunggu2 kemana nich ” Lihan-Hary Center ” koq nggak nongol lagi ??

    Ternyata kelompok yg juga berniat menipu dengan mnggunakan no HP orang lain. Blo’on juga ….!

  15. BERITA TERKINI COPY PASTE DARI BANJARMASIN POST

    Senin, 7 Desember 2009 | 17:49 WITA

    SENIN, BPOST – Petugas Polda Kalsel, sampai Senin (7/12) masih terus melakukan penyelidikan terhadap Lihan. Kapolda Brigjen Dr Untung S Rajab mengatakan setiap pengakuan Lihan terus mereka telusuri, termasuk pengakuan aset-asetnya.

    Kapolda juga menuturkan ketika Lihan dikabarkan memiliki sertifikat obligasi, pihaknya langsung menelusuri dan ternyata bukan kepunyaan dia.

    “Katanya, Lihan juga punya 10.000 krat berlian. Setelah kami cek ternyata tidak ada,” papar Kapolda.

    Berdasar hasil pengecekan ke lapangan yang tidak sesuai ini maka patut disangkakan ada pelanggaran hukum, kemungkinan dia lakukan penipuan atau pengelapan atau pelanggaran UU Perbankan Syariah atau mungkin pencucian uang karena dia punya perusahaan-perusahan.

    Sementara Lihan ditemui di Mapolda saat digiring mengenakan baju kaos belang-belang berkerah yang dilapis dengan baju tahanan berwarna biru mengatakan dirinya yakin bisa bayar asalkan diberi keleluasaan.

    “Kalau sudah begini bagaimana lagi,” ungkapnya sambil berjalan didampingi oleh pihak penyidik.(irfani rahman)

  16. Copy Paste Dari MEDIA INDONESIA

    Senin, 07 Desember 2009 14:31 WIB

    BANJARMASIN–MI: Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menangkap pengusaha intan terkenal sekaligus Komisaris PT Tri Abadi Mandiri Lihan karena diduga menipu
    sebesar Rp817 miliar dengan kedok bisnis investasi syariah.

    Lihan yang dikenal memiliki intan sebesar bola pingpong bernama Putri Malu itu resmi menjadi tahanan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak sabtu (5/12). Tersangka ditangkap saat berada di Jakarta setelah dikabarkan menghilang beberapa bulan seiring tersendatnya pembayaraan fee atas investasi dan pengembalian dana yang dihimpunnya dari 3.475 pemodal (masyarakat).

    Kepala Polda Kalsel Brigjend Untung S Rajab didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel Abdul Taufieq, dalam keterangan pers, Senin (7/12), dalam keterangan persnya mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan tersangka terbukti melakukan penipuan, pencucian uang, penggelapan, serta pelanggaran undang-undang perbankan Syariah.

    “Kasus ini sudah kita selidiki sejak lama, karena menyangkut masyarakat banyak dengan nilai kerugian cukup fantastis ratusan miliaran rupiah,” katanya.

    Dari hasil penyelidikan tim, berbagai kegiatan usaha yang dikelola PT Tri Abadi Mandiri, di antaranya bisnis intan hingga ke manca negara itu ternyata fiktif. Sedangkan sejumlah usaha yang dibangun di berbagai bidang diduga merupakan upaya untuk melakukan pencucian uang.

    “Penahanan terhadap tersangka juga dimaksudkan untuk menyelamatkan aset-aset agar
    kerugian masyarakat dapat ditekan,” ujar Kapolda.

    Polisi kini juga mulai menginventarisasi aset-aset milik Lihan di sejumlah daerah. Untuk penanganan kasus itu, Polda kalsel berkerja sama dengan kejaksaan tinggi , Bank Indonesia dan PPATK.

    Bisnis Lihan berupa penggalangan dana masyarakat berkedok bisnis intan dengan perjanjian pembagian keuntungan (bagi hasil) 60:40 per bulan. Bisnis di bawah naungan PT Tri Abadi Mandiri dimulai pada 2001 dan mampu menarik dana Rp817 Miliar dari 3.475 warga dari berbagai daerah.

    Sementara itu, Lihan saat ditemui di kantor Polda Kalsel masih yakin bisnisnya bisa berjalan dan dapat mengembalikan dana para investor. “Tidak begitu banyak berpengaruh pada usaha saya seperti kerja sama dengan pihak Merpati. Tetapi karena saya ditahan maka ruang gerak saya untuk menyelesaikan masalah terbatas,” tuturnya. (DY/OL-01)

  17. Copy Paste dari MEDIA INDONESIA
    Selasa, 08 Desember 2009 15:48 WIB

    Polda Kalsel Periksa 18 Kolektor Pengusaha Intan Lihan

    BANJARMASIN–MI: Setelah menangkap dan menahan Komisaris PT Tri Abadi Mandiri Lihan terkait kasus dugaan penipuan Rp817 miliar, Polda Kalimantan Selatan kini memeriksa 18 kolektor atau penggalang dana pengusaha intan tersebut.

    Kepala Polda kalimantan Selatan (Kalsel) Brigjen Untung S Rajab, Selasa (8/12), mengatakan tim penyidik Polda Kalsel mengatakan, para kolektor diperiksa sebagai bagian dari pengembangan kasus itu.

    Hingga saat ini petugas telah memeriksa 18 kolektor skala besar, dari ratusan kolektor yang menjadi kaki tangan pengusaha intan terkenal asal Kalsel tersebut. Pemeriksaan terhadap para kolektor dilakukan di kantor Polda Kalsel, Polres Banjabaru, dan Polres Banjar.

    Menurut catatan tim penyidik Polda Kalsel, tercatat 3.475 orang warga menjadi korban praktik dugaan penipuan berkedok bisnis intan yang dijalankan tersangka Lihan. Kerugian para penanam modal diperkirakan mencapai Rp817 miliar.

    Berdasarkan pantauan, pascaditangkapnya Lihan, ribuan penanam modal resah. Mereka mendesak dana yang ditanamkan dalam bisnis tersangka melalui tangan kolektor dapat dikembalikan. Pada bagian lain, pihak kepolisian juga telah menyita harta dan sejumlah aset milik Lihan di berbagai daerah. (DY/OL-01)

  18. Terjerat Kasus Dugaan Penipuan
    Pengusaha Intan U Lihan Ajukan Penangguhan Penahanan
    Selasa, 08 Desember 2009 06:50 WIB

    BANJARMASIN–MI: Penasihat hukum U Lihan, Masdari Tasmim menyatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan istri Lihan, menyusul penahanan yang dilakukan Ditreskrim Polda Kalsel sejak Minggu (6/12) malam.

    Sebagaimana informasi yang berhasil dihimpun di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (7/12), permohonan penangguhan penahanan atas Lihan yang kini meringkuk di tahanan Mapolda Kalsel itu, terkait sangkaan atau dugaan pelanggaran hukum berupa penipuan, penggelapan dan Undang-Undang Tentang Perbankan.

    “Kami masih menunggu tanggapan pihak Polda Kalsel menanggapi permohonan penangguhan penahanan dari status tahanan di Mapolda Kalsel menjadi tahanan rumah atau tahanan kota,” kata Masdari dalam sebuah dialog di televisi lokal. U Lihan adalah seorang pengusaha intan asal Martapura.

    Dengan adanya penangguhan penahanan itu, diharapkan Lihan dapat melakukan usaha-usaha negosiasi dengan para mitra kerja bisnis untuk menarik dana dan mengembalikan dana milik ratusan investor yang telah menanamkan modal dan sekitar sebulan terakhir terus menanti pengembalian dana di rumah U Lihan.

    Dalam dialog dengan Duta TV Banjarmasin yang berlangsung interaktif itu, sejumlah pemirsa termasuk para investor berharap proses pengembalian dana mereka bisa berlangsung dengan lancar, jangan sampai setelah Lihan ditahan semuanya menjadi buyar.

    “Saya berharap proses pembayaran atau pengembalian uang kami bisa tetap terbuka,” kata seorang wanita yang mengaku menginvestasikan dananya sebanyak Rp500 juta.

    Seperti diinformasikan selama ini, dalam dua bulan terakhir persoalan keuangan dialami Lihan yang dikenal sebagai penampung dana warga masyarakat dengan praktik kerja sama dalam bentuk investasi usaha intan.

    Kapolda Kalsel Brigjen Untung S Rajab dalam keterangan pers mengatakan, Lihan ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak penyidik Polda Kalsel mengumpulkan berbagai informasi dan bukti terkait dengan kegiatan usaha yang dilakoni pemilik intan berukuran besar bernilai miliaran rupiah yang diberi nama Putri Malu itu.

    Bersama tersangka, pihak Ditreskrim Polda Kalsel juga menyita sejumlah barang bukti seperti personal komputer dan berbagai dokumen terkait dengan kegiatan usaha yang dilakukan warga Cindai Alus, Martapura.

    Dalam keterangannya, Kapolda Kalsel mengatakan, praktik investasi yang dilakukan oleh pengusaha yang sebelumnya mengaku punya sejumlah perusahaan dan saham baik di dalam maupun luar negeri itu dalam perhitungan sementara berhasil mengumpulkan dana dari para investor lebih dari Rp800 miliar.

    Setelah menjalani proses pemeriksaan awal, dijadwalkan Selasa (8/12) pihak penyidik kembali melanjutkan proses pemeriksaan dan dikatakan ada kemungkinan jumlah tersangka berkembang tergantung keterangan dan bukti yang ditemukan.

    Bahkan disebutkan untuk mengungkap aliran dana yang berlangsung selama ini, tidak tertutup kemungkinan polisi akan meminta bantuan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). (Ant/OL-03)

  19. PENJERUMUSAN UMAT ……

    Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
    – Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
    – Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
    – Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
    – Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
    Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
    Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………

    Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq

    Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.

    Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
    Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
    Klise ……

    Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi penyebabnya ……. ???

  20. Berita KOMPAS. Rabu,9 Des. 2009

    klik disini :
    http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/09/03513277/Pengusaha.Ditahan#posting

    ” Penangguhan penahanan Lihan tidak disetujui penyidik ”

    Pengacara Lihan minta penangguhan penahanan dengan alasan agar Lihan bisa leluasa mengurus dana dengan rekan bisnisnya.
    Lucuuuuuuuuuuuuu ….!
    Di era maju pesatnya tehnologi komunikasi dan informasi Lihan mau mengurus duit berlama2. kenapa tidak via tilpon atau komunikasi lainnya aja ? sekarang kan bukan jaman batu taaaadz ..! apa lagi sekarang Lihan sudah ditahan, apa susahnyaaaaa ..?? mestinya Lihan tinggal bilang aja ke pihak penyidik dia punya urusan bisnis dengan siapa ? pasti orang yg bersangkutan akan di datangkan oleh penyidik, itu biasa dan sangat mudah. Yg bikin susah karena dana yg diurus memang tdk ada. Nah .. buktinya sampai sekarang penyidik aja tdk tau Lihan berbisnis dengan siapa ?

    Bila penyidik tdk menyetujui penangguhan penahanan, itu karena penyidik lebih cerdas dari pengacaranya Lihan. apa lagi selama dalam pemeriksaan Lihan selalu dan selalu memberikan keterangan kebohongan.
    Yaaach … nyatanya sekarang masih banyak orang bego. atau berpura2 bego … padahal blo’on (apa bedanya ??)

  21. To Rianz, siapakah anda?? sekian banyak blog yg kami telusuri tak lepas dari comment anda yg kritis
    akan Investasi UL, bisa dikatakan dimana ada Lihan disitu ada comment anda, bila berkenan kami ingin berkenalan lebih dekat dengan anda??

    • @Hendri NH
      Apa nggak terbalik nih ! lucunya yg mau kenalan gak mengenalkan diri lebih dulu. etikanya nggak begitu kan ?

      Ok ! Saya Rianz di Martapura.

      Kalimat anda lugas dan cukup tegas tapi pada akhir kalimat anda yg intinya ingin berkenalan, tapi koq pake tanda tanya (??) dibelakang. Maksudnya ???. meragukan !

      Yups ! Saya salah satu diantaranya org yg mengkritisi kegiatan yg pasti akan menyusahkan masyarakat ini. Kita buktikan nanti asal anda rajin baca berita di media2.

      Anda orang pro Lihan ??, nggak ada yg melarang anda berada diposisi mana ? Lanjut aja .

      Salam kenal juga
      Rianz

  22. Copy paste dari Banjarmasin Post
    Senin, 14 Desember 2009 | 07:56 WITA

    Lihan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

    MARTAPURA, SENIN – Senin (14/12) ini, para investor Lihan merapatkan barisan. Mereka menggelar pertemuan di GOR Putri Malu, Cindaialus, Martapura, Banjar.

    Untuk mengantipasi terjadinya ‘penyusupan’, panitia mewajibkan peserta menunjukkan salinan surat perjanjian dan KTP (kartu tanda penduduk). “Penggagasnya antara 50 hingga 60 orang, spontanitas saja. Pertemuan akan menyosialisasikan pembentukan Forum Komunikasi Investor Lihan,” kata salah seorang penggagas, Yusnizal kepada BPost, Minggu (13/12).

    Mengenai agenda pertemuan, dia mengatakan untuk menampung aspirasi sekaligus menyatukan sikap menghadapi permasalahan yang membelit Lihan.

    Soal permohonan penangguhan penahanan? “Sementara belum ke arah situ. Semua tergantung hasil pertemuan untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi semua,” ujarnya.

    Pertemuan direncanakan dimulai pukul 10.00 Wita. “Kami harapkan yang hadir tidak melakukan hal-hal yang mergikan. Pertemuan tujuannya menampung aspirasi, sehingga hendaknya datang dengan niat baik pula,” kata Yusnizal.

    Kapolsek Martapura Kota, AKP M Yusuf ketika dihubungi mengatakan akan mengamankan pertemuan dan aset yang dimiliki Lihan. “Silakan bertemu, asalkan jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Perintah pimpinan, jika terjadi keributan, harus dibubarkan,” tegasnya.

    Bersamaan dengan pertemuan itu, Lihan direncanakan menjalani pemeriksaan kejiwaan. “Kita akan periksa kejiwaan Lihan. Psikologisnya kita periksa. Keterangannya sering berubah,” kata Kanit III Sat II Eksus HAKI Polda Kalsel, Kompol Erry S.

    Menyinggung adanya permohonan penangguhan, Erry S mengaku ada yang telah mengajukan. “Itu hak mereka, tetapi pemeriksaan masih terus berlangsung,” tegasnya.
    (dwi/gg)

  23. Copy Paste dar Banjarmasin Post
    Senin, 14 Desember 2009 | 08:09 WITA

    ” Tak Ada yang Berani Jamin Lihan ”

    BANJARMASIN, SENIN – Pengajuan penangguhan Lihan yang disampaikan pihak Lihan, melalui penasihat hukumnya beberapa waktu lalu, belum direspon pihak penyidik.

    Sumber Metro Banjar menuturkan, dalam pengajuan penangguhan penahanan itu tak ada yang mau menjadi penjamin Lihan. Malah penasihat hukum Lihan tak berani menjadi penjamin.

    Menurut sumber lagi, belum diresponnya penangguhan penahanan terhadap Lihan ini karena pihak penyidik masih berupaya keras merampungkan berkas Lihan.

    “Pemeriksaan terhadap Lihan ini belum selesai, sehingga pihak penyidik masih perlu memintai keterangan Lihan secara lebih detil,” ujarnya.

    Ketika penangguhan penahanan itu ditanyakan kepada Kanit III Sat II Eksus Haki Kompol Erry S, dia mengatakan itu hak yang bersangkutan.(bpg)

  24. BACA BERITA DIATAS ….!

    Hayooooo …! mana nih .. kesetiaan para cecunguk/kaki tangan yg selalu membela Lihan, kesetiaan anda sedang diuji agar mau menjadi SUKARELAWAN atau PAHLAWAN sebagai jaminan demi membela sang Raja Bo’ong

    Yaaach … ! Yakin dech pasti pada lari semua.

  25. Copy paste Banjarmasin post online
    Rabu, 16 Desember 2009 | 05:54 WITA

    “Lihan Tak Hadiri Pemakaman Ibu”

    BANJARMASIN, RABU – Rencana tes kejiwaan terhadap Lihan pada Selasa (15/12) kembali gagal. Ini karena ada kabar mengejutkan dari luar tahanan.

    Lihan kembali mendapatkan cobaan berat. Ibunya, Hajjah Siti Aisyah, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Lianganggang RT 3 Kecamatan Batibati Kabupaten Tanahlaut, Selasa pagi. Siti diperkirakan meninggal karena sakit dan stres memikirkan Lihan.

    Penasihat hukum Lihan, Masdari Tasmin, mengatakan kliennya mendapat kabar duka dari penyidik Polda Kalsel. “Sekitar pukul 09.00 Wita, dari keluarganya,” terang Kanit II Haki Kompol Erry S.

    Penyidik pun mengeluarkan Lihan dari sel tahanan ditreskrim. Dengan mengenakan kaos kerah motif garis-garis, Lihan dibawa ke ruang penyidik di lantai II di mana dia biasa menjalani pemeriksaan. Selanjutnya pria kelahiran 1974 tersebut diberitahu ibunya meninggal dunia.

    “Lihan langsung menangis. Dia syok dan menangis terus,” beber Masdari yang mendampingi kliennya saat itu.

    Setelah kondisinya agak membaik, Lihan kemudian dibawa ke tempat jenazah ibunya disemayamkan. Rombongan tiba sekitar pukul 11.00 Wita.

    Waktu melihat jenazah ibunya, Lihan langsung syok. Dia langsung memeluk tubuh almarhumah. “Dia kembali menangis dan akhirnya pingsan di depan jenazah,” terang Masdari.

    Beberapa anggota keluarga dan penyidik menjemput seorang ahli medis yang ada di sekitar rumah. Oleh ahli medis, penyidik disarankan membawa Lihan ke rumah sakit. “Kita bawa ke RS TNI Angkatan Udara Syamsuddin Noor, Banjarbaru. Lihan sempat diberi oksigen oleh petugas rumah sakit,” terang Masdari.

    Setelah mendapat perawatan sekitar satu jam, sekitar pukul 13.30 Wita, Lihan dirujuk ke RSU Bhanyangkari, Jalan A Yani Kilometer (Km) 4, Banjarmasin, dengan menggunakan mobil ambulans.

    Hingga pukul 17.00 Wita, Lihan terbaring di ranjang rumah sakit. Dia tidak dapat menghadiri pemakaman ibu tercinta.
    Matanya terpejam dan tangannya diinfus. Sang istri, Jamratul Adawiyah, terus mendampingi.

    “Saya sendiri belum berani berkomunikasi dengan Lihan,” ujar Masdari.
    (bpg)

  26. Copy paste dari Banjarmasin Post On Line
    Kamis, 17 Desember 2009 | 07:09 WITA

    “Polisi Sita Saham Lihan”

    BANJARMASIN, KAMIS – Jajaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Polda Kalsel terus bergerak mengamankan aset yang diduga milik Lihan, pengelola investasi asal Cindaialus, Martapura, Kabupaten Banjar.

    Sedang pemeriksaan dihentikan sementara karena tersangka pengumpulan dana masyarakat tersebut sakit. Lihan pingsan saat memeluk tubuh ibunya, Hajah Siti Aisyah, yang meninggal Selasa (15/12) pagi.

    “Kami telah menyita 12 saham Lihan di beberapa perusahan,” kata Wakil Direktur Reskrim AKBP Kliment Dwi Kurjanto, Rabu (16/12), seraya meminta BPost mengonfirmasi rinciannya kepada penyidik.

    Kanit II Haki Sat II Ekonomi Khusus Kompol Erry S memaparkan perusahaan tersebut adalah PT Lihan Jaya Semesta, PT Lihan Jaya Sarana, CV Mawar, CV Runaway Berkah Utama, CV Lihan Smart Prima, PT Alhamdulillan, PT Handruf Telematika, PT Ira Visual Multimedia, PT Lima Maha Karya, CV Lihan Jaya Kubersama, PT Tri Abadi Mandiri dan PT Ajal. Namun untuk saham di PT Ajal belum dapat dipastikan kepemilikannya.

    “Kami meminta agar saham Lihan di perusahaan tersebut dikeluarkan kemudian dananya dimasukkan ke rekening Lihan dan selanjutnya disita. Ini agar perusahaan tersebut tidak mendapat masalah,” beber Erry.

    Proses tersebut harus melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa. Itu sesuai Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan.

    Disinggung mengenai nilai saham di setiap perusahaan, menurut Erry, relatif kecil yakni sekitar Rp 200 juta.

    Dana terbesar yang ditanamkan Lihan cuma ada di maskapai penerbangan Merpati yakni Rp 15 miliar. Dengan Merpati, Lihan hanya melakukan kerja sama operasional (KSO). “Di sini Lihan mendapatkan bagi hasil Rp 350 juta per bulan,” tambah Erry.

    Padahal berdasarkan temuan penyidik, Lihan berhasil mengumpulkan seditinya Rp 817 miliar dari 3.475 pemilik modal.

    Kuasa hukum Lihan, Masdari Tasmin, mengatakan tidak mempermasalahkan penyitaan saham Lihan. “Asalnya sesuai KUHP seperti ada berita acara penyitaannya. Namun sampai saat ini kita tak menerima surat pemberitahuan penyitaan,” beber Masdari. (bpg)

  27. UNTUK SEMUA INVESTOR. AWAAAAS … WASPADA …! ADA PENGHIANAT …

    DIAM – DIAM ADA 2 ORANG YG BERUSAHA MENYITA ASSET LIHAN …. !

    Baca Berita dibawah , copy paste dari Banjarmasin Post
    Jumat, 18 Desember 2009 | 08:08 WITA

    MARTAPURA, JUMAT – Diam-diam ada dua orang yang berusaha menyita aset Lihan. Mereka mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Martapura.

    Gugatan pertama diajukan Imam Kurniawan pada Senin, 9 Desember 2009. Dalam berkas gugatan bernomor 13/PDT/G/2009/PN MTP, Imam berharap dapat menyita rumah Lihan dan Lapangan Bulutangkis Putri Malu di Desa Batung, Cindaialus, Martapura.

    Sedangkan gugatan kedua masuk Rabu, 16 Desember 2009, dan diberi nomor 14/PDT/G/2009/ PN MTP. Pemohon penyitaan aset Lihan adalah Sugihartono. Dia ingin menyita rumah Lihan di Kota Santri, Guntung Manggis dan Rumah Sakit Mawar di Jalan Panglima Batur, Banjarbaru.

    Humas PN Martapura, Jarod Widiatmono, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan sidang kedua gugatan. Untuk gugatan Imam dijadwalkan 28 Desember 2009.

    “Surat undangan persidangan sudah disampaikan juru sita Imansyah kepada tergugat Lihan di rumahnya Cindaialus. Tetapi, rumah tergugat tertutup rapat sehingga surat disampaikan melalui kantor desa yang diterima Sekdes Sumijaya,” terang Jarod, Kamis (17/12).

    Disinggung status penggugat, Jarod mengaku tidak mengetahui persis apakan pemodal atau tidak.

    Sementara itu agar penyitaan dana Lihan di 12 perusahaan lancar, penyidik Ditreskrim Polda Kalsel menyurati pihak manajemen.

    Ke-12 perusahaan tersebut adalah PT Lihan Jaya Semesta, PT Lihan Jaya Sarana, CV Mawar, CV Runway Berkah Utama, CV Lihan Smart Prima, PT Alhamdulillah, PT Handruf Telematika, PT Ira Visual Multimedia, PT Lima Maha Karya, CV Lihan Jaya Kubersama, PT Tri Abadi Mandiri dan PT Ajal.

    Kanit II Kompol Erry S, mewakili Kasat I AKBP Helfi Assegaf, Kamis (17/12), berharap para pemilik perusahaan segera melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mengeluarkan saham Lihan.

    Dengan adanya pencairan, pihak kepolisian dapat lebih mudah melakukan penyitaan. Selain itu, pihak perusahaan terbebas dari kasus yang membelit Lihan.

    Penyidik juga menyurati kementerian BUMN. Ini karena Lihan melakukan kerja sama operasional (KSO) dengan maskapai penerbangan Merpati. Di perusahaan ini, Lihan menanam modal Rp 15 miliar

    • “[Kanit II Kompol Erry S, mewakili Kasat I AKBP Helfi Assegaf, Kamis (17/12), berharap para pemilik perusahaan segera melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mengeluarkan saham Lihan.]”

      Dangarakan Ujar Sidin, lakasi rapat. nyaman lakas tuntung. takutannya kalu pina bubuhan nang rapat ni umpat jua ka Lihan. dimapa handak rapat amun darah tinggi kumat barata’an, bulikan rapat satruk!

      lagi nyamannya pina kipas-kipas, imbah bamasalah pulisi nang minik.
      kada papa pak pulisi ai.
      hidup sudah banyak masalah, bertambah satu masalah ya KADA MASALAH.

      minik naning pambakal mamikirakan…..

  28. RAJA-RAJA TERKENAL

    1. Rhoma Irama : Si Raja Dangdut
    2. Elvis Presley : Si Raja Rock’n Roll
    3. Michel Jackson : Si Raja Pop
    4. Tarzan : Si Raja Rimba
    5. Lihan : Si Raja Riba eh..Si Raja Tipu

    Aiiiih .. Raja a’a nih !

  29. Selain menyengsarakan ribuan masyarakat , dampak yang ditimbulkan oleh penipuan berkedok investasi syariah ini tidak ada bedanya dengan dampak ulah teroris di indonesia yaitu sama sama memalukan umat islam.

    Inilah yg dinamakan bencana kemanusiaan yg timbul akibat ulah beberapa orang Predator yg mengorbankan ribuan investor.

  30. Copy paste dari :
    http://eteg46.blogspot.com/2009/01/keberuntungan-sang-pemula.html

    08 Januari 2009
    KEBERUNTUNGAN SANG PEMULA

    Pada pikiran para pemula terdapat banyak kemungkinan, tetapi pada pikiran para ahli
    hanya ada sedikit kemungkinan Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apapun tentang sesuatu, tetapi mempunyai pikiran yang terbuka, akan memercayai kemungkinan apapun, karena bagaimana mungkin dia bisa meragukan sesuatu yang tidak diketahuinya ?
    Mereka masih lebih terbuka untuk mempelajari hal-hal baru, yang mungkin saja sebetulnya juga merupakan sesuatu yang baru bagi yang sudah berpengalaman.
    Mereka menyambut pembelajaran dengan ramah, lebih cepat dan lebih bersemangat daripada mereka yang telah berpengalaman.
    Begitupun dengan aku, diawali cerita ditahun 2006 yang telah lalu..hadir seorang Ustad Darmawan Saputra yang telah memberikan pencerahan hidup bagi aku dan mungkin bagi kebanyakan teman-teman di komplek tempat tinggal aku. Mengajak ikut berbisnis INVESTASI wao.. itu memang sesuatu yang baru..bagi aku yang notabene seorang PNS yang kerjanya melayani masyarakat di tingkat Kecamatan.
    Bermodal nekat dan tekat ingin maju..sebuah mobil Daihatsu Feroza aku gadaikan sebesar Rp. 49.000.000,-,, luar biasa efek yang aku ambil waktu itu..Spekulasi..itu pasti bahkan sang isteri dan rekan-rekan dikantor pun ngomong kalo aku nekat, bodoh, atau apapun itu..cuman yang ada hanya keyakinan diri..”bila kedengarannya logis mengapa tidak kita coba ?”
    Investasi Intan yang dijalankan oleh Ustad Lihan, Ustad Darmawan Saputra Cs di PT Tri Abadi Mandiri..benar-benar membuat semua orang terkesima..pihak perbankan, pemerintah daerah bahkan seorang menteri pun dibuat terpesona..apalagi aku ya..
    Kini 2 tahun telah berlalu..alhamdullillah sekarang aku sudah punya 2 buah rumah dan 4 buah mobil baru 2 unit Daihatsu Xenia Li VVTi Tahun 2008,1 unit Toyata Yaris Tipe E tahun 2008, dan terakhir 1 unit daihatsu Terios Elegant tahun 2009..alhamdullillah..mimpi pun tidak memilikinya..tapi semua udah diatur oleh ALLAH SWT.. tinggal gimana cara mensyukurinya..insyaallah target aku adalah menunaikan rukun Islam yang ke 5 yakni pergi ketanah suci.. amin..
    Ketika aku memulainya mungkin ini yang kurasakan..dan dirasakan oleh kawan-kawanku..
    Tidak seperti orang yang telah sering mengalami kesulitan dan kegagalan dalam sebuah usaha, para pemula seperti aku tidak terbesit sedikitpun rasa khawatir atau rasa takut dengan bisnis yang sekarang ini aku jalani..justru..aku makin giat mencari dan terus mencari peluang yang aku yakin setiap peluang itu selalu menunggu bahaya yang siap mengancam aku dimana pun itu,,
    Mungkin kata ini yang selalu tersirat didalam hati..
    Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai Tetapi banyak mencoba, daripada kepada mereka yang pandai Tetapi tidak bertindak apa-apa
    Diposkan oleh teguh blog di 22:26

  31. .
    Baca tulisan diatas

    Bahwa Ustadz Lihan dan Ustadz Darmawan Saputra melakukan bisnis intan di PT. TRI ABADI MANDIRI.
    Kedua Ustadz itu adalah jebolan Pesantren Darul Hijrah. Baca disini : http://yunizar84.blogspot.com/2007/11/ulama-intelektualitas-atau-pengakuan.html

    Ustad Darmawan Saputra yg diberitakan Banjarmasin Post rumahnya disegel warga adalah salah seorang kolektor besar

    Yaaaach … sama-sama bergelar Ustadz dan sama-sama jebolan Pesantren Darul Hijrah juga sama-sama menjalankan investasi syariah.

    Darul Hijrah memang TOOOOOOOP ….

  32. Bukan Lihan yang pintar tapi kalian yang bodoh.

    Hari gini mana ada investasi yg bisa memberikan hasil 10% per bulan. Kalo memang REAL, sudah makmur rakyat negara ini.

    Kalo mau ber investasi, siap untung harus siap rugi juga. Kalo dapat untung diam-diam sendiri tapi giliran rugi ributnya minta ampun.

    Apa masyarakat tidak belajar dari kasus voucher dulu????

    Jangan ngimpi supaya modal investasi balik. Silakan saja menghajar kolektor sampe mampus, tapi yang jelas jangan ngimpi modal 800 milyar bisa kembali.

    Banyak-banyak lah berdoa, dan minta ampun pada Tuhan karena telah serakah mengharapkan menjadi kaya dengan cepat tanpa bekerja.

    Semoga kejadian ini tidak berulang lagi

  33. Assalmualaikum

    perkenalkan saya Dian dari jogja
    saya mencari info bagi yg
    memiliki berlian dan
    ingin dijual dengan kisaran harga 10M
    mohon saya diberitahun dan infokan ke
    email saya : bhi_bho_milanisty@yahoo.com
    beserta contact person yg bisa saya hubungi
    trimaksih
    wassalam

  34. Posting tentang kebaikan-kebaikan Lihan yang lain dong, papabonbon. kok cuman satu postingan aja,bon?

    jangan-jangan termakan rayuan kolektornya Lihan juga ya, bon?

    kalau Lihan sih pada dasarnya baik. para kolektornya itu yang BRENGKSEKKKK.

  35. People as part of a panic attack sometimes produce challenge “catching any breathe” due to the fact of the worry
    consumers are feeling. patients, frequently believe that these are typically going crazy,
    even though they need to try to be reassured that having “crazy” feelings is truly an intellectual distortion and is definitely greatly distinct
    from individuals which might possibly be considered scientifically crazy.
    By way of example, the loss of a career or perhaps the change in living agreements can trigger anxiety.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s