Ketemu kang Sigit di Gubeng !

Minggu pagi, saya agak bergegas pulang dari tulungagung, karena kang sigit akan ada di gubeng. Dengan niat, kang sigit akan njagong di music station dari jam 2 siang sampai malam. oh ya, perkenalan, kang sigit ini dedengkotnya milis apresiasi-sastra. buat yang ingin belajar kenal dengan kang sigit, ini fotonya. foto lama, waktu di ultimus bandung, tahun lalu. kang sigit yang membungkuk, paling kiri.

foto diambil dari blognya kang Hernadi Tanzil

Agak bingung juga ketika kang sigit belakangan konfirmasi kalau acara di Gubeng ternyata hari senin tgl 19, bukan hari minggunya. :).

Senin, grusah grusuh urusan closing *cie, orang finance gitu lho* ba’da maghrib akhirnya ketemu juga dengan kang sigit. Ada gita gentong dan puthut e.a di sana. Obon sudah pulang duluan. Mengembalikan yayangnya ke rumah dulu :). Cak bono, sejak istrinya di sby, kemana mana selalu tampil berdua, hehehe :). Tim yang kompak. Jadi ingat slogan mimi lan mintuno.

Dodolllll, ternyata obon akan ikut jalan ke bali. Padahal waktu tadi pagi mau ke kantor sudah mikir mikir, bawa baju cadangan nggak ya ;). Secara istri juga sedang mudik ke glenmore. Jelas jelas kalau ke sana, akan naik kereta yang sama barengan kang sigit dan cak bono. Asik nih hehehe … Apalagi besok selasa libur. Klop kan :). Hyahahhaha. Ndilalah, memutuskan nggak ke banyuwangi. Kalau mau ke bali ke bali aja, kalau ke banyuwangi mah, itu memuaskan hasrat pribadi sajah. Hehehe … Jadi malu. Ya wis, memilih jadi jomblo untuk saat ini.

Tidak berapa lama, kang ali syamsudin dan mbak winarti datang. Ini anak dua melewati kami dengan santainya, sampai akhirnya kembali lagi … Hyahaha. Maklum panggung musiknya sudah usai. Jadi begitulah, kalau belum pernah bertatap muka, ya … Bisa kelewat kelewat gitu.

Seperti biasa, cak bondet a.k.a kang sigit acaranya bagi bagi buku. Jadi ingat waktu di tim 2 tahun lalu. Dapat eleventh minutes nya paulo cuelho, yang di indonesia baru diterbitkan beberapa bulan yang lalu. Kali ini jamaah milis yang berbahagia kebagian gretongan buku terbarunya kang sigit. Menyusuri lorong lorong dunia jilid 2. Ingat buku ini, jadi ingat hard facts dalam buku jilid satunya dulu sering saya gunakan untuk bahan debatan berkait soal soal kemajemukan budaya dan eksistensi kepercayaan yang berbeda.

  • tentang orang turki muslim di bulgaria
  • gereja bizantium yang harus dibangun di bawah tanah untuk menghindari penguasa turki usmani
  • kebijakan monogami di tunisia

Ah, kejutan apa lagi yang akan saya dapatkan dari kisah perjalanan kang sigit kali ini ?

aslinya sih, buku jild dua ini bersampul biru hehehe … maklum, gambarnya dapat dari sini

Pastinya, ngobrolnya dilanjoot di depot sederhana. Siyaaal, ini depot adalah salah satu icon wisata kuliner warisan jaman bung karno. Sudah beberapa kalo saya muter muter stasiun gubeng, gak pernah ketemu! Thank’s to kang ali syamsudin yang menunjukkan jalan yang benar pada kita. Kagak nyangka sama ini depot. Layaknya surabaya, warung yang enak, selalu tampil dekil, di bagian jalan yang gitu deh, tapi senantiasa ramai. Saya sih menikmati nasi goreng pedesnya, dan berjanji untuk kembali lagi hahahha ….. 🙂

Di warung bicara sastra lagi. Gosip gosip tentang proses goreng menggoreng sastra membuat beberapa karya best seller seperti ayat ayat cinta, laskar pelangi, saman jadi bahan pembicaraan. Benar benar ada politik supaya sebuah karya naik ke permukaan ataukah tipping point semacam itu memang hadir dengan sendirinya … ?

Waktu semakin malam. Secara kereta mutiara yang akan membawa kang sigit ke bali akan berangkat jam 22.35, kita ngeloyor balik ke stasiun. Tidak berapa lama, kereta pun tiba. Semua penghuni stasiun nyaris naik semua, karena ini memang kereta terakhir yang berangkat hari ini.

Adios kang sigit. Selamat jalan cak bono ! Tasnya kang sigit gede banget sih, hehehe :). Secara bisa dipakai jadi bangkunya dua orang. 1.5 m x 90 cm kali yah …. 🙂

Daag. Ketemu di bali ? Hehehe … Kang sigit akan stay di indonesia – sambil kluyuran ke mana mana tentunya – sampai tgl 21 juni 2008.

Enjoy your mudiks kang sigit … Muach muach … Hahaha …

baca juga :

    1. http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/21/Buku/buku01.htm
    2. http://masarcon.multiply.com/journal/item/24
    3. http://myhobbyblogs.com/book/2008/05/01/launching-dan-bedah-buku-menyusuri-lorong-lorong-dunia-jilid-ke-2/
    4. Iklan

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s