Rahasia Meede

baru selesai baca rahasia meede.  karena banyak perasaan yang tercakup ketika membacanya, papabonbon cuman bisa bilang kalo: “bukunya bagus, broer!”.  🙂 hahahha 3x. 

pastinya pada kagak puas yah, kalo cuman dibilang bagus doank!!!!.  bagusnya dimana, geto lho.  pasti jadi pertanyaan kan ?  ya gak…ya gak…  jadi untuk memuaskan kalian, berikut ini alasannya:

alasan subyektif:

  1. ini buku nyeritain tentang anak TN dan sepenggal kehidupan di asrama 🙂
  2. anak TN biar yang satu jadi anarkis dan satunya jadi intel, ternyata tetap cinta tanah air.  TN geto lho …:P

alasan obyektif:

  1. riset sejarahnya niat beneran!
  2. ironi bahasa, sindirian inteleknya asik berat
  3. buktinya saya bolos setengah hari buat nyelesaiin buku ini 🙂 bukti kalau papabonbon “mengalami beneran” tersihir pesonanya 😀

beberapa hal yg pokoknya harus dikritik 🙂

  1. narsis melayu urang awak ala minangnya masih menggebu gebu …:P  bung hatta, dan lingkar dalam teman pergaulan yg disebutkan di buku dan di blognya Eddry Sumitra masih sekitaran orang padang juga …  yg Jawa paling cuman Rudi Wijaya dan Agung Pribadi doank.
  2. sampai sampai emasnya pun kendati dari swarnadwipa, lokasinya pun harus di salido, sekitaran Padang juga.  eh, ini sejarah yah, jadi ya yah … bolehlah.  kendati jaman sekarang ini ketahuan kalau sekitaran halmahera justru kandungan emasnya paling kaya.  pun dibandingkan di papua atau cikotok ataupun daerah lain.
  3. orang mati yg muncul terlalu banyak, darah dan mayat dimana mana.  jika pun yang jadi otaknya adalah CSIS … eh, CSA nya suryolelono saingannya Anarki Nusantara ini bertentangan dengan pola lembaga think thank yang biasanya selalu memposisikan diri di belakang layar. padahal jelas jelas mereka belum siap mengadakan pemberontakan bersenjata.

yang terakhir, si kalek kok orangnya kawin ama lusi yang “kurang” religius yah, doi kan hobbynya clubbing.  padahal sebagai mantan anak harokah, saya tuh membayangkannya doi ketemu akhwat berjubah panjang yang keren, cantik, pinter nan aktivis.  😀

Iklan

23 thoughts on “Rahasia Meede

  1. setelah tak pikir pikir lagi, hwarakah, kok aku malah belum bercerita sedikitpun tentang buku ini yah .. wahahahhaha ….

    jadi ceritanya, ketika voc bankrut karena duitnya dipakai “sekelompok mafia” yang akting seperti perusahaan dalam perusahaan, duit operasional kesedot abis buat bisnisan monopoli emas. mafianya pun bukan main main, speellman [yg sempat jadi gubernur jendral voc], kapiten jonker, arung palakka juga peter eberveld [tragedi pecah kulit] ada dalam skandal emas ini.

    yang ngejar emas ini juga bukan main main, para pemegang saham voc, bahkan sampai westerling dan para pendiri negara ini pun ikut ikutan nyari emas ini. bahkan ada fiksi mekanisme jungkat jungkit antara terowongan dengan monas yang dibangun oleh para arsitek kita di jaman awal republiken.

    ceritanya sudah ratusan tahun dicari, namun emasnya belum ketemu juga nih. dari jaman sebelum voc dibankrutkan, generasi ke generasi emas itu terus dicari. termasuk wong indonesia sekalipun “rela mengalah” dalam acara tarik urat konferensi meja bundar, indonesia mau mbayari utang pemerintah belanda, dan imbalannya dapat pengakuan kedaulatan.

    komplikasi sejarahnya tulen asiknya, sampai susah ngebedain mana yg fiksi dan mana yg khayalan ketika kita sudah sampai dalam tahapan menjelang detik detik emas tsb ditemukan.

  2. Jambu! Siapa bilang nggak sampe 40rebu? Mending minta saja sama Ito kalau cuma segitu. Di pasaran sekarang Rp69rebu. Aku dapat beli di Gramedia. Di toko-toko buku yang laen juga segitu.

    Udah 3 minggu tapi baru kebaca 50-an halaman. Bacanya pas udah ngantuk aja sih.

  3. hehehe. komentar terakhirnya itu loh yang bikin ngakak…. akhwat aktivisnya jadi patah hati karena enggak masuk cerita.. 🙂 yah bagian dari hasil propaganda barat bahwa jilbab itu kampung banget…. jadi eddri pun enggak rela masukin (nanti novelnya jadi kurang laris dan berdaya jual rendah ya dri?)… *nyindir mode on* . harus ada don perignon….

  4. @ fadli
    udah beli bukunya belum … beli dulu yang penting, kalau bacanya mah entar juga gak papa kok …. 🙂

    @ akhwat aktivis
    weleh, komentarnya bikin garuk garuk kepala. wakakakak … tapi di solok sendiri, ngobrol sama teman teman di sana, yang pks pun sering dianggap terlalu ekstrim. jadi yah, gitu lah … gak semua orang padang wajib diidentikkan dengan fanatisme. oom fadli mestinya bisa menjelaskan. 😛

    @ saya
    gak ada salahnya sih. cuman eddri kan dalam konteks membangun kebangsaan. di sisi itu melakukan proses menara gading pada salah satu suku kan jadi blunder. kalau sededar meneguhkan identitas diri seh, ndak masalah lah …

  5. dan sebagai penggemar Bung Hatta, ES Ito melakukan dua kesalahan fatal.

    1. Bung Hatta tidak mengharamkan darah.
    ES Ito lupa Bung Hatta langsung memutuskan menumpas PKI Madiun.
    ES Ito lupa Bung Hatta pernah menjabat Menteri Pertahanan Ad Interim.
    ES Ito lupa Bung Hatta adalah salah satu yang mengampanyekan PETA di masa Jepang

    2. Bung Hatta tidak dekat dengan anarki dan ‘kedaulatan rakyat’-nya Bung Hatta tidak ada sangkut pautnya dengan anarki dan Bung Hatta bukan pendukung teori naif anarkisme. Bung Hatta justru tidak menginginkan demokrasi terjebak menjadi anarki. Jadi nama ‘Anarki Nusantara’ untuk nama kelompok penggemar Bung Hatta adalah sebuah ironi.

  6. kalau anak sospol rata rata pemuja gerajan anarki utopia, di sisi lain, Eddry Sumitra, Ijip, Sabri dan lain lain adalah anak Minang.

    Jadi yah, agak dipaksa dikit lah, biar bisa berkelindan. hahahaha 😀

  7. Itu cmn akting, Lusi ky gitu bwt membiaskan penyamaran dia di CSIS… eh CSA, suryo lelono aj ktipu, work hard party hard dia pikir…Lusi yg beneran ada di ending
    Tau ga knp tato2 mentawai ampe digambarin sgala? Pemanis kl ya
    Tau ga bwt apa emas monas pake diceritain turun sgala? Pas bab itu kynya ga perlu
    Cmiiw

  8. agak kurang setuju, ah …

    work hard, party hard itu lifestyle. tidak berhubungan dengan ideologi secara langsung. sehingga orang jaman dulu, anak priyayi, kaya, biasa hura hura, bisa jadi berideologi sosialis.

    kalau tatto mentawai digambarin, bukannya asik, emangnya … ? ngangkat budaya heheheh 3x

    emas monas diceritain turun itu buat ngangkat pamornya oom Silaban, yang arsiteknya monas. bisa bikin sistem pengungkit rahasia.

  9. hihihi..papabonbon thanks reviewnya
    jauh dari spoiler, tapibikin pengen baca. sayang gak bisa dalam waktu dekat. siigghhh..
    edri dan kawan kawan memang kuat padang nya
    dan saya bangga dengan itu!

    heheeheh..

    salah satu pembaca tulisan edri jaman muda

    hihihihihii…

  10. Ping-balik: Peta Surabaya Tempo Doeloe « Spesial Belut Surabaya

  11. papabonbon, koreksi sedikit ya, kalau Lusi berjubah panjang dan pake cadar, jangankan bisa memata matai CSIS eh CSA nya Suryo Lelono, baru mau ngelamar kerja ke situ aja udah di usir kali Boss??
    heheheee…..
    jadi ya di sesuaikan dengan kondisi nya lah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s