Lembah Harau – Jurrasic Park Nan Fastastis Itu

Papabonbon belum pernah ke Kunming, juga belum pernah ke Yellow Stone Park.  Namun kunjungan ke Lembah Harau di Payakumbuh dulu hari sangatlah berkesan.  Memasuki wilayah itu dengan melalui jalan jalan berkelok, dengan pohon pohon tua yang sangat tinggi, yang dikelilingi tembok tembok batu raksasa.  Sungguh kita jadi merasa sangat sangat kecil.  Bagaikan semut di tengah hamparan padang rumput yang maha luas. 

Foto diambil dari koleksi bang Budi Pru Tn2, diatas ini adalah Echo Homestay.  Sangat reccomended sebagai tempat menyepi dan merenung.

Iklan

8 thoughts on “Lembah Harau – Jurrasic Park Nan Fastastis Itu

  1. Hmm sayangnya ga ada fasilitas apa-apa,
    Begitulah Sumatera Barat ketika diurus pemerintah daerah …

    Situasinya terbalik sangat dengan Bali atau Lombok dimana pihak swasta berkarya.
    Sumatera Barat dianugerahi alam yang luarbiasa, namun masyarakatnya tidak sadar pariwisata, sehingga jika ada wisatawan yang nyasar kesana, banyak yang kapok dan jera ketimbang tertaut hati.

    Selain Sikuai Island, Sungai Pisang dan Cubadak Paradiso (http://www.cubadak-paradisovillage.com/paradiso.htm) hampir tidak ada sentuhan swasta di Ranah Minang ini.

  2. iya, yg datang malah takut dengan respon penduduk .. 😛 rada bingung juga sih, gimana caranya yah biar turis manca bisa merasa nyaman di sumatera barat … kita yg orang lokal aja sering merasa dipalakin, padahal cuman minggir doang di tepi danau.

  3. Orang sana itu mikirnya, orang datang kekampunya buat buang-buang duit. Apalagi di Bukittinggi, disangkanya isi dompet orang Jakarta itu lembar seratusan ribu semua 😦

    Cara paling ampuh masih ” menyamar sebagai penduduk biasa” :))
    Atau cari “guide” lokal yg bisa dipercaya.
    Ada kasus di Jembatan Akar – Pesisir Selatan, untuk syuting acara mereka minta satu anak yang dipakai syuting di charge IDR 50.000
    Duh, sebenernya malu klo mo ngomongin orang kampung sendiri, cuman o gimana lagi. [emang dasarnya orang sana suka otokritik :)) ]
    Inget kasus korupsi berjamaah, sebenarnya nilainya tidak seberapa ketimbang korupsi di Jawa, tapi gaungnya ruarrr biasa!
    padahal di Jawa sendiri “tidak kelihatan” berarti “tidak korupsi”

  4. bung fadli,

    kalau mau membisniskan, kantong semar di lembah harau harganya cuman 20 rb, kalau di jkt ada yg harganya 300 rb – 1 jt. kebetulan jenis yg di lembah harau banyak yg langka tuh. serius deh. 😀

  5. Memang Sumatra secara geologis lebih fantastic dibanding P. Jawa, disana aktivitas geologinya lebih banyak otomatis akan menghasilkan view deformasi bumi yg beragam.

  6. ya…ya… benar sekali mbak. pantes ada teman yg senang sekali dengan pulau pulau di sekitaran ambon, tanimbar, halmahera … eksotis abis katanya … ditambah laut koralnya di sekitaran togian yg benar benar kaya. laut ketemuan gunung berapi, dan pertemuan arus gitu lho …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s