Cabut Gigi

Karena gak mau rugi, mosok 5.5 tahun cuman makai asuransi kesehatan buat perawatan gigi sekali doang, maka sore kemarin papabonbon mampir ke salah satu rumah sakit yang sering papabonbon datangi. Lokasi strategis karena searah dengan jalan pulang.

Nah ceritanya dari jam 7, ngantrinya lama juga, sampai ampir jam 8. Ajaibnya, ngebersihin giginya kok cepet. Dan gak sesakit yang dulu. Padahal, perawatan gigi harusnya tiap 6 bulan, dan papabonbon sudah setahun sejak terakhir [eh sejak pertama kali] perawatan gigi itu šŸ˜€ Agak seneng lho, papabonbon karena dokter di awal bilang, bagus nih, gak ada lubang. Hohoho … Eh, belakangan abis sesi perawatan gigi dan membersihkan karang / caries ini, bu dokternya bilang. “Mas, ini ada gigi yang tumbuhnya agak miring keluar, selain itu ada lubangnya kecil. Saya saran kan dicabut saja yah”.

Berhubung papabonbon didikan tentara dan lahir di keluarga tentara, yang teringat langsung adalah, “Waduh gak bisa masuk akabri dong !” huakakakaka :P. Bu dokternya nawarin sabtupagi saja yah, atau senin pagi. Welah, males banget bolak balik. “Ada waktu yang lebih cepat dok ?”. “Gimana kalau kamis siang, sekarang makan obatnya aja dulu ?”, tanya bu dokter. “Kalau sekarang aja gimana, dok ?”. Aneh juga, kok papabonbon malah nantangin huehehehe

Mikirnya males aja bolak balik, lagian emang males sih, dari dulu gigi yang bagian atas paling ujung itu emang paling susah disikatnya. Lagian jadi alasan biar gak kena wajib militer huahahaha šŸ˜€ [ngayal mode on]. šŸ˜› Akhirnya deal, kita sepakat dicabut saat itu juga. Abis diobok obok, langit langit mulut dan gusi di suntik boius lokal, bu dokter pun langsung bekerja.

Awalnya gigi itu diogrek ogrek, eh masih keras juga, dah gitu kan mulutya papabonbon mungil. Dokternya jadi susah deh masukin seribu satu alat alat beratnya :D. Yah, giginya agak dirapatkan yah, biar gampang masukin alatnya kata si Ibu. Yah, pasrah aja deh. Yah, singkat cerita gigi itu kecabut. Emang imut imut gitu giginya, dan ada secuil daging gusi. huhuhu … šŸ˜¦ papabonbon dikasih kapas denan obat antiseptik, disuruh gigit. Plus pesan sponsor, jangan banyak kumur dan kalau minum yang dingin dingin, biar lukanya gak terbuka lagi. Ya deh bu !

Masih teringat ama gigi yang dicabut itu. Huh, baguslah dia gigi paling belakang. Soale teringat temen yang jatuh kecelakaan motor, dan dua gigi kelinci [hayahh istilahnya], pas di bagian depan yang hilang [patah]. Kan jadi gak seru, je … hahahahaa. Sampai di rumah masih lucu aja, dengan rasa gigi yang hilang. Selama di jalan pulang jadi ingat, itu cerita horor dua drakula bertemu. “Ini ada cara minum gaya baru”, kata drakula A pada drakula B. “Apa tuh ?”, tanya drakula B. Si drakula A mengeluarkan tampon bekas dan mencelupkan ke air. Langsung airnya jadi merah darah [wong bekas darah jeee]. Ini teh drakula katanya huahahahahah :D. S erasa gitu sih, abis nggigitin kapas rasa antibiotik dan darah sepanjang jalan. Hueeek ! šŸ˜€

Pagi pagi waktu sarapan makannya puding dingin, hmm enak. šŸ˜€

Iklan

One thought on “Cabut Gigi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s