Warga Bekasi dan Kaum Elite Baru

Setelah tanggal 11 Maret 2007 kemarin kabupaten Bekasi melakukan Pilkada, nampaknya warga Bekasi akan segera mendapat pemimpin baru. Hari jum’at kemarin, Pak Lalu Suryade, Ketua Bapilu PKS Jawa barat, telah mengirimkan sinyal di milis al-ikhwan. Berdasarkan penghitungan suara sementara pasangan Sadar – Sa’duddin Darip Mulyana mendapat suara terbanyak lebih dari 25 persen. Antara satu dan lain lain pasangan, perbedaan suara tidak terlalu menonjol, seperti bisa dilihat dari kutipan posting pak Lalu Suryade berikut ini.

Assalamu ‘alaikum wr. Wb..!
Alhamdulillah, dengan ijin Allah dan PertolonganNya, PKS memenangkan
pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi untuk memilih
Bupati-Wakil Bupati periode 2007-2013.
Calon yang diusung PKS adalah dari kalangan kader, yang kebetulan menjabat Ketua DPRD Kab Bekasi, untuk posisi Bupati dan dari kalangan birokrat untuk posisi Wakil Bupati, yaitu Ust Sa’dudin berpasangan dg Darip Mulyana. Pasangan ini digelasi pasangan SADAR (SA’DUDIN DARIP).
Hasil perhitungan KPUD secara resmi yang dilakukan pada hari Kamis 15 Maret
adalah sbb:
Sa’dudin – Darip Mulyana 25.05 % (PKS)
• Memet Rochamat – Jejen 18.44 % (PDI-P)
• Saleh Manaf – Omin 18.32 % (PPP)
• Nachrowi Sholihin – Solihin Sari 14.46 % (P Golkar)
• Munawar Fuad – Fuad Zakaria 12.55 % (P Demokrat)
• Wikanda D – Daeng Muhammad 11.17 % (PAN)

Kemenangan ini membangkitkan kembali semangat juang politik kader PKS yg memang belakangan banyak mengalami kekalahan dalam pilkada, Banten, Aceh, sebagai contoh.
Semoga Allah SWT memberi barokah atas kemenangan tersebut untuk kemashlahatan ummat, khususnya di Kab Bekasi.

Lalu Suryade
(Ketua Bapilu PKS Jabar)
08128090666

Postingan pak lalu ini membuat papabonbon rada gatal untuk bersms ria, dan inilah hasilnya.

sms papabonbon, pertama :
Pak Lalu, selamat sukses buat pasangan sadar-nya. Lapor juga, lain kali program penyemprotan obatnya jangan encer, nyamuk gak ada yang mati. Malu-maluin. Nanti kalau sudah jadi bupati, jangan nyeleweng dari jalur. Gak perlu pula perda aneh seperti di tangerang. Salam, papabonbon, warga Bekasi.

sms balasan pertama dari pak lalu suryade :
Sama sama, terima kasih. Iya insyaallah kita back up beliau agar tetap istiqomah dan profesional dalam melayani warga Bekasi.

sms papabonbon, kedua :
Perbaikan pertama infrastruktur jalan dan saluran pembuangan air di Bekasi timur, tambun, cibitung, cikarang. Kemacetan luar biasa. Kedua, perumahan di Bekasi jarang yang punya PAM.. Kasihan air tanahnya.

sms balasan kedua dari pak lalu suryade :
Saya akan sampaikan.

Buat yang penasaran dengan bapak bupati dan wakilnya, foto diatas berasal dari http://www.pks-kab-bekasi.org/themes/whiteone/white.gif

Terus terang papabonbon masih dalam tahapan skeptis dengan para petinggi PKS ini. Karena contoh dari tangerang dan depok juga tidak memperlihatkan perubahan signifikan kecuali justru menuai polemik dan kritik bertubi tubi.

Saat ini pun sa’duddin darip juga belum mengeluarkan rencana operasional bagi Bekasi yang arahnya betul betul bermanfaat untuk pelayanan publik dan bisa dipantau oleh warganya.

Hmmm, kita lihat saja kedepannya. Papabonbon sih agak heran, kenapa kok pks memilih kota yang cukup komples dan penuh konflik seperti Bekasi untuk menjadi media percontohan kepemimpinan. Agak heran, karena beberapa alasan :

  1. untuk wilayah penuh konflik, maka akan terjadi tarik menarik kepentingan yang cukup keras. Seperti kita lain, pdi-p, pkb, pan, golkar juga memiliki kepentingan di wilayah ini. Maka tarik menarik kekuasaan dan kepentingan, papabonbon lihat akan mewarnai suhu politik kota Bekasi di tahun tahun mendatang. Sebagaimana depok yang menjadi rebuitan antara pks dan golkar, karena menjadi sapi perah bagi kepentingan politik masing masing partai.
  2. ini wilayah urban [di tambun bahkan kepadatan penduduk diatas 4000 jiwa per km2, yaitu tingkat tertinggi untuk wilayah hunian], penuh konflik karena kota ini hidup dari kawasan industri, yang dicirikan oleh banyaknya pendatang. Sebagian besar penduduknya adalah anak pub [anak pabrik] seperti papabonbon juga.
  3. pola peripheri ini, menghasilkan ekses dunia malam diantara pinggiran kehidupan pabrik. Bahkan dikawasan delta mas, wilayah kantor aparat pemda di delta mas, kalau malam, bisa dilihat remang remang lampu dunia malamnya, tempat pub dangdut ilegal, tempat bilyar, hiburan malam, jualan kaki lima disela selanya, semuanya dikelola oleh preman lokal dan pebisnis pendatang yang mengais rejeki diantara hirup pikuk kota ini.

Dengan komposisi politik dan komposisi penduduk seperti Bekasi ini, konflik vertikal dan konflik horisontal akan mudah dikembangkan dan diperluas menjadi isu besar.

Salah satu contoh warisan isu gabungan antara tarik menarik horisontal dan vertikal, adalah jalan tol JORR di Jatiasih [bukan masuk kabupaten Bekasi]. Pembebasan tanah ini dimulai sejak jaman orde baru, dengan praktek pembebasan tanah yang juga ala orde baru. Sehingga banyak pihak yang merasa tidak mendapat ketidak adilan dalam harga tanah. Sampai saat ini tol JORR belum bisa dibuka untuk umum, karena warga melakukan demo dan penutupan jalan. Siapa yang dapat menggerakkan warga dan memfasilitasinya sehingga ini bisa terangkat menjadi isu nasional ? Tak lain dan tak bukan, adanya elit politik yang tidak mendapat tempat dalam hajatan euforia politik di tahun tahun sebelumnya.

Beberapa pabrik dengan tipe padat karya beberapa tahun terakhir ini juga mengalami slow down, bahkan close down. Beberapa karena isu internasional, sebagaimana terjadi pada vendor vendor industri garmen dan tekstil. Yang baru baru ini terjadi adalah permasalahan dihentikannya kontrak antara Tongyang dengan Adidas. Industri padat karya ini jika di closed down akan melibatkan masa depan ribuan orang. Tidak hanya karyawan langsung Tong yang. Namun juga karyawan outsourcing [yang jumlahnya bisa 80 persennya], juga karyawan di perusahaan perusahaan vendornya. Ketidakpekaan elit dan ketidakmampuan para elit atas pada kasus kasus industri semacam ini bisa menjadi blunder konflik kepentingan.

Apalagi jika timbul perda aneh yang berpotensi menjadi guyonan di masyarakat. Karena tidak bisa dilaksanakan, tidak bisa diterapkan, dan bisa berbalik membuat elit yang mencanangkannya menjadi pecundang. Sebut saja perda di Tangerang, yang membatasi aktivitas wanita di tengah malam. Bisa dibayangkan larangan semacam ini dijalankan di wilayah Bekasi, suatu wilayah yang hidupnya menggeliat karena adanya pabrik, dan pabrik tersebut kerja 3 shift. Shift tiga, umumnya dimulai jam 23 malam sampai jam 7 pagi esok harinya. Akan banyak pihak berkepentingan di jalan jalan Bekasi antara pukul 21 malam untuk berangkat, dan shift dua yang pulang di rumah mereka sekitar jam 23-24 dini hari.

Jadi serba susah … 😀

NB : sepertinya menarik juga, jika anak pub sekitar Bekasi, bergabung membuat tulisan sekitar kehidupan dan permasalahan warga di sebuah wadah. Katakanlah sebuah blog bernama : http://wargaBekasi.wordpress.com

Papabonbon bayangkan bentuknya seperti blog pkswatch yang tenar, namun penuh dengan autokritik dan sorotan pada pks itu.

Iklan

16 thoughts on “Warga Bekasi dan Kaum Elite Baru

  1. wah beliau menyertakan nomor HP? ruarrr biiasa…
    btw, papabonbon…
    satu hal (eh gak dink lebih) yang tidak menyenangkan dari Bekasi adalah: banyaknya jalan yang lajurnya sempit dan bolong-bolong (parah mahal!) dan banyak nyamuk! 🙂

  2. Ping-balik: Anjar Priandoyo is auditor Apakah prostitusi merupakan indikator kemajuan sebuah kota? «

  3. Bupati Bekasi & wakilnya Dharip anda boleh bersenang2 karena anda telah ada diatas angin namun dimana janji anda yang menyangkut RPH (Rumah Potong Hewan) dan banyaknya proyek2 Pembangunan selalu mengatasnamakan wakil sehingga indikasi KKN disini kuat dan juga masalah mutasi yang tidak sesuai prosedur banyak pejabat yang ada hub kerabat diangkat naik eselon walaupun secara normatif tidak benar. dan BANYAK DITEMUKAN JUAL BELI JABATAN DI LINGKUNGAN KAB. BEKASI. TOLONG DONG saya kader PKS juga dan mengharapkan jangan merusak citra PKS sebagai Partai Masa Depan………!!!!!!!
    Istigfar Para Pemimpin BI dan B2 jangan berusaha tuk mencari duit balik modal dalam dana kampanye….. bangunlah Kab. Bekasi dengan penuh keikhlasan….
    Wassalm wr.wb.

    Kader PKS Depok

  4. Aduh..siapa sih yang bilang walikota Tangerang orang PKS.. asal deh kalo nulis.. (hayo lo,yang punya blog,kalo komen ini ga diupload berarti pengecut)
    makanya jangan asal fitnah, kasian masa depan anak2mu (punya ortu kayak gini)

  5. Biarlah bupati anda yang baru ini bekerja dan merealisasikan program2nya selama mereka kampanye. Saya kader kota tangerang yang mendukung Adang-Dani jadi Gubernur DKI Jakarta, walaupun hasilnya tidak sesuai harapan, saya mendukung pernyataan DPW PKS DKI kepada pemenang pilkada sekarang yang ngedukung Gubernur baru dalam rangka benahin jakarta untuk semua.

    Bekasi, tangerang, depok merupakan daerah penyangga ibukota yang memiliki beragam masalah yang kompleks. Jadi wajarlah berbagai kepentingan dari orang2 yang tergabung dalam BSH (Barisan Sakit Hati) karena calonnya tidak terpilih melakukan berbagai macam propaganda untuk menjatuhkan kepemimpinan seperti yang terjadi di Depok. Semestinya daerah2 lain contoh dunk DKI Jakarta dan parpol2 yang jagoan2nya kalah, ada tidak yang menyatakan dukungannya kepada Saadudin-Darip atau Nur Mahmudinya kemarin???

  6. kabar bekasi sekarang bagaimana ?, kemajuan yg patut di catat apa sekarang ini, yg merupakan hasil kerja bupati yg baru ? kepingin dengar update infonya nih, secara saya dari bulan mei tidak menjadi orang bekasi lagi.

  7. dari kang liban sitoris – milis al-ikhwan
    ===

    Liban Sitorus wrote:
    Assalamu alaikum warohmatulloh,

    Pertama mas, saya ingin sampekan bahwa yang ngomong di bawah
    itu bukan kader PKS, mudah-mudahan nama Kader PKS Depok di bawah itu
    bukan bualan anda atau teman-teman anda yang liberal itu, tapi
    kalopun benar dia mengaku kader PKS Depok sampekan sama dia itu bahwa
    saya berkata : Dia bukan kader PKS, tapi KADER PARTAI KENTUT!!!

    Saya ini bukan kader PKS Depok, tapi kami di PKS punya standar dlm
    bicara, bertingkah-laku & bergaul, walaupun kami bukan temannya
    Sa’aduddin (bupati Bekasi) tapi kami tahu siapa ustad Sa’duddin,
    bagaimana sepak-terjangnya saat menjadi wakil ketua DPRD kab Bekasi,
    bagaimana keluarga & anak-anaknya, segede apa rumahnya, bagaimana
    mobilnya, de-es-be; jadi jangan coba kelabui kami dengan ngaku-ngaku
    kader PKS. Kalo benar dia kader PKS, siapa namanya, apa jenjang
    keanggotaannya, apa jabatannya di struktur PKS? Silakan email ke
    saya, ayo kita selesaikan secara adat sampai terbongkar kedok anda yg
    sebenarnya sebagai KADER PARTAI KENTUT itu, afwan.

    Kalo anda mengkritik si Darip (wabup Kab Bekasi), memang si Darip itu
    setelah terpilih jadi wabup banyak catatan dari ikhwah & itu sudah
    kami sampekan via struktur supaya segera ditindaklanjuti oleh DPTD
    (Dewan Pimpinan Tingkat Daerah) Kab Bekasi, karena ternyata masukan
    dari beberapa ikhwah yg bermuamalah dg si Darip dalam bisnis dia ada
    indikasi tidak jujur, mas Syafe’i Antonio juga sudah menyampekan
    kritikan-kritikan soal si Darip ini, kalo memang dia macem-macem &
    nggak bersih akan kita gebuk dan kita kucilkan dia seperti Sekda Depok

    Tafadol teman2 PKS Kab Bekasi yg ada di millist ini bisa memberikan
    comment (NB : afwan ustad Nabiel walopun ini bukan millist PKS, dan
    ustad juga sudah sering menghimbau agar tidak bicara soal partai
    tertentu di millist ini, karena millist ini adalah millist umum &
    gabung teman-teman dari partai-partai lain seperti PAN, PBB, juga
    ormas & berbagai harokah, tapi supaya tabayyun ana izin kalo ada
    pertanyaan seperti ini agar direspon, supaya tidak berkembang fitnah
    terhadap partai atau ormas atau harokah tertentu ustad)

    Saya kira demikian mas, mohon email saya ini di-forward ke
    penulis email tsb, sambil menunggu klarifikasi dari ikhwah Kab Bekasi
    & Kota Depok, afwan ustad Nabiel dan teman-teman semua, ana orang
    Medan kalo bicaranya terkesan to the point, karena yg nulis email
    itupun bahasanya jauh lebih keras & lebih vulgar dari ana,
    sebagaimana kata ustad Nabiel, in uridu illa ishlahna

    Wassalam,

    Abu Jundi

  8. dari kang syatibi darwis – milis al ikhwan
    ===

    Assalamu alaikum,

    Maaf mau ikut share comment saja, saya sebagai bukan orang PKS, ingin
    numpang usul ke teman-teman di PKS di millist ini, begini : Saya
    kenal dengan tripartit pimpinan Majlis Tinggi PKS di Jakarta, yaitu
    pak Tifatul, pak Rahman dan pak Karna (tentunya mereka pasti tidak
    kenal saya, wong saya cuma orang jelata gini kok), mereka ini saya
    tahu betul orangnya istiqomah luar-biasa, rumah sederhana, pakaian
    sederhana, wah pokoknya sesuai dengan kisah kehidupannya para sahabat
    Nabi Muhammad SAW

    Namun saran saya pada beliau-beliau ini, hendaknya jangan sungkan-
    sungkan dan ewuh-pakewuh pada anak-buahnya yang mulai kedengaran ada
    yang nakal, salah-satunya sebutlah seorang anggota DPR
    berinisial “S”, yang saya tahu betul dia ini bukan kader PKS dan
    bahkan dia itu dulunya kader sosialis, dekat dengan BIN, de-es-be..
    de-es-be.. pokonya bedalah dengan para kader PKS yang melalui jalur
    tarbiyah yang matang sebelum jadi pejabat

    Nah, Mr-S ini entah sepengetahuannya atau tidak punya “tangan-kanan”
    yang namanya Rojak, kerjanya malang-melintang jadi calo proyek di
    Deptan dan ke bawahnya, sehingga banyak meresahkan teman-teman di
    Deptan, termasuk para kader-kader PKS di internal Deptan sendiri
    (saya bukan memfitnah, karena saya punya nama dan nomor HP si Mr
    Rojak ini, karena kebetulan saya pernah ikut tender di Deptan dan
    diperas oleh dia), jika ditegur maka Mr Rojak ini membawa-bawa nama
    BIN, de-es-be supaya semua orang pada takut sama dia

    So, ketika saya tanya ke beberapa rekanan yang sering kerjasama
    proyek dengan Deptan, mereka juga tahu dengan sepak terjang Mr Rojak
    ini, maka saran saya kepada para teman-teman PKS, tolong dilaporkan
    kelakuan Mr Rojak ini ke 3 orang pimpinan PKS di Majlis Tinggi
    tersebut, saya yakin mereka tidak tahu-menahu soal ini karena
    banyaknya urusan dakwah yang mereka kerjakan, dan kalau anda tidak
    yakin atas informasi saya ini, silakan tanya ke teman-teman PKS di
    Deptan sendiri karena saya pernah konsultasi dengan beberapa teman
    PKS di Deptan mereka juga tahu, tapi merasa segan karena akan
    berurusan dengan intelijen, de-es-be yang selalu dibawa-bawa sang Mr
    Rojak tersebut

    Cuma masalahnya orang Deptan itu tidak semuanya kader PKS, mereka
    tidak tahu definisi “kader” dan “bukan kader”, so mereka yang awam
    akan menganggap Mr Rojak ini adalah representasi PKS, sehingga teman-
    teman PKS yang bersih-bersih itu digebyah-uyah sama dengan Golkar,
    hanya karena melihat sepak-terjang Mr Rojak ini. Jadi terhadap
    trouble-maker seperti ini pimpinan PKS harus tegas, kalo perlu Mr S
    yang anggota DPR-nya juga di PAW, supaya jadi pelajaran bagi aleg DPR
    yang non-PKS agar “tahu-diri” sudah mah bukan kader ya jangan belagu
    lah, kasihan para kader yang ikhlas jadi tercoreng

    Ada teman saya di PW Muhammadiyyah yang bilang, menurutnya para
    pimpinan PKS ini kelihatannya trauma mau mem-PAW aleg pusatnya,
    karena kasus waktu masih bernama PK dulu pernah beberapa orang di-PAW
    karena pelanggaran, lalu malah pada “nyanyi” di luaran, bahkan
    membidani lahirnya PKS-Watch yang menggegerkan itu (yang isinya
    banyak fitnah, klaim sepihak dan hanya didasarkan pada info dari
    media belaka), nach kalo menurut saya (kalo info ini benar) sebaiknya
    PKS tidak demikian, biarlah mereka di-PAW saja dan biarlah mereka
    pada “nyanyi” tapi ini menyelamatkan yang jauh lebih banyak yaitu
    para kader dan aleg yang ikhlas berjuang

    Ada lagi saran saya, yaitu agar pak Tifatul itu harus lebih tegas,
    karena buat semua teman-teman di PKS, jujur dan bersih saja tidak
    cukup kalau tanpa ditopang oleh ketegasan seluruh jajaran struktur di
    PKS sendiri, dan itu semua harus dimulai dari pimpinan tertinggi
    partai sendiri, kalo pimpinan partai berani mem-PAW aleg di pusat,
    maka akan jadi efek domino bagi struktur di bawahnya, DPW akan berani
    mem-PAW aleg propinsi dan DPAC akan berani mem-PAW aleg
    kota/kabupaten.

    Ingatlah bagi pak Tifatul, jatuhnya pemerintahan Utsman (semoga Alloh
    meridoinya) dahulu bukan karena beliau tidak jujur atau tidak ikhlas,
    tapi karena beliau tidak tegas terhadap para pembrontak dan para
    bawahannya, amat berbeda dengan tipe Umar yang tegas dan berwibawa,
    so sumonggo pak Tiff akan jadi tipe Umar atau Utsman bagi jama’ah
    PKS, karena ketidakkompakan dan lemahnya soliditas struktur PKS sudah
    mulai nampak dan menggejala, demikian kata teman-teman saya di PKS
    sendiri, Allohu alam.

    Sodaramu,

    (Simpatisan PKS, di Muhammadiyyah)

  9. dari muhammad kurnia – milis pks
    ===
    Saya sudah mendengarkan 3 hal itu dari beliau langsung. Baim sebagai ketua DPRD maupun Bupati. meskipun sebagai pejabat negara beliau taat prosedur dan asas. sebaiknya apablia kita sebagai muslim maupun warga negara yang baik harus mempunyai asas praduga tak bersalah tidak su’udzon. lebih baik klarifikasi langsung ke Pengurus, Kantor maupun situs resmi PKS Kabupaten Bekasi.

  10. blog ini perpanjangan milis pks atau gmn sih? kok lama2 jadi aneh deh postingannya..
    papabonbon, mending nulis artikel gitu..yang bisa menyemangati orang untuk berbuat baik.. trus ditampilin di blog
    pembaca setiamu kan pengen baca tulisan papabonbon yang ok..bukan hanya ngambil postingan dari milis2

  11. Tahu lah…papa bonbon ini khan tidak menyukai PKS, maka dari itu dia seneng banget klo ada yang reply postingannya di milist tersebut dari orang2 yang tidak suka PKS dan di copy paste sama dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s