Gulai Tambunsu, nendang je !

Jalan jalan ke Ranah Minang [2]
Kamu pernah dengar istilah Gulai Tambunsu gak ? aku mendengarnya pertama kali dalam cerita Tulis Sutan Sati kayaknya …. dan belakangan bolak balik dibahas di milis jalansutranya oom Bondan Winarno [maknyuusss]. diceritakan, bahwa ini adalah gulai yang dibuat dari usus, yang diisi dengan telur, dan digulai sampai bumbunya meresap dengan aroma merekah.

hmmm, sebagai penggemar jeroan, it’s sound delicious. kalau kamu lihat itinerary acara di itinerary ranah minang, maka acara makan gulai Tambunsu ini jelas nggak akan dilewatkan.

silakan lihat gambarnya berikut ini :

gulai tambunsu

dan kenyataannya, selama 5 hari di bukit tinggi, aku sukses makan gulai tambunsu ini dua kali. lokasi foto ada di los lambuang, pasar lereng [deket jam gadang, dari los souvenir, cari yg sebelah kanan, ikut aja jalannya]. Di los Lambuang [khusus tempat jualan makanan ini], ada Uni Lis yg paling terkenal dengan harga sangat komersil. sementara uni Er/Hendri yang harganya lebih moderat dan sama sama juara nasi kapau, sangat reccomended.

Nasi Kapau di bukit tinggi ini sangat berbeda dengan nasi padang biasa. sayurannya, ada rebung, sawi lebar bumbu kuning, sekeping jengkol muda, dengan rontokan jangak kering berbumbu rempah yang dipotong dadu, dan sambal merah. modenya bumbu kering, dan tidak terlalu mengandalkan kuah. ada sayur kacang panjang dan paku kalau mau. rempah rempah yang tajam ini, cocok sekali dimakan bersama usus berisi putih telur yang gemuk. rasa pasif tawarnya, melt dengan bumbu rempah dari nasi kapau. benar benar orgasmik.

Minumnya saya sarankan teh talua [teh telur], yang rasanya enteng, enak, dan gurih. sama sekali tidak ada jejak rasa amis, kendati dibuat dari kcocokan putih telur dipadu rempah dan teh hangat. pada hari ketga ketika mencoba tambunsu kedua kalinya, dan usaimencuci tangan dengn air panas yg disediakan, saya bermalas malasan sambil menulis note perjalanan. minum teh talua sambil melihat pengunjung satu demi satu.

oh ya, ini dia gambarnya teh talua ….

teh talua

enak tenan … 😀 kenikmatan bermalas malas begini, memang mewah huehehehhehe … serasa stephen king lagi nulis thriller horror di tengah hiruk pikuk kota Madras … :p

Total kerusakan, gulai Tambunsu 12 rb, dan teh talua 3,500 [di Uni lis pasar atas, makan tunjang aja, kena 19 rb 😀 wekekekekek komersil abis deh, uni lis itu ….]

Iklan

6 thoughts on “Gulai Tambunsu, nendang je !

  1. Gile ih abang… Lebih padang seleranya dari orang Padang. Gw aja ngga doyan teh talua, tambusu apa lagi… Sempat coba gulai tunjang ngga kmaren tu bang? Banyak orang kalau ke Kapau suka mesen nya tunjang… (gw bukan salah satu nya tapi..huehe..)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s