besar pasak, DARIPADA KENTANG

Soto Ayam yang paling enak ???

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 19, 2009

Dalam perjalanan hidup papabonbon, ada beberapa soto ayam dengan genre lamongan yang senantiasa teringat.  Yang ada di level pertama adalah soto ayam di lamongan sendiri, di deretan ruko ruko sebelum BRI pasar (sebelum masuk di pertigaan ke Lamongan), selanjutnya berderet deret adalah soto ayam lamongan di jl B.S Riadi, Oro oro dowo, Malang dan soto cak To di Undaan, Surabaya.

gambar 1, yang di atas ini soto ayam lamongan oro oro dowo, Malang

gambar 2, yang di atas ini adalah soto ayam cak To undaan, Surabaya

Saat ini untuk soto yang di Lamongan itu papabonbon belum bisa berkomentar banyak, perlu riset ulang :p  karena dulu menikmatinya sewaktu sedang magang di BNI Lamongan (jaman kuliah doeloe).  Sedangkan soto ayam di oro orodowo dan cak to di undaan masih sering ketemu.  hehehe … :D

Di level kedua, ada soto ayam pak Sadi di Ambengan dan soto ayam jalan Lombok di Malang.  Suer, tentu ada alasan khusus mengapa soto oro oro dowo dan cak to ada di level yang lebih atas dari dua yang disebutkan belakangan.  Alasannya agak subyektif tentu saja, dan paling baik ditentukan dengan lidah sendiri, hohoho …. :D

Untuk cak To sudah papabonbon review lebih dahulu di http://papabonbon.wordpress.com/2008/12/02/soto-cak-to-undaan/  jadi tidak perlu dipercakapkan lagi.  Baiknya kita langsung ke Soto Ayam Oro Oro Dowo.

Secara sepintas saja, perbandingan subyektif antara kedua soto ini sebagai berikut :

  1. keduanya adalah soto ayam lamongan, jadi yang diusung adalah langgam tradisonal berupa ayam kampung, dan kuah yang enteng.  soto oro orodowo sebagai pengikut genre pengunungan kuahnya lebih enteng dari pada soto undaan. namun meskipun enteng, rasanya lebih maknyuss menurut kriteria papabonbon.  kalau ingat legenda sup ayam yang bisa menyembuhkan orang yang flu dan meriang, maka soto oro oro dowo adalah jawabannya.  selain itu, genre oro oro dowo tidak memakai poya, berbeda dengan soto undaan yang masih menggunakan poya untuk penguat rasa.  secara penampilan warna, kuah di cak to juga berwarna lebih kuning (lebih banyak kunyit ?) dibandingkan oro oro dowo.
  2. di oro oro dowo, jenis ayam yang dipakai adalah bagian dada, brutu dan kulit, pakemnya sudah di setting di awal, sedangkan untuk cak to kita bisa memilih bahkan diberi pilihan, apakah campur, dada ayam, paha, atau sayap ?
  3. kualitas ayam yang dipakai, nampaknya di cak to undaan tidak murni ayam kampung, sepertinya ayam pejantan lehorn juga masih dipakai, sementara di soto oro oro dowo pakainya murni ayam kampung.  terlihat dari menu kerakot kerakot kepala ayam dan leher yang keras banget … tapi dagingnya segar dan liat.  sementara di soto cak to undaan, kepala ayamnya lebih gemuk dan lebih empuk.  curious mode on :) )
  4. tentang harga sih, satu porsi plain, sama sama 8 ribu rupiah harganya.

ndas pithik di soto ayam oro oro dowo.

yang maknyus dari kepala ayam di oro oro dowo adalah, lagi lagi kuahnya.  terlihat kan bening pucat gitu, tapi jangan di tanya, kaldu ayam kampung bok. enteng, tapi dahsyaaaatttt !!!

baca juga :

2 Tanggapan ke “Soto Ayam yang paling enak ???”

  1. bedjoe berkata

    soto ayam di kediri level piro cak?

  2. heri berkata

    kok nggilani ngono

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>