Agustus 20, 2008...5:52 pm

Orang Miskin Dilarang Sekolah

Lompat ke Komentar

curhat dari teman yang emailnya dipasang papabonbon di thread sebelumnya.

related post

saya sangat berterimakasih sekali sama mas xxx, gini mas aku masih belom tau ketrima apa gak di unibraw soalnya pengumuman SNMPTN masih tanggal satu agustus. dalam SNMPTN aku ikut IPC dengan pilihan pertama di UNEJ Jember fakulita IKIP Matematika, and than yang kedua Sastra perancis unibraw yang kebetulan jurusan baru di unibraw. dan yang terakhir Sastra inggris di jember. tapi kelihatannya saya yakin masuk di unibraw dengan apa yang telah saya lakukan dengan soal-soal SNMPTN kemarin.

nah maka dari itu saya browsing2 ke situsnya brawijaya dan unej, ada perbedaan keuangan yang sangat banyak. ini saya melihat biaya daftar ulang mahasiswa yang masuk melalui PMDK Unej dan UNIBRAW.
di unibraw minimal dana yang harus kita miliki total  Rp. 6.485.000  http://www.brawijaya.ac.id/id/3_admission/maba.terima1.php#tabel3

sementara jikalau di unej total Rp. 3.395.000
http://www.unej.ac.id/index_show.php?subaction=showfull&id=1211382092&archive=&start_from=&ucat=4,7&

maka dari itu mulai dari sekarang aku udah ancang2 menyiapkan keuanganku.

mengenai diriku, namaku R, lulus SD di klakah kabupaten lumajang kemudian meneruskan ke SMP favorit SMP 1 SUKODONO lumajang. setelah lulus ayahku memintaku masuk SMK ya aku masuk SMK N 1 Lumajang. dan kebetulan aku lolos masuk jurusan baru disana yakni jurusan Teknik komputer jaringan. tapi itu hanya berlangsung satu semester, kenapa? ini disebabkan pihak sekolah yang belum siap buka jurusan ini kemudian diganti jurusan MULTIMEDIA tapi tetap dibawah bidang keahlian Teknik. beranjak taun menjelang ujian dan akhirnya lulus, ijazah yang keluar adalah ijazah teknik Elektro bukannya Multimedia. sempat menjadi ramai waktu itu, tapi dengan berberat hati teman-teman mau menerima ijazasah yang sebetulnya tak cocok dengan kemampuan kita.

 

Semester akhir di SMK aku sangat sekali kepingin kuliah, aku mulai mencari2 tempat kulaih, info PMDK dll. dengan berani aku konsultasi ke orang tua, begitu kagetnya aku kala ortuku bilang DAPAT DARI MANA KAMU KULIAH? Wong sekolah SMK aja dibiayain Ustad AMAK (guru mengaji ayah saya yang baik di keluarga kami) mulai dari SMP aku dibiayain beliau. tapi setelah aku lulus SMK beliau bangkrut meski harus berusaha lagi bangkit. keinginan itu langsung down…. “buat apa sarjana, toh banyak sarjana yang nganggur?” kata2 itu yang selalu diucapkannya.

 
tapi aku anggap lalu semua itu akhirnya aku memutuskan untuk ikut2 beasiswa, aku ndaftar ke konsulat jepang melalui seleksi mobunkagakusho, namun gagal dan akhirnya aku memutuskan ikut SPMB dengan Modal NEKAT.

 

alhasil tanpa bimbel dan dengan usaha belajar sendiri setiap hari aku diterima di SPMB 2006, di Fakultas Tourism Pariwisata. ouww betapa bangganya aku. ku bawa koran yang tercantum namaku pelang bersama teman2ku yang juga kebetulan ketrima, aku liatkan langsung kepada ibuku dan hanya senyuman yang ada diwajah wanita tua itu, senyum bangga dan berberat hati dengan ini. “dapat dari mana biaya le?” katanya menitikkan air mata. “kuliah itu mahal, warung nya ibuk bangkrut kalo biayain kamu kuliah” kebetulan ibuku membuka usaha warung nasi kecil2lan didekat stasiun. kemuadian aku melihat ayahku datang juga mebawa koran, ternyta dia juga sudah mengetahui aku diterima. aku bilang sebenarnya “gimana pak?” dan aku sempat kaget “ya kamu ketrima, tapi dari mana aku dapat uang sebanyak ini?” kira2 dulu udayana Rp.3.000.000. aku semakin down… dan down.. tapi nasib juga gak merestuiku untuk kuliah dan aku hanya mengeluh dihati melihat semua teman2 kecilku telah berangkat ke surabaya, malang jember dan bali.”kapan aku bisa seperti mereka?” yah aku dirumah hingga beberapa bulan sambil mencari kerja dan berharap aku bisa kuliah taun depan. akhirnya tetanggaku menawariku kerja dibali, berangkatlah aku kebali dan ternyata disana masih belum ada kerjaan yang siap menerimaku, seminggu disana aku sakit dan pulang. setelah beberapa bulan aku mencoba2 mencari2 kerja lagi dan ada sebuah perusahaan TV kabel desa yang menawariku sebagai administrasi dengan gaji 200.000 yah aku terima sebagai batu loncatan pikirku. disana aku bukan hanya menjadi administration tapi aku juga aktif di lembaga soial masyarakat yang kebetulan BOS ku mendirikan LSM tersebut bernama SEKOLAH RAKYAT MERDEKA (SRM) RANU KLAKAH. sekolah yang dikususkan buat anak2 yang putus sekolah dan anak2 Tenaga kerja indonesia yang ditinggal ibu bapaknya. sekolah ini berada dipedalaman klakah yang berjarak 3 kilo dari klakah. disana saya dipercaya menajdi guru matematika, dengan sistem pengajaran yang memfokuskan pada alam. setelah empat bulan, aku memutuskan bersama dua temanku untuk merantau kebali lagi, dengan tujuan ketempat teman sekelasku yang sudah bekerja disana. akhirnya saya bertiga bersama satu teman wanita berangkat kebali untuk mencari kerja. setelah tiga hari disana keliling bali mencari nafkah, teman wanitaku memilih untuk kembali dan tinggal kami berdua. teman kami bekerja di taksi sebagai supir kalau siang dan jual koran jika pagi mulai jam 5 sampe jam 10. kami menumpang kepadanya.

 
Setelah dua minggu nggak dapat kerja, akhirnya temanku yang satunya memutuskan untuk pulang kejawa dan tinggal aku sendirian. tujuanku menetap hanya satu agar saya bisa Kuliah itu saja. akhirnya saya sendirian numpang sama temanku si supir taksi itu.untung temanku itu baik dan berpacar seorang bule jepang dan semua biaya ditanggung bule tersebut. akhirnya aku memutuskan untu ikut jual koran setiap pagi dengan upah 10.000 sampe 20.000 setiap harinya dan itu hanya bisa buat makan di bali. begitu seterusnya samapai tiga bulan. setelah tiga bu;an aku memutuskan untuk kembali kejawa dengan putus asa dan spmb tahun kedua sudah didepan mata dalam hitungan hari. aku pulang..
tanpa ada persiapan spmb aku mencoba kembali dengan BONDO NEKAT ikutan spmb, yah aku ikut di unej. tapi aku gagal kali kedua ini. stan juga begitu aku gagal. namun aku coba untuk ikut tes masuk kariawan PT KAI sebagai masinis, tes tehap 1 sampai tes akhir wawancara sudah aku ikuti, tapi yah gitulah indonesia, gak ada uang gak masuk… aku diminta uang 25.000.000 oleh pihak yang tak berani aku sebutkan. menurutku kalo aku punya uang segitu akan aku buat kuliah saja, supaya aku bisa mewujudkan cita2ku menjadi seorang guru atau dosen yang sudah lama aku inginkan, dari pada aku harus mengemudikan Kereta. lahasil aku nggak diterima dan temanku yang memberi uang gelap itu ketrima.
 

Ya sudah aku kembali nganggur. sekitar bulan maret2008 aku diberi kerjaan menjadi pembantu umum di SPEEDY tapi bukan ikut telkomnya melainkan tenaga bantuan. dan mulai april aku resmi bekerja sampai sekarang dengan gaji 300.000. meski saya rasa gaji tersebut jauh dibawah kebutuhan. malah kurang untuk transport saja pp 12.000. tapi aku gak mikir itu aku bekerja ini mungkin bisa buat batu loncatan atau pengalaman kerja itu tok. dan aku bisa belajar kembali dan ikut kembali SNMPTN dulu SPMB. dengan keyakinan penuh aku ikut SNMPTN meski rasanya ekonomi tak mendukung. aku memanfaatin fasilitas internet gratis untuk mencari info2 beasiswa dan aku menemukan milis beasiswa. dan berharap da rekan 2 yang memberi info mengenai beasiswa. aku suka satra, aku ingin bisa menguasai banyak bahasa asing, dfan aku juga suka ilmu pasti layaknya matematika fisika dan kimia. sekarang algi belajar sendiri bahasa belanda dan kelak aku punya keinginan untuk belajar ke SORBONE mengikuti jejak-jejak Louis Pasteur, Satre, Motesqiue, Voltair. dan semoga saja itu bisa tercapai. amien.
maaf kok jadi curhat gini ya mas… sory loh..

rumahku di JL. Gunung Ringgit 300 klakah. lumajang.
ibuku punya warung kecil dan ayah ku pengangguran.  

mungkin gini aja dulu gambaran tentang saya. maaf kalo terlalu panjang.

wassalam.

3 Komentar


Tinggalkan Balasan