Rizal Mallarangeng mau jadi presiden. Bahkan pendukungnya sudah bikin blog segala yang berisi segala tulisan yang sifatnya dukungan. Rada ketawa deh baca bacanya. Secara blognya calon presiden kok kalah jauh banget dibandingkan blog yang dibuat oleh para kandidat calon ketua ikastara. Jauh dari segi penampilan maupun isi. Para kandidat ketua Ikatan Alumni SMA TN itu sendiri rame rame ditampilkan dalam rangka pencalonan bulan lalu.

gambar dari sini
Yah, mungkin itu blog yang dibuat oleh penggemar. dan penggemarnya masih gaptek gitu lho.
nah, sayang kan kalau begitu. Blog si Rizal sendiri belum ada, sementara yang dibuat oleh fans belum memenuhi kualifikasi. secara oom rizal ini pakar politic marketing gitu lho ….
)
Iklan Hidup adalah Perbuatan : Sutrisno Bachir yang membuat adalah Rizal Mallarangeng
kampanye negatif :
- oom rizal ini bukannya yang jadi lobbyst pemerintah sehingga blok Cepu dikelola oleh exxon ? papabonbon sampai sekarang bertanya tanya, mengapa oom Rizal tidak memberi peluang pada Pertamina sama sekali.
- Freedom Institute bukannya punya Aburizal Bakrie ?
- Seingat saya oom rizal termasuk daftar intelek yang mendukung kenaikan BBM I yang beberapa tahun lalu membuat banyak industri mandi darah dan gulung tikar
- Blog Rizal di http://mallarangeng.wordpress.com/
Blog Kandidat Ketua Ikastara :
- http://ikastarauntuksemua.wordpress.com/
- http://syarifsyahrial.com/
- http://ikastarauntuksemua.wordpress.com/
baca juga :
- http://kopidangdut.wordpress.com/2008/07/14/rizal-mallarangeng-kandidat-presiden-republik-indonesia/
- http://kopidangdut.wordpress.com/2008/07/11/rizal-mallarangeng/
18 Komentar
Juli 15, 2008 pukul 5:47 am
saya mendukung rizal malarangeng jadi presiden. dengan syarat indonesia pasti lolos ke piala dunia 2010.
Juli 15, 2008 pukul 7:28 am
jangan2 abis ngiklanin SB jd ikut pingin calonin jg. masak iklanin org lain, ikut aja ah…
Juli 15, 2008 pukul 7:32 am
oom, bisa miscall aku ndak. aku butuh nelpon sampean dari awal bulan kemarin
Juli 15, 2008 pukul 11:06 am
Entah kenapa setelah Pertamina kalah di Blok Cepu, jadi males bgt liat om Rizal ini. Mana iklan acaranya di Metro sering pulak
Juli 16, 2008 pukul 2:09 am
kalo diliat sih, kayaknya si om satu ini punya mata ngegombal, bibir pembual dan perayu abis…ditambah kumis sikatnya itu loh…? huehehehe…
Juli 16, 2008 pukul 3:41 pm
Nambahin kampanye negatif: http://mlsbgt.wordpress.com/2008/07/16/black-campaign/
Juli 20, 2008 pukul 6:01 pm
Rizal Mallarangeng for President ???? I dont think so.
Juli 21, 2008 pukul 7:30 am
Om Rizal sadar diri donk, anda khan penganut faham neoliberalisme, nanti kalau anda jadi presiden malah negara ini mungkin anda jual keasing untuk menambah pundi-pundi kekayaan anda, dan menurut saya anda ini cuma banyak ngecap hanya karena lulusan dari luar negeri, makanya nggak usah deh jualan kecap bakal nggak laku deh
Juli 21, 2008 pukul 8:07 am
Saya kira Rizal Malarangeng belum punya cukup bukti yang kuat bahwa dia layak jadi pemimpin nasional. Contoh kecil saja, ketika RM memandu acara Save Our Nation di Metro TV, saya sering mengamati bahwa sebagai host, RM terlalu dominan mewarnai acara dengan komentarnya yang jauh lebih banyak ketimbang orang-orang yang diwawancarainya.
Satu lagi, apakah bekal PhD Political Science dari Ohio (apalagi bukan dari Harvard or Northwestern, misalnya) cukup buat memimpin bangsa ini? Saya kira RM mesti berkaca kepada kakaknya yang sekarang jadi Jubir ketika terjun ke dunia politik. Kalau pun RM ingin meniru langkah Obama, apa yang telah dilakukan RM secara nyata selain iklan politik mirip SB dari PAN? Bangsa ini nggak cukup hanya dipimpin oleh orang yang gemar beriklan tanpa bukti nyata. Dengan menghambur-hamburkan uang untuk beriklan saja sudah terbukti bukan tanda yang baik.
Obama selain cerdas jebolan Harvard, dia mulai dari bawah dan ikut sistem. Mulai dari aktivis dalam membina orang miskin di salah satu bilangan di Chicago.
Saya bukan meragukan, tetapi biar pun katanya zaman demokrasi, orang juga harus didukung oleh kapabilitas dan track record yang nyata. Lha, seorang taruna Akmil saja harus melalui berbagai jenjang pendidikan pembekalan mulai dari Dikma Akmil untuk kemudian setelah Letda mengikuti Pasis Sussarcab, Selapa, Susdayon, Seskoad, Susdanrem, Sesko TNI (baik di dalam maupun di LN), Lemhanas dan diuji untuk memimpin mulai dari komandan peleton hingga jadi panglima berbintang. Nah, meskipun mungkin di jalur yang berbeda, RM mestinya punya track record apakah dia pernah berhasil memimpin mulai dari tingkat RT misalnya, atau Gubernur Sulsel? Dunia riset dan akademik sangat jauh berbeda dengan dunia nyata Bung…so for me, RM do not necessarily have my vote.
Juli 24, 2008 pukul 9:22 am
Saya menghargai pencalonan anda, lebih didasari atas niatan anda untuk memberikan warna dari demokrasi yang berkembang di Indonesia. sebagai bangsa kita harus maju dan proses regenerasi harus digulirkan. Menang bukanlah tujuan utama, tapi enlightment dan edukasi politik kepada masyarakat luas merupakan sesuatu yang tak ternilai. Komitmen anda yang tergolong muda untuk juga tampil sebagai kandidat dengan tanpa mengurangi respek kepada senior, buat saya merupakan enlightment politik yang tidak semua orang miliki.
melihat resourches yang anda miliki, “Sorry to say, don’t expect too much” tapi dengan anda berani spend effort and money mengiklankan diri anda, buat saya sudah merupakan pencerahan bagi bangsa untuk mendapatkan lebih banyak pilihan antar generasi.
Juli 27, 2008 pukul 3:24 am
Sy terus terang heran, aneh, bin ajaib “kok” acara SAVE OUR NATION-nya MetroTV diiklanin di Tv lain! Oh rupanya Rizal Mallarangeng mau nyalon jadi capres to? Ah…Ogah saya, kok malu-maluin sih SBY+JK=PASTI KALAH apalagi RIZAL…Sorry please deh ah!
Agustus 2, 2008 pukul 9:56 pm
Selamat bang… menjadi pemimpin media online besar (kanalone.com), tp koq banyak sekali orang yang di media tsb.
Cost perbulan kanalone pasti gede banget, bisa besar pasak daripada tiang. kalau cuma mengharap pendapatan iklan saja bakalan tidak cukup bang,,,,,
Aku berani taruhan… !!! sampean bakal dapat tekanan dari investor. kecuali investormu mau rugi.
kalau kanalone isinya cuman sekedar “news” bakal bangrutt…. !!!!
btw, biarpun user internet indonesia semakin banyak, tapi utk menyakinkan publisher (pemasang iklan) utk pasang iklan di internet tdk gampang lho banggg…..
ngikut komunitas pemain dotcom di indonesia dulu saja bang.. banyak contoh, coba cek media online nya MNC Group (msh banyak & banyak lagi), kurang apa dia, iklan di TV & cetak sering, tapi …
Tapi jangan kuatir bang.. jalanin dulu, petunjuk pasti ada koq..
masih banyak yg mau sy tulis, termasuk pemecahannya…. tp keburu ngantuk.
khlukito@gmail.com
Agustus 6, 2008 pukul 9:18 am
rizal malarangeng tidak tau diri,dasar pendukung zionis agen yahudi
Agustus 19, 2008 pukul 8:30 pm
Melihat acara todays dialog di metro TV kemarin (19 Agustus 2008).
Yang diskusi Marwan Batubara, Rizal Malarangeng, Amien Rais dan Sofyan Djalil.
Peserta diskusi sedang prihatin dengan kasus Freeport, Cepu, Newmont dan sebagainya, eh si Rizal malah ketawa-tawa sendirian untuk menutupi kesalahannya ikut campur urusan pertamina dan exon.
Benar-benar Rizal tuh mental inlander antek asing. Dikit-dikit belain amerika. Mungkin maksudnya untuk pamer kalau dia lulusan amerika.
Inilah contoh orang yang sudah kena brain wash-nya amerika.
Dia nggak pantes tuh mencalonkan jadi capres Indonesia. Orang model Rizal harusnya masuk penjara, karena doyan menggadai kekayaan Indonesia ke asing.
Agustus 19, 2008 pukul 10:17 pm
Fenomena para artis masuk parpol yang memang diundang oleh para pengurus parpol yang bersangkutan menandakan mereka telah menghina rakyat Indonesia. Mereka pikir negeri ini adalah sinetron yang penuh dengan dunia khayal-nya Ruben Onsu. Nanti si Raam dan Manoj Punjabi bakal diusung jadi Capres RI akibat logika bego para pengurus parpol. Letak penghinaannya adalah mereka pikir rakyat ini bodoh sebagaimana sinetron-sinetron mereka yang kerap membodohi rakyat. Apa jadinya negeri ini ketika para legislatornya dimasuki para artis yang kebanyakan bego dan tidak punya background pendidikan yang jelas dan mumpuni? Kalaupun sarjana, kebanyakan diperoleh dari sekolah abal-abal. Sudahlah para artis yang sebetulnya aktingnya juga nggak bagus-bagus amat alias cuman jual tampang, cukup jadi hamba Manoj dan Raam Punjabi salah kalian.
Oktober 10, 2008 pukul 6:42 am
RIZAL MALLARANGENG : oportunis-liberal-bela yang bayar…
Januari 6, 2009 pukul 3:12 am
Bang saya salut, dengan sikap abang yang relistis! keputusan mundur bukan berarti abang kalah, meski bagi saya ada hal yang lebih penting daripada abang harus ngotot nyalon jadi presiden. banyak hal yang bisa abang lakukan untuk bangsa dan negeri ini. mundurnya abang adalah hal paling positif yang bisa abang jadikan pelajaran politik bagi para politisi di negeri ini? saya kritik abang via blog demi realitas politik yang lebih fair, ketimbang bernafsu jadi pemimpin, kemudian kalah. ok BANG?! Salam : Darman Eka Saputra
email : darmaneka@telkom.net Hp. +628561830772
Januari 6, 2009 pukul 3:15 am
adalah pelajaran paling pisitif bagi para politisi di negeri ini, lebih baik mundur teratur daripada malu seumur-umur, tapi kita kedepoan memang harus mampu mewujudkan supremasi masyarakat yang tidak hanya orientasi partai tapi juga bagi mereka yang independen. salam ; Darman Eka Saputra
email : darmaneka@telkom.net Hp. +628561830772