besar pasak, DARIPADA KENTANG

Arsip untuk Mei, 2008

Pernikahan Adinda Bakrie : 2 DIGIT Milyar

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 30, 2008

2 DIGIT M = 10 M sampai 99M !!!! weleh…weleh…weleh…


Believe or not…rencana pernikahan Adinda Bakrie di bulan Juni…salah satu anak dari Indra Bakrie … anak tirinya Gaby Djorgie (sekaligus pemilik resto Magenta)..akan menikah dengan menelan biaya 2 digit Milyard Rupiah …. dengan mendatangkan florist dari Amerika yang baru2 ini datang ke Jakarta bekerjasama dengan Biyan Bridal…Florist ini terkenal banget Preston Bailey namanya…pernah dipake salah satunya dengan Donald Trumph dan wkt Oprah ultah…..dan juga akan mengundang penyanyi terkenal..yang sekarang masih tentative… Sting..tapi ada juga yang bilang Il DiVo…

Gelok yah disaat kasus lapindo yg enga jelas kpn selesenya mrk bikin pesta kawinan ampe puluhan milyar. Scr indra adalah pemegang saham terbesar Lapindo Brantas.. yg hrsnya bertanggung jawab atas nasib para warga porong-sidoarjo..yg msh tidur di tenda2 penampungan , menunggu bantuan
makanan..

 

sama neh ama reni sutiyoso ( paris hilton w anna be), ultah anjing di hotel mulia (apa coba hub.nya)?? hahahahaha.. cm ngasih info doang seh.
 

LUUARR BIAASAAA… MEMANG THE RICHEST MAN FROM SOUTHERN ASIAN…! BRAVOO…

Ditulis dalam life | 59 Komentar »

Tour de Kampoeng

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 26, 2008

Lumayan, seharian capek, tapi bisa motret orang orang dan kawasan kota lama.  kalau sendirian kagak berani soalnya … hehehe :)

salah satu rumah di bubutan

ampel

masuk ke ampel

pintu keluar ampel

pasar ampel

kampoeng kungfu di pecinan – kapasan

 

kampung anggrek

asli nih kampung asri banget

kampung nelayan – kenjeran

 

Ditulis dalam hobi | 13 Komentar »

WisataSurabaya – Jalansutra – Dua Komunitas Yang Berbeda

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 23, 2008

Ada debatan seru.  Gara gara milis jalansutra.

dari oom Hilman
Semua di sini meyakini bahwa “WISATA SURABAYA” dan “JALANSUTRA” adalah dua komunitas yang memang berbeda. *Yang dihindari* adalah asosiasi atau pandangan yang melihat *bahwa WS adalah JS cabang Surabaya* – gue pikir maksud dari wacana yang di-eskalasi Bu Erni serta mas Heru recently adalah kaya gitu. CMIIW.

___

 

Nah, yang ini papabonbon malah baru tahu … :) . Sori mori dori friends, secara 2001-2007 saya tinggal di Bekasi dan tahunya hanya jalansutra, pertengahan 2007 baru balik ke surabaya lagi.  Setelah tinggal beberapa lama, mencoba bebek goreng satu demi satu, langkah berikutnya tentu mencari komunitas yang suka jalan jalan dan makan makan di Surabaya sini.  Cari cari teman milis js yg di surabaya di google, ketemunya adalah milis wisatasurabaya. Dilihat nama namanya yang aktif di sana, lho kok anak anak js surabaya banyak yang ngumpul di sini.

Makanya papabonbon terkaget kaget *ampir tersedak* ketika ketika dikomplain menyebut milis ws sebagai js sby. hwarakadah.  Bikin bingung saja.  hehehe …  papabonbon sih gak ngerti apa masalahnya, manut saja lah, secara anak baru gitu lho.  Kebetulan pada saat yang sama di milis jalansutra baru ada warning dari moderator berkaitan penyalahgunaan nama js.

Apalagi selama ini, nama ws tidak pernah disebutkan di milis js. Jadi ngeblank sama sekali tuh ttg komunitas ws ini.  Nama komunitas wisatasurabaya ini tidak pernah terkenal di jagat jalansutra soalnya kalau ada postingan di milis jalansutra tentang surabaya kan menyebutkannya selalu aktivitas js-surabaya.   Papabonbon kok ndak pernah terlintas informasi kalau kegiatannya dilakukan oleh komunitas WisataSurabaya.  Tak Kenal Maka Tak Sayang … :p

Lebih kaget lagi setelah sekarang ini diberitahu kalau ini dua komunitas yang berbeda. Oooo, mulut papabonbon membentuk O guedhe banget, dan makin gede aja ooo nya.   Dan hanya geleng geleng kepala.  Cuma bisa menertawakan diri sendiri.  Olala, gitu toh. Baru paham ane …. Ccckkk. Kemana ajah nih selama ini …  :)   hyahahaha …

Pusing amat dengan identitas tahunya yah ….  malah ada member milis yang ngomel ngomel dan sumpah serapah ndak karuan. *nggak ditambilkan di sini … husss huss husss .. sensor * Au ach, gelap.  Pusing kali … :)

baca juga :

 

 

 

Ditulis dalam kuliner | Leave a Comment »

Habis Makan di bu Sup, helm Takachi-ku Hilang !

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 23, 2008

Niatnya kemarin wisata kuliner.  Menurut teman kantor yang sudah biasa entertainment klien, dan teman teman wisata surabaya yang mampir di FJB – Festival Jajanan Bango Nusantara, rawon bu Sup ini unggulan.  Nah, sudah beberapa lama, papabonbon melirik warung bu Sup yang lokasinya persis seberangnya hotel Majapahit, di sisi yang sama [terpisah pertigaan] dengan tunjungan plaza.

ini bukan gambar rawon bu sup sih, tapi buat ilustrasi saja.  gambar berasal dari sini

kemarin makan rawon di sana, dengan menambah paru goreng.  Puas banget, maknyuss banget, bikin ngecezz.  Rawonnya bu sup ini benar benar hitam, full dengan khuwek.  Kuah kaldo daging yang kental, tapi tetap segar.  Tidak magtig.  Daging rawonnya juga banyakkkk bener.  Puas deh makannya, niat hati malah mau nambah nasi tuh hehehe :)  

Dagingnya kendati banyak, dia tidak seperti rawon biasa yang seringkali malah full lemak.  Bu sup ini rawonnya dominan di daging.  Dan daging yang dipakai ini pengolahannya bagus, terbukti daging rawonan yang bercampur urat dan sedikit lemak ini, tidak kotot, tidak keras.  Daging rawon yang dipakainya empuk dan lembut.  Benar benar memanjakan lidah pelanggan …  Hati riang gembira, bertekad suatu saat akan kembali, bersama teman dan anak istri.  :)   Hohoho .. gagah bener yah …  :p

Makan kenyang, hati gembira.  Pas keluar restonya bu Sup, lihat motor yang diparkir di depan pintu.  lho kok, helmku tidak ada.  Wah, papabonbon panik.  Cialat.  Helm mahal, baru beli bulan kemarin.  Mana lagi bokek.  :(    Helm yang senantiasa digadang gadang, disayang sayang.  Lha kok hilang.  Anjis …   Huhuhu .. helm Takachiku sayang ….  300 rb melayang … :(   Helm takachi papabonbon yang putih dengan corak abu abu dan biru. 

 

gambar berasal dari sini

Setelah marah marah sama pelayannya selama setengah jam, jalan mondar mandir ke arah TP cari tukang helm, [dan gagal dengan sukses, kagak ketemu gitu lho], trus balik lagi ke Rawon bu Sup sambil merengut, akhirnya pinjem helm ke tukang parkir di toko sepatu bata di seberang jalan.  Gile mek, ini jalan rame banget.  Mana lagi sebel, panas, eh, arus lalu lintas padat dan gnebut semuanya. 

Akhirnya dengan bermodal helm pinjaman, papabonbon cari helm asal asalan 40 rebon di Kedungdoro.  Huh, masih gemes !

sumpah papabonbon :

  1. selalu membawa masuk helm kemanapun pergi … *paranoid mode on*
  2. tidak percaya dengan pengawasan pelayan terhadap pengamanan kendaraan
  3. meletakkan kendaraan di lokasi yang benar benar bisa diawasi langsung [di depan pintu masih bisa kena colong beh .. ampyun ..]

 

 

Ditulis dalam anak pabrik, hobi, kuliner | 6 Komentar »

Dolly pindah ke Keputih

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 22, 2008

Dolly akan dipindah ke Keputih.  Pilihan lain, akan dipindah ke Gresik.  Ini papabonbon telat banget beritanya.  Maklum nggak langganan koran.  Baru juga baca tadi itu di Tugu Pahlawan . com.

gambar dari sini.  persis dengan gambar di tugu pahlawan dot com yah .. :p

papabonbon think :

  • bandara di pindah ke Lamongan, pelabuhan dipindah ke gresik, sementara, Keputih itu lokasi kampus ITS, Universitas Dharma Cendekia, Universitas Hang Tuah, Universitas W.R. Supratman, ITATS dan universitas Narotama. Kemungkinan terbesar, pindah ke Gresik.  huehehe :)   pelabuhan senantiasa identik dengan kehidupan malam … :p  Jadi anak ITS jangan keburu senang dulu yah, aa isu Dolly pindah ke Keputih .. :p
  • kalau Dolly di pindah, siapa yang mau invest di Putat Jaya lumayan banget tuh, secara di pusat kota, dan kalau dibangun bakalan strategis.  Ada yang mau mendahului invest tanah di sekitaran dolly ?  huehehe :)

baca juga :

  1. http://www.surya.co.id/web/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=29778
  2. http://alaydoank.wordpress.com/2007/12/15/wisata-sexor-sex-kuliner-di-surabaya/
  3. http://tugupahlawan.com/233/lokalisasi-dolly-ditutup-apa-dipindah/

 

Ditulis dalam Ek-Biz | 9 Komentar »

Makasar : Perda Wajib Asi

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 22, 2008

Seru baca judulnya.  Yang mempelopori Perda menyusui adalah Klaten.  Sebenarnya bagus sih, buat menangkal masalah gizi buruk.  Di surabaya saja, berita di Tempo menyebutkan ribuan balita meninggal karena gizi buruk lho [baca : 2.239 Bayi di Surabaya Menderita Gizi Buruk].   Sesuatu yang mungkin tidak pernah dipahami oleh feminis semacam Gadis Arivia. 

Di quote laporan tentang Gizi buruk dari Tempo interaktif

TEMPO Interaktif, Surabaya:Anak penderita gizi buruk di Surabaya, Jawa Timur, masih sangat tinggi. Bahkan, data Dinas Kesehatan setempat menyebutkan selama tahun 2007, dari total 11.401 bayi yang diperiksa, terdapat 10.071 bayi yang mengalami kekurangan energi protein (KEP).“Dari jumlah itu, gizi buruk memang masih tinggi atau mencapai 2.239 bayi, sedangkan sisanya 7.832 bayi belum sampai tahap gizi buruk,” tutur Kepala Sub Bidang Kesehatan Dinkes Surabaya, Sri Setyani, di hadapan anggota Komisi D DPRD setempat, Jumat (14/3).

 

 

 

Tapi papabonbon ingin tahu rumusan yang diangkat seperti apa sih ?

Di quote dari Tempo Interaktif - ketika diperdakan di Klaten

Menurut Roni, dalam draf peraturan ini diusulkan seluruh fasilitas umum harus menyediakan ruangan khusus untuk ibu menyusui sehingga pemberian ASI tetap bisa dilakukan. Selama ini banyak ibu yang terpaksa menunda pemberian ASI karena terganjal aktivitasnya atau pekerjaannya.

Di quote dari Kompas :

Ranperda itu diperlukan karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada posisi ke-23 di Indonesia sehingga meningkatkan IPM yang berpenduduk 7,4 juta jiwa ini sangat penting.
Setelah ranperda itu disahkan dan diberlakukan, lanjutnya, kampanye penggunaan ASI bagi ibu pascamelahirkan akan semakin mendapat legalitas.  Begitu pula pendistribusian susu formula yang turut merambah rumah sakit bersalin atau klinik kebidanan. Dengan kerja sama antartenaga paramedis lokal, distribusi susu formula akan dieliminasi agar pemanfaatan ASI lebih optimal. ”Akhir-akhir ini ada kecenderungan ibu-ibu, utamanya yang bekerja, enggan memberikan ASI kepada bayinya pascamelahirkan. Mereka lebih mengandalkan susu formula untuk memenuhi kebutuhan susu bayinya, padahal ASI sangat penting untuk bayi terutama pada enam bulan pertama pertumbuhan,” ujarnya.

Di quote dari Tribun :

Dalam ranperda tersebut salah satu yang ditegaskan adalah pemberikan ASI dua jam pertama setelah melahirkan serta mengantisipasi adanya unsur “pemaksaan” untuk menggunakan susu formula tertentu dengan iming-iming bonus.

Berita yang ada di koran sangat tidak jelas.  hehehe … bertanya tanya juga sih [list pertanyaan timbul setelah membaca artikel gadis arivia, jadi anggaplah dengan yakin, bahwa ini adalah tuntutan kejelasan dari seorang feminis], kita lihat bagaimana wakil rakyat akan menjawab pertanyaan pertanyaan ini :

  1. kalau ibu yang asinya kurang bagaimana ?
  2. kalau yang asi nya sama sekali tidak bisa keluar ?
  3. kalau yang ibu bekerja, apa pemerintah makasar akan memberikan legalitas cuti 6 bulan setelah melahirkan ?  enak dong, bisa 9 bulan total cuti tuh, hehehe :)   kayak di negara negara skandinavia yang sosialis.  beneran nih, pemda kita siap buat ini ?
  4. yg ini pertanyaan yang feminis banget : wanita punya hak menentukan pilihan atas tubuhnya sendiri, negara tidak boleh sok berkuasa mengatur tubuh wanita.  apa hak pemda memaksa wanita untuk menyusui atau memdberikan sufor ?  itu adalah hak wanita untuk menentukan.

tapi kalau pemda makasar tahunya cuman bikin ruang menyusui di mall panakukkang, haiyah, itu mah tidak mempermudah persoalan … :p

Lagi pula kalau mau meningkatkan angka IHM dengan cara ibu menyusui, papabonbon kutipkan daftar 10 negara teratas yang menyusui bayinya secara eksklusif di atas 4 bulan.

Burundi 74.3
Chile 73.2
China 67.1
Egypt 67.9
Ethiopia 83.8
Korea, Dem. Rep. 96.5
Nepal 82.9
Papua New Guinea 75.2
Rwanda 80.5
Uganda 70.0 

Data statistik diatas dikeluarkan UNICEF.  FYI, Indonesia saja nggak masuk 10 besar, karena angkanya 51.9 % – padahal kalau angka 51.9 persen saja terpenuhi, harusnya IHM nya sudah keren lho, Indonesia ini …:).  hemmm, kalau dilihat sepintas apakah 10 negara dengan tingkat asi eksklusif tertinggi tersebut mencerminkan negara negara yang memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi ?  Just curious aja sih .. :)

Kesimpulan :

  • kampanye ASI eksklusif untuk menangkal gizi buruk, adalah kampanye yang sangat baik
  • pemerintah tidak boleh hanya main di perda, tapi harus membuat langkah holistik.  [jangan hanya membuat ruang menyusui di mall]
  • di sisi lain, kerja sama dengan perusahaan susu untuk penanggulangan balita yang mengalami gizi buruk [terutama yang sudah diatas dua tahun atau yang tidak mendapatkan asi secukupnya] justru upaya yang sangat positif
  • posyandu harus digiatkan lagi lewat kerjasama swadaya masyarakat dengan depkes
  • kalau pemerintah bisa menjamin ibu menyusui mendapat tambahan cuti 6 bulan untuk asi eksklusif, lebih bagus lagi … :)

baca juga :

  1. tulisan gadis arivia
  2. http://www.tribun-timur.com/view.php?id=77038&jenis=Makassar
  3. http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/12/0805139/air.susu.ibu.akan.diperdakan.nah.lho…..
  4. http://asipasti.blogspot.com/
  5. http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2007/12/17/brk,20071217-113727,id.html
  6. http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/03/14/brk,20080314-119254,id.html

Ditulis dalam Ek-Biz, Politik, hobi | 8 Komentar »

Harun Yahya Masuk Penjara

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 22, 2008

Tokoh yang sangat dikagumi karena berhasil meruntuhkan teori evolusi darwin ini dipenjara.  oleh pemerintah Turki.  Sesuatu yang sangat sulit dipercaya, apalagi mengingat kalau pemerintahan Turki saat ini dipegang oleh “PKS” nya Turki.  Sesama aliran Ikhwanul Muslimin juga, sama dengan yang di Indonesia. 

Apalagi tidak hanya beliau yang dipenjara, namun beberapa rekannya juga ditangkap.  Pengadilan turki menganggap mereka terlibat dalam membuat kejahatan terorganisasi dan meresahkan masyarakat.

Apakah menentang teori evolusi darwin dianggap sebagai kejahatan ?

baca juga:

 dikutip dari reuters :

Turkish Islamic author given 3-year jail sentence

By Thomas Grove

ISTANBUL (Reuters) – Controversial Turkish Islamic author Adnan Oktar was sentenced to three years in prison on Friday for creating an illegal organization for personal gain, state-run Anatolian news agency said.

….

Oktar had been tried with 17 other defendants in an Istanbul court. The verdict and sentence came after a previous trial that began in 2000 after Oktar, along with 50 members of his foundation, was arrested in 1999.

In that court case, Oktar had been charged with using threats for personal benefit and creating an organization with the intent to commit a crime. The charges were dropped but another court picked them up resulting in the latest case.

Ditulis dalam Politik, life | 18 Komentar »

Surabaya : Synagogue satu satunya di Indonesia

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 21, 2008

foto berasal dari sini

Lokasinya di Jl. Kayun nomor 4-6, Surabaya, luasnya sekitar 2,000 meter persegi, lokasinya dekat dengan  Kali Mas.  Berdirinya sudah lama banget, dan nyaris tidak dipakai.  Pewarisnya, Abraham Zahavi, yang keturunan Yahudi Irak, sempat ke Israel buat cari jodoh.  Dapatnya malah Leah, wanita yahudi keturunan India.  Belakangan, Chaya, anak perempuannya malah menikah dengan lelaki muslim, sementara cucu cucu Lea [anak lelaki dan anak perempuan dari Chaya] malah masuk di sekolah katolik. Kendati cucu lelakinya ikutan sholat Jum’at bersama sang ayah.

Tapi orang yang rese menulis dengan bahasa kasar di Republika dan mengait ngaitkan sinagoga dengan dengan aktivitas zionisme.  Capek deh … :)

Lokasinya dekat KAP Made Sudarma, eks bapak dosennya papabonbon dulu hehehhe, dan kalau papabonbon mampir ke sana buat beli bebek goreng barokah, pasti melewati synagogue ini.  Kapan yah potret potret, asik juga nih .. orangnya boleh nggak yah, tempat ibadatnya dijadikan obyek potret memotret hehehe :)

 

baca juga :

 

Ditulis dalam hobi | 16 Komentar »

Wifi – Drago Brasserie – full sinyal :p

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 20, 2008

tertarik nyobain drago brasserie sejak dikomporin sama jie di blognya. menurut jie, ini cafe dengan wifi terbaik di surabaya.

well, memang tempatnya enak, tapi yah, gitu deh, ono rupo, ono rego. jadi beli deh teh dingin sekalian satu pitcher, alamat kena 35 ribu. mampus hehehhe ….. habis kalau berjam jam beli teh dingin satu gelas demi gelas berikutnya, sama ajah, wong harganya per gelas 13,500.  jatuhnya malah lebih mahallll.  Pastinya sih, per gelas 13 ribuan itu memang lebih mahal daripada di cafe telkom di tunjungan plaza.

Tapi, bagusnya di drago ini sinyal memang full. sayangnya ketika dipakai buat upgrade program bawaan leptop, ternyata kagak bisa, kayaknya dibatasi nih huhuhu .. rugi dong beli satu pitcher huahahhaa :)   eitss, ntar dulu, ternyata setelah di coba lagi, eh bisa juga. tapi memang kudu satu per satu biar ndak mabok dianya … :)

kesimpulan : yang paling value for money, the bestnya menurut papabonbon justru di ITC Mega Grosir jalan gembong. di foodcourtnya. the best karena :

  1. jaringan kuat
  2. gak ada pesaing, di foodcourtnya orang malas bawa leptop
  3. banyak pilihan makanan dan minuman dari yang murmer sampai mahal

tapi kalau cari suasana, yah jangan kesana huehehehe :) namanya foodcourt giotu lho, banyak hal yang kadang not expected to be happen … :) drago brasserie so far reccomended lah, secara sinyalnya juga stabil banget dan senantiasa full. :)

baca juga :

  • http://www.inijie.com/index.php/2008/03/17/the-best-free-wifi-hotspot-in-surabaya/
  • http://papabonbon.wordpress.com/2008/01/09/telkom-pasang-wifi-gratis-di-sby-nggommballl/
  • http://papabonbon.wordpress.com/2007/07/16/hotspot-gratis-di-sby-tinggal-di-bg-juction-saja/

Ditulis dalam life | 6 Komentar »

Ketemu kang Sigit di Gubeng !

Ditulis oleh papabonbon di/pada Mei 20, 2008

Minggu pagi, saya agak bergegas pulang dari tulungagung, karena kang sigit akan ada di gubeng. Dengan niat, kang sigit akan njagong di music station dari jam 2 siang sampai malam. oh ya, perkenalan, kang sigit ini dedengkotnya milis apresiasi-sastra. buat yang ingin belajar kenal dengan kang sigit, ini fotonya. foto lama, waktu di ultimus bandung, tahun lalu. kang sigit yang membungkuk, paling kiri.

foto diambil dari blognya kang Hernadi Tanzil

Agak bingung juga ketika kang sigit belakangan konfirmasi kalau acara di Gubeng ternyata hari senin tgl 19, bukan hari minggunya. :) .

Senin, grusah grusuh urusan closing *cie, orang finance gitu lho* ba’da maghrib akhirnya ketemu juga dengan kang sigit. Ada gita gentong dan puthut e.a di sana. Obon sudah pulang duluan. Mengembalikan yayangnya ke rumah dulu :) . Cak bono, sejak istrinya di sby, kemana mana selalu tampil berdua, hehehe :) . Tim yang kompak. Jadi ingat slogan mimi lan mintuno.

Dodolllll, ternyata obon akan ikut jalan ke bali. Padahal waktu tadi pagi mau ke kantor sudah mikir mikir, bawa baju cadangan nggak ya ;) . Secara istri juga sedang mudik ke glenmore. Jelas jelas kalau ke sana, akan naik kereta yang sama barengan kang sigit dan cak bono. Asik nih hehehe … Apalagi besok selasa libur. Klop kan :) . Hyahahhaha. Ndilalah, memutuskan nggak ke banyuwangi. Kalau mau ke bali ke bali aja, kalau ke banyuwangi mah, itu memuaskan hasrat pribadi sajah. Hehehe … Jadi malu. Ya wis, memilih jadi jomblo untuk saat ini.

Tidak berapa lama, kang ali syamsudin dan mbak winarti datang. Ini anak dua melewati kami dengan santainya, sampai akhirnya kembali lagi … Hyahaha. Maklum panggung musiknya sudah usai. Jadi begitulah, kalau belum pernah bertatap muka, ya … Bisa kelewat kelewat gitu.

Seperti biasa, cak bondet a.k.a kang sigit acaranya bagi bagi buku. Jadi ingat waktu di tim 2 tahun lalu. Dapat eleventh minutes nya paulo cuelho, yang di indonesia baru diterbitkan beberapa bulan yang lalu. Kali ini jamaah milis yang berbahagia kebagian gretongan buku terbarunya kang sigit. Menyusuri lorong lorong dunia jilid 2. Ingat buku ini, jadi ingat hard facts dalam buku jilid satunya dulu sering saya gunakan untuk bahan debatan berkait soal soal kemajemukan budaya dan eksistensi kepercayaan yang berbeda.

  • tentang orang turki muslim di bulgaria
  • gereja bizantium yang harus dibangun di bawah tanah untuk menghindari penguasa turki usmani
  • kebijakan monogami di tunisia

Ah, kejutan apa lagi yang akan saya dapatkan dari kisah perjalanan kang sigit kali ini ?

aslinya sih, buku jild dua ini bersampul biru hehehe … maklum, gambarnya dapat dari sini

Pastinya, ngobrolnya dilanjoot di depot sederhana. Siyaaal, ini depot adalah salah satu icon wisata kuliner warisan jaman bung karno. Sudah beberapa kalo saya muter muter stasiun gubeng, gak pernah ketemu! Thank’s to kang ali syamsudin yang menunjukkan jalan yang benar pada kita. Kagak nyangka sama ini depot. Layaknya surabaya, warung yang enak, selalu tampil dekil, di bagian jalan yang gitu deh, tapi senantiasa ramai. Saya sih menikmati nasi goreng pedesnya, dan berjanji untuk kembali lagi hahahha ….. :)

Di warung bicara sastra lagi. Gosip gosip tentang proses goreng menggoreng sastra membuat beberapa karya best seller seperti ayat ayat cinta, laskar pelangi, saman jadi bahan pembicaraan. Benar benar ada politik supaya sebuah karya naik ke permukaan ataukah tipping point semacam itu memang hadir dengan sendirinya … ?

Waktu semakin malam. Secara kereta mutiara yang akan membawa kang sigit ke bali akan berangkat jam 22.35, kita ngeloyor balik ke stasiun. Tidak berapa lama, kereta pun tiba. Semua penghuni stasiun nyaris naik semua, karena ini memang kereta terakhir yang berangkat hari ini.

Adios kang sigit. Selamat jalan cak bono ! Tasnya kang sigit gede banget sih, hehehe :) . Secara bisa dipakai jadi bangkunya dua orang. 1.5 m x 90 cm kali yah …. :)

Daag. Ketemu di bali ? Hehehe … Kang sigit akan stay di indonesia – sambil kluyuran ke mana mana tentunya – sampai tgl 21 juni 2008.

Enjoy your mudiks kang sigit … Muach muach … Hahaha …

baca juga :

    1. http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/21/Buku/buku01.htm
    2. http://masarcon.multiply.com/journal/item/24
    3. http://myhobbyblogs.com/book/2008/05/01/launching-dan-bedah-buku-menyusuri-lorong-lorong-dunia-jilid-ke-2/
    4. Ditulis dalam hobi, silaturahim | Leave a Comment »