April 29, 2008...6:55 am

Cak Yudi Perak

Lompat ke Komentar

Konon di Surabaya sini, menurut kamus teman teman jalansutra dan wisata surabaya, ada dua bebek goreng yang saling bertanding kehebatan.  Cak Yudi Perak dan HT Karang Empat. 

Papabonbon, sangat bersyukur karena rumahnya dekat dengan HT Karang Empat.  Dekat dekat Kenjeran gitu lho.  Tapi, sudah hampir setahun di Surabaya, papabonbon masih lack of information.  Dimanakah gerangan wahai engkau bebek goreng cak Yudi Perak ?

Baru kemarin papabonbon menemukannya.  Astaganaga, ternyata dekat sekali dengan kantor :)   Sungguh, malu bertanya sesat di jalan.  Lha wong OB di kantor saja, mas Adi biasa membelikan mbak mbak SPC bebek goreng cak Yudi ini.  hwehehehehe.

Berikut ini ancer ancer, lokasi bebek goreng cak yudi tersebut.  Dapat informasinya dari mbak Erni – wisata surabaya.

Bebek cak Yudi ada 2

Yang siang ada di jl. Kepanjen daerah gereja katolik Kepanjen dan sekolah SMA frateran.

Yang di perak di jalan Jakarta. ancer2 nya dibelakang pom bensin perak atau jalan menuju ke tol via perak. Buka mulai jam 4 sore tutup/habis sekitaran jam 6-7 sore.

Kalau dari Tugu Pahlawan belok kiri ke jalan indrapura. Mentok ke kiri lagi ke jl. Rajawali terus sampek setopan trus kekanan. Lurus aja sampek ketemu pom bensin di kiri jalan. (tanya aja ama orang sekitar pom, mereka pasti tahu)

Sudah lama sekali saya nggak beli yang diperak terakhir 10-12 tahun yang lalu. Biasanya beli yang di Kepanjen.

Salam,

Erni.

Papabonbon tentu saja pilih yang dekat. Apalagi suasana siang hari di Surabaya amatlah panas. Ampun ampun huehehehe.  Dari tugu pahlawan, ambil kiri, ketemu masjid takmiriyah, dari sana cari jalan memutar sampai ketemu SMK Frateran.  Warung cak yudi ini, ternyata ada di deretan warung warung lain. Dia lokasinya paling ujung, dekat jalan besar.  Benar benar di belakang Frateran, persis di bagian belakang Kantor Pos.

Rasanya ?  Maknyuss punya lah.  Baru sekali makan di sini, papabonbon mengakui kalau bebek yudi perak ini pastinya masuk tiga besar bebek goreng maknyuss.

  • daging : paling lembut di antara bebek goreng yang ada di surabaya, bersaing ketat dengan HT Karang Empat. Penampilannya bersih, empuk. Ukuran memang kecil, apakah dia pakai bebek muda ?.  karena ampela yang biasanya agak kotot, di sini lembut sekali.  Kalau bebek yang enak tapi rada jorok, mungkin Padin di jalan Kranggan.  Secara bebeknya masih ada bulunya. hueeee … :(
  • sambal korek : setara dengan bebek 75, saingan berat sambal koreknya bebek goreng pak slamet – solo, di atas level bebek goreng tembaan – tugu pahlawan
  • minyak bebek yang dipakai lembut, tidak terlalu banyak, dan tidak maagteq.  gayanya mirip bebek goreng barokah atau bebek goreng depan st. pasar turi.
  • tapi malah tidak bertemu dengan sambal pencit tuh ?  hueheheh. apa salah promo ?

Kerusakan :

  1. satu porsi, bebek saja : Rp 8 ribu
  2. satu porsi, dengan ati ampela : Rp 13 ribu

 baca juga :

  1. http://papabonbon.wordpress.com/2008/04/25/belut-dan-bebek-trademark-surabaya/
  2. http://teguhperdana.wordpress.com/2008/04/13/bebekbebek-dan-bebek/
  3. http://behisbest.blogspot.com/2007/06/akhirnya-kami-menemukannya.html
  4. http://mahadewi.blogsome.com/2007/08/03/kuliner-surabaya/

 

 

 

 

13 Komentar


Tinggalkan Balasan