besar pasak, DARIPADA KENTANG

Arsip untuk April, 2008

Cak Yudi Perak

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 29, 2008

Konon di Surabaya sini, menurut kamus teman teman jalansutra dan wisata surabaya, ada dua bebek goreng yang saling bertanding kehebatan.  Cak Yudi Perak dan HT Karang Empat. 

Papabonbon, sangat bersyukur karena rumahnya dekat dengan HT Karang Empat.  Dekat dekat Kenjeran gitu lho.  Tapi, sudah hampir setahun di Surabaya, papabonbon masih lack of information.  Dimanakah gerangan wahai engkau bebek goreng cak Yudi Perak ?

Baru kemarin papabonbon menemukannya.  Astaganaga, ternyata dekat sekali dengan kantor :)   Sungguh, malu bertanya sesat di jalan.  Lha wong OB di kantor saja, mas Adi biasa membelikan mbak mbak SPC bebek goreng cak Yudi ini.  hwehehehehe.

Berikut ini ancer ancer, lokasi bebek goreng cak yudi tersebut.  Dapat informasinya dari mbak Erni – wisata surabaya.

Bebek cak Yudi ada 2

Yang siang ada di jl. Kepanjen daerah gereja katolik Kepanjen dan sekolah SMA frateran.

Yang di perak di jalan Jakarta. ancer2 nya dibelakang pom bensin perak atau jalan menuju ke tol via perak. Buka mulai jam 4 sore tutup/habis sekitaran jam 6-7 sore.

Kalau dari Tugu Pahlawan belok kiri ke jalan indrapura. Mentok ke kiri lagi ke jl. Rajawali terus sampek setopan trus kekanan. Lurus aja sampek ketemu pom bensin di kiri jalan. (tanya aja ama orang sekitar pom, mereka pasti tahu)

Sudah lama sekali saya nggak beli yang diperak terakhir 10-12 tahun yang lalu. Biasanya beli yang di Kepanjen.

Salam,

Erni.

Papabonbon tentu saja pilih yang dekat. Apalagi suasana siang hari di Surabaya amatlah panas. Ampun ampun huehehehe.  Dari tugu pahlawan, ambil kiri, ketemu masjid takmiriyah, dari sana cari jalan memutar sampai ketemu SMK Frateran.  Warung cak yudi ini, ternyata ada di deretan warung warung lain. Dia lokasinya paling ujung, dekat jalan besar.  Benar benar di belakang Frateran, persis di bagian belakang Kantor Pos.

Rasanya ?  Maknyuss punya lah.  Baru sekali makan di sini, papabonbon mengakui kalau bebek yudi perak ini pastinya masuk tiga besar bebek goreng maknyuss.

  • daging : paling lembut di antara bebek goreng yang ada di surabaya, bersaing ketat dengan HT Karang Empat. Penampilannya bersih, empuk. Ukuran memang kecil, apakah dia pakai bebek muda ?.  karena ampela yang biasanya agak kotot, di sini lembut sekali.  Kalau bebek yang enak tapi rada jorok, mungkin Padin di jalan Kranggan.  Secara bebeknya masih ada bulunya. hueeee … :(
  • sambal korek : setara dengan bebek 75, saingan berat sambal koreknya bebek goreng pak slamet – solo, di atas level bebek goreng tembaan – tugu pahlawan
  • minyak bebek yang dipakai lembut, tidak terlalu banyak, dan tidak maagteq.  gayanya mirip bebek goreng barokah atau bebek goreng depan st. pasar turi.
  • tapi malah tidak bertemu dengan sambal pencit tuh ?  hueheheh. apa salah promo ?

Kerusakan :

  1. satu porsi, bebek saja : Rp 8 ribu
  2. satu porsi, dengan ati ampela : Rp 13 ribu

 baca juga :

  1. http://papabonbon.wordpress.com/2008/04/25/belut-dan-bebek-trademark-surabaya/
  2. http://teguhperdana.wordpress.com/2008/04/13/bebekbebek-dan-bebek/
  3. http://behisbest.blogspot.com/2007/06/akhirnya-kami-menemukannya.html
  4. http://mahadewi.blogsome.com/2007/08/03/kuliner-surabaya/

 

 

 

 

Ditulis dalam hobi | 14 Komentar »

kodrat wanita

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 26, 2008

Kalau bahasa agama dan bahasa budaya yang digunakan, ujungnya adalah dua hal :

  1. melahirkan, dan
  2. mengurus anak dan rumah tangga

dari blog aku bukan monyet

gambar dari blog amadeo

anda pilih gambar satu atau gambar dua ? mana yang lebih cocok dengan diri anda. yang satu politis ideologis, yanglainnya punya pilihan pribadi, mau di domestik, atau dua duanya, di luaran iya, dirumah oke.

Apakah benar, itu kodrat wanita ?  Ada tulisan menarik di bawah ini.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam life | 4 Komentar »

Belut dan Bebek – trademark surabaya

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 25, 2008

  • Cari bebek goreng dimana yah ? Jawabannya jelas, Suroboyo :D
  • Kalau masakan belut yang spesial ? Lagi lagi : Suroboyo, jee ! :)

Jalan setahun menghuni suroboyo, kenyataannya, papabonbon sudah bolak balik makan bebek, tapi makan belutnya cak poer, spesial belut surabaya, malah baru sekali. maklum baru tahu tempat yang benar setelah ketemu blognya mbak mendol.

Terus terang yah, dua duanya, kalau dipikir pikir, bebek dan belut adalah hewan yang nggilani. penampilannya asli anak itik buruk rupa.  Belut juga sami mawon.  wong, nama masakan spesialnya cak poer saja, “belut elek”.  Coba deh, ke warung bebek, kita akan bertemu ruangan yang panas, berminyak, baunya pun bergulung gulung, mengendap, berat, terkonsentrasi dalam ruangan.  ke warung belut, kalau lihat gorengan belut, yang bukan ala goreng kering, yah masih potongan segede jempol, basah dan berminyak gitu.  Apalagi kalau melihat ember embe berisi air dan belut hidup di dalamnya.  huehehehe  

Sebodoh deh. Kendati penampilak lecek dan kumuh. sing penting, uenaaak !!!.  :)   hyahahahha.  meskipun sambil berpikir juga.  Apa pemeo, “biar jorok, yang penting enak”, bisa muncul gara gara makluk manis sekelas belut dan bebek yach ?  penampilan kota surabaya, yang terus terang kumuh. Secara trotoarnya banyak dibajak penjual kaki lima pinggir jalan, memang dilema. 

  1. wirausaha hidup dari sana
  2. kehidupan malam dan cangkrukan surabaya, timbul dari sana
  3. tingkat kumuhnya surabaya, juga asalnya dari sana

Bisa gak yah, para pegawai pemda kita, mengatur supaya para penjaja makanan maknyuss ala surabaya bisa tetap dagang, tapi dibuat supaya bersih, teratur, rapi, sementara pedestrian, tempat kita berjalan kaki tetap terjaga.  Maunya sih di segala spot bisa seperti itu.  huehehehehe… kan sayang, kalau pedagangnya harus digusur juga seperti yang terjadi baru baru ini.  Makasar kehilangan lanskap meja warung terpanjang di dunianya, karena revitalisasi pantai.  Sayang sayang kan …  :(   meja terpanjang ini, asal muasalnya dari warung yang berjejer di jalanan sepanjang pantai losari. 

buat bebek, papabonbon ngabsen list yang sudah pernah didatangi :

  • padin, jalan kranggan, dekat bg junction
  • cak bondet, depan unair kampus B
  • tembakan, persis depan tugu pahlawan
  • pertigaan DTC
  • anugerah
  • karang empat
  • barokah – bca kayun
  • cak yudi – perak
  • depan stasiun pasar turi
  • bebek goreng 75 – ngagel rejo barat
  • bebek goreng kayu tangan – ngagel rejo barat arah ke bratang

dari yang dicoba itu.  ada empat varian besar bebek goreng rupanya :

  1. yang pertama mengandalkan minyak dan bumbu bebeknya [cak bondet, 75, barokah, st. pasar turi, padin]
  2. selain itu ada yang mengandalkan bebek kering, bumbunya srundeng [pertigaan DTC, depan IDI - karang menjangan/dharmahusada].
  3. ada yang mengandalkan sambalnya [tembaan, 75, cak bondet, cak yudi - perak].
  4. selain daging yang lembut dan gurih, cara memasaknya yang berbeda dengan biasa [tembaan - bebek kering, karang empat, cak yudi - daging nomer satu, kayu tangan - presto, anugerah sistem bakar] .

Masih penasaran dengan cak yudi perak, yang katanya pakai sambal pencit, mangga muda.  ini genre madura tenan.  Oh ya, mainan mangga muda ini, mirip dengan sambal mangganya ikan bakar makasar.  Apa ini ciri khas orang laut yah ? 

Btw, yang ditulis diatas Ini genre surabaya yah.  kalau mereview masakan bebek ala jawa tengah, ada macam macam lagi, huehehehe :)   Tapiiii, juara dunia, masih tetap Itiak Mudo Lado Ijo di Ngarai Sianok, Bukit tinggi.  Tak terkalahkan.  Reviewnya sudah pernah diposting di blog ini.

Nah, bicara belut.  Yah spesial belut surabayanya pak pur – senjata andalannya jelas lewat rasa.  Karena baru sekali ke sana, dan mencoba belut elek, reviewnya sangat terbatas yah.  setelah digoreng.  diatas belut diberi taburan geprakan bawang putih goreng yang sangat generous.  Lanjutnya, dengan rasa daging belut yang maknyus, sambal oke, bumbu nendang.  nasi tambah deh :)

Oh ya, kalau Fahmi ke banyu urip dan ketemu warung yang sumpek.  Di ngagel jaya selatan kebalikannya, sepi dan tenang suasananya. jadi bisa meresapi makan belut ini dengan puas.  hahahaha :)   Jangan jangan dikerjain mendol, biar penuh perjuangan.  huahahaha :)

Alamat Spesial Belut Surabaya:
Jl. Banyu Urip Kidul IV / 39 (Bok Abang) Surabaya
Jl. Ngagel Jaya Selatan No. 119 Surabaya
Jl. H. R. Muhammad No. 249 Surabaya

baca juga :

Ditulis dalam hobi | 8 Komentar »

D.O – drop out – Arry Risaf Arisandi

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 25, 2008

Baca pertama kali tentang novel yang dijadikan film ini lewat resensinya si kunderemp ari narkaulipsy.  Papabonbon, baru kemarin malam menuntaskan baca novel ini.  Niat lho beli novelnya, beli pake uang sendiri.  Nggak sekedar pinjam :)   Hahahaha …

Kemunculan filmnya di saat yang salah, karena bertepatan dengan launching Ayat Ayat Cinta.  yah, nyosor deh.  oh oh, papabonbon kan tidak bicara film.  kita bicara novelnya.  :)   Apalagi papabonbon jua belum lihat filmnya kok hyakakakaka :)

Novelnya lucu, sangat mengingatkan pada novel jomblo-nya Aditya Mulya. Namun lebih sarkastis dan muram.  Somehow, cara guyonannya yang cerdas, slapstick, dan menukik dan membumbung cepat itulah yang mengingatkan pada jomblo.  Amboi, dunia bisa dilihat dengan warna warni. 

Suramnya guyonan novel ini sih disebabkan karena menambil sudut pandang seorang mahasiswa D.O.  putus asa, keluarga yang kacau balau, kepercayaan diri yang sangat rendah, tanpa motivasi.  Jadi ingat perumpamaan yang sering dipakai seorang abang TN2, Bono budi Priambodo, lack of determination.  Uhmm, profil bang Bono yang ditulis di friendsternya malah cocok banget dengan gambaran novel ini.  Ditampilkan dikit berikut ini.  Si abang ini ajaib, namun kalau sudah pernah dekat sama dia, semua orang, yakin salut sama dia.

How nobody is Nobody? Almost got kicked out from high school due to chronic laziness and lack of determination, actually got kicked out from naval academy due to the same reasons, dropped out from law school due to the same reasons, got divorced due to the same reasons, got fired several times from various jobs due to the same reasons,… Slaves should have learned the Art of Nobodiness.

Hampir dikeluarkan dari SMA karena terlalu pemalas. Dikeluarkan dari Akademi TNI-AL karena pemalas dan bermental lemah. Sudah sebelas tahun kuliah di FHUI tidak kunjung lulus karena pemalas dan sering membolos. Diceraikan bekas istri karena malas bekerja dan akhirnya miskin. Dipecat dari berbagai-bagai pekerjaan karena pemalas dan kurang motivasi. Sekarang sakit-sakitan, menganggur, tidak punya pekerjaan tetap, gendut, mengalami kebotakan di dahinya. 

Gambaran gambaran suram, buram.  dan lagi lagi dari sudut pandang orang biasa yang harus putus asa.  Ajaib, ketika Jemi, tokoh dalam novel ini, bisa melihat gambaran dunia yang lebih luas dari sosok Dayat. Bahwa dunia tidak akan hancur berkeping keping jika pun jemi harus D.O.  Padahal dulunya Jemi benar benar sosok yang tidak punya tujuan hidup.  Bisa dilihat bagaimana Jemi memahami dirinya dengan cara yang unik.

Jemi, si mahasiswa abadi, dari kecil nggak pernah punya cita-cita. Waktu masih SD, temen-temennya ada yang pengen jadi guru, pengusaha, malahan ada yang pengen jadi tabib. Jemi nggak pengen jadi apa-apa.

“Kamu harus punya cita-cita, Jemi,” kata gurunya. “Semua temen-temenmu punya cita-cita. Agnes ingin jadi guru, dan Susi ingin jadi pengusaha seperti bapaknya. Kamu ingin jadi apa?”
“Baiklah kalo memang harus punya cita-cita. Saya pengen jadi suaminya Susi!”
“Kamu nggak boleh bercita-cita jadi cowok matre, Jemi! Pikirkan lagi!”

Itu kali pertama dan kali terakhir Jemi mikirin cita-cita. Sampe dewasa, dia tetep lebih suka membiarkan hidupnya mengalir kayak banjir—nyusahin banyak orang. Dia ikuti kemana saja angin meniupnya. Niatnya kuliah di jurusan Sastra Rusia, malah terdampar di jurusan Akuntansi. Tiap kuliah, kerjaannya cuma menggambar pohon dan pohon. Catatan kuliah jadi pohon, buku jadi sejuk, dia jadi bodoh.

Mohon maaf juga, resensi filmnya justru menggambarkan kalau film ini seolah olah kisah tidak berguna yang nyerempet nyerempet seks.  Malas deh !

Baca juga :

Ditulis dalam anak pabrik, hobi, rumah | 3 Komentar »

Bikin KTP di Sby susah betul …

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 25, 2008

Di RT :

  1. surat pengantar pindah dari kelurahan tempat asal
  2. fotokopi surat nikah
  3. fotokopi kartu keluarga
  4. keterangan dari koordinator gang
  5. fotokopi ktp lama
  6. foto 4×6

Di RW

  1. cap dan tanda tangan RT
  2. keterangan sudah bayar iuran RT
  3. dimintain 50 rb sumbangan

Di Kelurahan

  1. skkb
  2. bayar uang pohon
  3. dimintain 250 rb

Di Kecamatan

  1. legalisir surat nikah ? what the maksud ?
  2. leges denah rumah dan pernyataan dari pemilik rumah
  3. kurang 100 rb lagi katanya …

sampai 3 bulan, ktp dan kartu keluarga belum jadi juga nih, mulai bohwat buat ngurus ngurusnya …. bete deh … :(   ada yang bisa menjelaskan mengapa prosesnya sulit sekali … ?

papabonbon butuh ktp dan kk untuk :

  • bikin buku tabungan BCA
  • mau beli motor [jatah perusahaan] –> bulan ini nih … :(
  • pengen ambil kredit rumah tahun depan atau kapan kapan
  • daftar sekolah –> ngurus ktp, paspor, skkb, dll
  • mau balik nama kendaraan ke surabaya
  • mau apply sim baru di SBY

baca juga :

  1. http://tugupahlawan.com/520/wajib-sidik-jari-bagi-penduduk-surabaya/
  2. http://salimsuharis.blogspot.com/2007/12/lika-liku-mengurus-menjadi-warga.html
  3. http://www.suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=47a144c0b9d70cfa8e9dfa43fdfa130c200850320
  4. http://www.kependudukancapil.go.id/index.php?content:read&o=42
  5. http://jiad.blogsome.com/2007/03/13/susahnya-menjadi-wni-di-surabaya-by-nina-susilo/
  6. http://www.jatim.go.id/news.php?id=266

Ditulis dalam life | 6 Komentar »

Carrefour dan Partner Kartu Kredit yang Baru

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 24, 2008

Gile bener !

Ternyata Carrefour beneran mengganti GE Money dengan BCA.  partner carrefour sekarang ganti dengan BCA. sehingga kartu belanja carrefour sekarang pun ganti ke BCA – Carrefour. 

Papabonbon minggu kemarin belanja ke C4, dan mendapat info kalau kartu belanja Carrefour dengan GE, akan dihentikan penggunaannya sampai 15 juli.  Weleh weleh, jadi umurnya hanya setahun yah koreksi, ternyata kerja sama carrefour dengan GE sudah berjalan 5 tahun.  ngglethek.  Namun cukup membuat papabonbon bertanya tanya, mengapa semudah itu carrefour mengganti vendornya.  ketidakstabilan ini membuat papabonbon jadi curious.  Karena jelas, dampaknya pada pelanggan.  :(

Perlu diingat, apply kartu belanja carrefour, harus dengan ktp, dan slip gaji.  persis seperti membuat aplikasi kartu kredit biasa. dan kalau ternyata carrefour semudah itu mengganti ganti vendor kartu belanjanya, alamat, data pelanggan posisinya begitu rentan.  jangan jangan sudah saling diperjual belikan :(   huh !

Selain itu, kerja samanya kok dengan BCA.  BCA ini terkenal punya dua kartu. jadi kalau apply visa atau mastercard lewat BCA, kita akan diwajibkan punya dua kartu, yaitu kartu kredit BCA sendiri, dan visa/master – dan tentu saja dengan dua annual fee. 

Trivia.  Dalam iklan carrefour di sini, nampaknya ini BCA cardnya sudah dengan visa.  annual fee hanya satu saja – 75 rb, gratis untuk tahun pertama.  menarik sih sebenarnya.  kalau seperti ini lebih menguntungkan malah, dibandingkan apply untuk BCA card saja, yang otomatis harus dua kartu.  Aneh juga BCA ini, huehehehe

baca juga :

  1. http://papabonbon.wordpress.com/2008/01/08/cashflow-management-ala-carrefour/
  2. http://www.carrefour.co.id/v2006/index.php?section=bca
  3. http://kontan-harian.info/index.php?action=view&id=9942&module=newsmodule&src=%40random48080e754477d
  4. http://suarapembaca.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/21/time/151516/idnews/926788/idkanal/283

 

    Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ek-Biz, Keluarga, life | 11 Komentar »

Kambing Itu Kesepian

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 24, 2008

kambing itu kesepian. 
mungkin karena mereka hanya tinggal berdua. 
ibu dan anak. 
sementara di sepanjang pantai,
kambing kambing lain sudah pulang ke sarang. 
nelayan, manusia pacaran, dan makhluk lainnya
tidak ada yang peduli pada mereka. 
masing masing orang sibuk dengan dirinya sendiri. 
mungkin si kambing salah jalan. 
di tempat yang salah,
di waktu yang salah.

mereka diam tertegun.  memandang lautan. 
matahari hampir terbenam. 
jalan nampaknya masih panjang, s
ebelum mereka bertemukan s
ebuah rumah yang aman.  sanctuari.
tempat dimana mereka tidak lagi jadi kambing hitam. 
kambing ini, ibu dan anak. 
berjalan gontai, menapaki arah. 
tak tentu. 
tak pasti.

kesepian, sungguh mereka kesepian.
kendati mereka sudah hadir di tanah ini,
sejak seabad lampau.
namun para tetangga mereka,
sesama kambing itu, beringas dan niat pasti,
mencabik cabik mereka.

dua kambing. ibu dan anak.
berjalan gontai dalam kesenyapan malam.
 

Ditulis dalam life | Leave a Comment »

Tarif HP sekarang bagaimana sih ?

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 23, 2008

sejak peraturan baru – penurunan tarif, serasa jadi lack of information nih. kemarin beli majalah pulsa, tetap merasa belum menemukan informasi yang benar. padahal di sana ada perbandingan tarif pre paid antara gsm, cdma, dan FWA. juga ada perbandingan tarif pasca bayar. huehehhe

teman teman pada merasakan hal yang sama gak sih ?

sekarang ini jadi lebih nyaman mana, pakai

  • gsm : xl, indosat, telkomsel ?
  • cdma : fren, esia, starone, flexi ?

papabonbon sih, telanjur pakai xl pasca bayar [xplor] karena pakai blekberi. and tarif xplore always suck seperti biasa :) sementara nomer esia buat cdmanya, murah meriah seperti biasa, paling sebulan 25 ribu. sementara starone buat internetan di rumah.

Dari semua nomor di atas itu belum terasa ada penurunan biaya euy, ada malah naik … wakakkakakaka :)

Ditulis dalam life | 4 Komentar »

Cara Kontrol Kartu Kredit

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 23, 2008

Dua bulan berjalan dengan kartu kredit. Rasanya cukup mantap memakai kartu kredit dengan alat kontrol yang sebelumnya dipersiapkan. Btw, alat kontrolnya apa saja ?

Cukup 4 poin di bawah ini.

  1. planning keuangan tahunan
  2. rencana keuangan bulan berjalan
  3. memilih transaksi apa saja yang akan kita daftarkan dalam one bill payment kartu kredit
  4. segera miliki user id dan pw website kartu kredit

planning keuangan tahunan akan memberi anda big picture aktivitas keuangan dalam setahun, sedangkan rencana bulan berjalan akan mengontrol nafsu anda saat ini :) wakakakak ! 

one bill payment akan sangat menolong anda dengan cash management yang lebih baik, tidak perlu mengingat banyak tanggal dan banyak jenis tagihan yang berbeda beda.  nah, kontrol dari sisi manajemen kasnya, ya anda harus mengerti betul, apa saja yang akan jadi konsekuensi keuangan di bulan berikutnya [item by item], karena itu akses kepada detail item tagihan kartu kredit jadi mutlak dan crucial.

Setelah memiliki semua alat diatas,  anda siap maju ke medan perang.

  1. let’s flow. belanja sesuaikan dengan rencana atau rambu rambu dari rencana keuangan bulan berjalan.
  2. kontrol tagihan yang ada di website, dan segera check jika ada tagihan yang bukan transaksi yang kita lakukan, komplain juga jika aa tagihan one bill yang belum dicharge oleh kartu kredit. kita tidak mau listrik kita diputus, atau telepon kita mati mendadak bukan ?
  3. proses dari daftar one bill payment sampai aktif pembayaran sekitar satu bulan. selama itu kita harus rajin check dan komplain.
  4. segera bayar tagihan kartu kredit jika billingnya sudah muncul di system. oh ya, kita bisa minta billingnya dikirim via email, jadi bisa cepat dan bisa langsung kita cocokkan dengan data di website.
  5. update laporan keuangan bulan berjalan, mana saja yang over dan mana yg spare, jadi bahan evaluasi untuk pola belanja kita. mana yang harus dihemat, mana yang sengaja dilebihkan untuk meningkatkan kualitas hidup :)

eh, ribet yah ? :) dan pelit pedit ala orang keuangan :p hyakakakkaa

note :
modul bawaan numbers [spreadsheetnya apple] sangat efektif untuk membuat rencana keuangan tahunan dan kontrol bulan berjalan. simulasi grafiknya juga memudahkan kita melihat dan merombak pola belanja dan setting target jumlah tabungan supaya tercapai di akhir tahun. direkomendasikan untuk dicoba :)

Ditulis dalam Ek-Biz, Keluarga | 3 Komentar »

Kartini sebagai Gerakan Anti Feminisme

Ditulis oleh papabonbon di/pada April 21, 2008

Dalam masa ber-islam-nya, kartini telah menemukan pencerahan dalam tahapan ini ada tiga sikap yang dipeluk Kartini. Mendukung Poligami, Domestifikasi Perempuan dan Anti Barat. Tidak percaya ? Berikut ini buktinya :

1. Kartini Sendiri Berpoligami

Kartini menikah dengan bupati Rembang, Raden Adipati Joyodiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903.

Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi untuk sekolah karena ia sudah akan menikah. “…Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin…” Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.

Tentang pernikahan poligaminya, Kartini juga mengatakan bahwa dia tidak menyesal.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Politik | 13 Komentar »