Andrea Hirata : “Edensor”
Andreanis adalah istilah yg diciptakan bagi mereka yang jadi fans Andrea Hirata. Dia sudah membuat tiga buku, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor. Tetraloginya akan diakhiri buku berjudul Maryamah Karpov.

Gambar diambil dari sini
Papabonbon terpikat dengan lantunan kata kata Andrea dalam Laskar Pelangi, kuat, filmis, seolah kita melihat langsung dunia yang digambarkan Ikal. Dunia kita berubah dan berpendaran meloncat satu lokasi ke lokasi lain. Sangat sugestif. Sayang kekuatan besar ini belum terkendali. Muncratannya bagaikan ledakan lava yang pijar. Akhirnya papabonbon kehilangan selera karena cara berceritanya berjalan dengan lika liku ombak yang meloncat loncat dengan cara yang tidak sinkron. Kehabisan napas, dan nyaris pingsan ketika menjelang 85 persen bagian. Sayang sekali.
Hal ini membuat papabonbon emoh menengok Sang Pemimpi, buku kedua. Apalagi ketika melihat sekilas, isinya ndak jauh beda dengan rangkaian bab terakhir di Laskar Pelangi yang disusun sedikit lebih baik. Pun sang pemimpi ini kok yah tipis sekali sih yah ..
hahahaha
Jadi ketika di perpusnya Engkoh Ong Bing di Tunjungan Plaza I lantai LG sudah hadir buku Edensor ini, papabonbon akhirnya memutuskan untuk pinjam. Andrea makin ciamik nih dengan cara menuliskan gelora hatinya. Yang pasti di buku Edensor ini ceritanya mengalir terarah, dan efisien karena kita tidak terloncat loncat tanpa alur yang tidak jelas [kelemahan LP - kalau maju mundur maju mundur, flash back sudah bisa lah, cuma LP itu alurnya hancur banget dan membuat capek yang baca].
Andrea dalam ceritanya mengungkapkan kepada kita, bagaimana bisa orang yang daftar di Universite Paris [universite berapa nih oom, sorbonne kan dipecah jadi banyak universite] tiba tiba muncul sebagai lulusan dari Sheffield Hallam University. Dan disanalah Edensor, menjadi gelora dan muara lika liku perjalanannya. Banyak lika liku petualangan yang membuat Ikal [tokoh dalam novel ini] bercermin tentang diri, lingkungan, dan ironi kehidupan yang dipetikkan oleh Andrea sebagai lolipop pelajaran moral. Sesuatu yang jadi pemicu adrenalin dan membuat neuron otak kita berkedip kedip dengan sangat rancaknya.
Sayang masih ada yang mengganjal dalam ideologi Andrea dalam buku ini. Beda pendapat sih boleh, hanya saja papabonbon kebingungan dengan :
- Andrea sangat menjunjung Harun Yahya. Haiyah … Dalam sikap toleransi, menghargai orang lain, demokrasi, gender, bagaimana ber Islam, hubungan antara orang melayu, orang jawa, orang china, cara pandang Andrea sangat unggul, namun dia nampaknya ingin menghentakkan pengusung ideologi kreasionisme ini
[yg juga berkolaborasi dengan kaum kristen fundies di Amerika yang mendapat tentangan dari banyak kalangan saintis dan juga gereja Vatikan sendiri]ke suatu tempat tertentu. Entah disengaja untuk meruntuhkan, atau memang Andrea begitu kesengsem dan memujanya. Yah, itu sih sah sah aja. cuman kasian dengan Arai, gitu lho … :D habis dinisbatkan sebagai defender of God. - Ada kesalahan fatal ketika menghadapkan klasikal dengan monetaris. karena yg ditampakkan untuk bertempur adalah Adam Smith dengan John Maynard Keynes. dan dialog yg dipakai juga janggal. Dalam buku Edensor seolah ide public work adalah ide kalangan Adam Smith - klasikal, sementara Keynes [yg sebenarnya justru pelopor public work di Amerika - yg juga dilakukan Hitler dengan membangun Autobahn dan berbagai proyek infrastruktur raksasa di tahun 30an sehingga Jerman selamat dari krisis], justru dianggap representasi dari kalangan monetaris. Jelas jelas aliran Keynesian justru setuju pada intervensi pemerintah. dan program program Keynes untuk bangkit dari resesi tahun 1930an adalah melalui pekerjaan massal [ingat waktu krismon kan ...]. Entah ini dari Andreanya atau gara gara editornya, tapi papabonbon jadi sengit ajah. Lack of economic knowledge. Dan ini menyedihkan !.
Ketika Andrea Hirata dikonfirmasi ke nomor 085220016543, dia menjawab dengan sms “nama disamarkan, thanks atas apresiasinya ya”. Ya, Andrea memang bukan jenis pemain yang suka mengkonfrontir dan dikonfrontir. So, let it be. Dan inilah dia resensinya.
Buku ini, Edensor, memuaskan saya. Lebih baik kualitasnya dibandingkan buku LP. Meskipun energinya nampak lebih besar di Laskar Pelangi. Great Andrea, kita menantikan bedah bukunya bersama Penerbit Bentang di Surabaya. Siapa tahu jadi rejeki papabonbon untuk dapat seri seri buku gratisan lagi. Seperti waktu di perpus Depdiknas/British council dengan Laskar Pelangi dulu. hohohoho .. Ngarep.
Agustus 16, 2007 at 8:01 am
jadi mau mbaca ah.. semoga aja antara waktu dan manfaat tidak terjadi konflik
Agustus 16, 2007 at 8:23 am
Hyuhuu, bukunya udah beredar dari bulan mei kok. Dan bagus buat bacaan akhir pekan. Selamat menikmati !
Agustus 16, 2007 at 8:32 am
Eh, iya, thx buat Eka Nurlita, si gadis uniq nun jauh di Soroako yang Andreanis tulen. Secara papabonbon gak ngikutin pergantian nomernya si ca cak satu ini ..
Agustus 16, 2007 at 9:59 am
jadi pengen baca bukunya euy…
Agustus 16, 2007 at 10:15 am
daeng rusle. marhaban, ya akhi. salam banget tak basuo yah …
Agustus 17, 2007 at 8:20 am
Saya justru baca buku karangan Andrea Hirata gara-gara kritikan pedas pak Jacob Sumardjo di Kompas (lupa tanggalnya)…hmm langsung pas ke Gramed beli bukunya dan cuma nemu LP dan Edensor.
Memang ada kelemahan, semoga kritikan yang ada membuat Andrea menulis semakin baik. Yang patut dipuji adalah keberanian menulis novel..iya kan Papabonbon? Saya justru menemukan buku kedua (Sang Pemimpi) di Gramedia Jayapura, karena udah mengaduk Gramed PIM dan Gunung Agung Senen, semua bilang habis.
Pernah baca buku Gajah Mada karangan Langit Kresna Hariadi? Pada cetakan pertama kritikan terhadap bukunya sangat pedas…namun semakin lama bukunya semakin baik…saya punya keempat bukunya. Yahh..uangnya habis untuk beli buku melulu….harusnya dibuat resensi ya, biar yang nggak beli bisa tahu alurnya.
Agustus 17, 2007 at 10:46 am
Belon tertarik membeli, menunggu resensi buku buku lainnya nih.
Agustus 17, 2007 at 11:04 am
Aku kira tadinya buku ini adalah semacem bukunya Tolkien atau Lewis. Hehehe…
Kok bisa nyambung ke Smith vs Keynes? Jangan2 ada Hayek dan Friedman juga?
Agustus 20, 2007 at 2:36 am
Kakak saya sampai tertawa sendiri ketika membaca buku-bukunya Andrea Hirata ini. Suaminya sampai complain, “ngapain sih, kok ketawa-ketawa sendiri?”
Sekarang saya yang penasaran mau baca buku ini
Agustus 20, 2007 at 5:35 am
udah lama pengen baca tp blom dpt pinjeman
*orang yg klo ikutan bedah buku sangat berharap tinggi dpt gratisannya*
Agustus 20, 2007 at 7:33 am
kemarin liat bukunya di tokobuku yg ada di mal ambassador.
tp nggak jadi beli gara2 lagi males baca buku…
Agustus 20, 2007 at 8:15 am
wah ketinggalan nih, pernah liat bukunya di gramed royal plaza, tapi gak tau buku apa.. jadi tertarik pinjem nih
Agustus 20, 2007 at 1:58 pm
assalamualaikum
coba anda buat karya sastra anda sendiri…..
saya ingin membandingkan anda dengan andrea hirata..
saya kagum pada andrea…tidak melihat buku yg dia buat..
tapi perjuangan dia buat sekolah walaupun dia miskinnnnn sekaliiii
sama dengan yang sedang saya perjuangkan saat ini…
kenapa manusia senang mengkritikk….????
cobalah anda baca berulang2 bukunya anda akan menemukan potongan mozaik yg berserak dlm hidup anda..
tapi beliii dongg masa gratisss gak modallll
tapi kalo anda gak suka bukunya yahhh gak usah dibeli dan gak usah dibaca…maaf yahhh agak senewen…
wassalamm
rinie
Agustus 21, 2007 at 2:56 am
1. rinie, saya adalah fans andrea. tapi saya kagum pada andrea dengan cara lain.
2. saya gak gratisan. laskar pelangi saya beli dan dapat tanda tangan dari andrea. sedangkan edensor saya sewa di perpus kang Ong Bing. yg gratis adalah buku buku dari penerbit Bentang yg mensponsori acara bedah buku. saya dapat berkah itu karena bertanya kritis dan ndakik ndakik. pokoke pertanyaan nggilani dah !
3. overal saya kagum sama andrea. hanya dua poin di atas yg saya kritik, karena menurut saya, sangat pantas untuk dikritik. sedangkan poin lainnya, keseluruhan adalah komplimen dari saya, sebagai pembacanya.
thx. btw, saya tanya ke beberapa anak FEUI, terutama angkatan saya 95 pun 96. kok gak ada yg kenal, andrea yah. kalau teman yg anak telkom sih, tahu bener ama andrea. ada yg bisa konfirmasi, dia di FEUI angkatan tahun berapa ?
Agustus 21, 2007 at 3:18 am
@ mbak fau.
sebenarnya hanyalah dialog imajiner antara Andrea dengan oom Smith sahaja. Waktu itu andrea mendapatkan beasiswa europe [erasmus mundus ???] dan yg jadi pengurus fundingnya adalah orang monetaris. Sementara ketika di sorbonne, Andrea sangat terkooptasi dengan pemikiran perancis yg lumayan “beda”. Mungkin dari situ timbul pertentangan ide ide itu. Seru sih. Sayang jadi cupu ketika yg baca anak ekonomi juga.
Agustus 27, 2007 at 8:53 am
btw, buat yg kepingin ketemu andrea dan diskusi ttg bukunya, ini jadwal berikutnya ….
UNESCO Jakarta dan Yayasan Nurul Fikri, Banda Aceh, Rabu 29 Agustus 2007 Pukul 10.00 (terbatas untuk peserta diskusi)
UGM, Auditorium FIB - UGM Yogyakarta, Sabtu 1 September 2007 Pk. 09.00
Cafe Bannanaran Yogyakarta, Regol Jogja, Komunitas Backpacker, Sabtu 1 September 2007 Pk. 19.00
Bibex, Be- Mall Jl. Naripan- Bandung, Kamis 6 September 2007 Pk. 16.00 bersama Dewi Lestari, Bambang Trims
Bloc - FISIP Universitas Indonesia - Depok, Jumat 7 September 2007 Pukul 15.00
KAMMI UII - Yogyakarta, Sabtu 15 September 2007 Pukul 10.00
Agustus 27, 2007 at 9:12 am
Ngomong ngomong, aku jadi ingat. waktu kirim sms kedua ke Andrea, aku nanyain ke dia, kok Abraham Lincoln bisa ketukar sama Benjamin Franklin yah ? sayang,habis itu sepi sepi ajah …
Agustus 30, 2007 at 5:16 am
Gw tau buku Andrea dr temen kos gw. Andrea datang ke kampusnya, diskusi LP dan Sang Pemimpi. Trus temen gw promosiin buku itu ke gw, secara dia pamer tanda tangan Andrea di bukunya n foto bareng Andrea… Awalnya gw biasa aja. spt baca novel lain, tp stlh baca semua ternyata asik jg. Bokap gw juga ikutan baca dan dia seneeeeng bgt. minta gw beliin bokap satu.
Andrea tu keren bgt. Baca bukunya bikin ingat obsesi,ingat ortu, ingat kampung, ingat Indonesia.
Kalo gw ketemu Andrea, pengen bgt nanya satu hal…
A Ling udah ketemu belom sih?
Agustus 30, 2007 at 5:19 am
waktu diskusi di perpus depdiknas sih, katanya a ling belajar jadi desainer di spore dan sekarang “kayaknya” punya butik di mall taman anggrek - dekat grogol itu. soalnya andrea menyebut nyebut, tentang seorang gadis berwajah oriental yang menitikkan air mata ketika membaca buku laskar pelangi.
tapi gak tahu jua sih …. Andrea gitu lho, terkadang misterius, dan bisa mengejutkan …
Agustus 30, 2007 at 6:00 am
Andrea Hirata………….. Wawww… dahsyat..!!!!
Satu-satunya pengarang pribumi kucintai…. wahahaha….
Membaca bukunya sangat exiting, inspiring, mendidik dan sama sekali tidak boring….
Kapan bakal difilmkan? Dengar2 Riri Riza sudah siap-siap biin Laskar Pelangi The Movie? Harus jadi yah, dan filmnya HARUS BAGUS!! hehehe….
Btw, saya setuju dengan kritikan diatas, dimana LP alurnya maju mundur dan ‘kehabisan nafas ketika di 85% bagian. Saya pikir, lho udah klimaks tapi kok endingnya bingung? Di SP, saya agak boring di 10% pertama, menikmati bagian tengahnya, dan….. agak-agak bingung lagi dengan endingnya…. Seperti maksa mau tamat… Di Endensor, yang bikin bingung, knapa buku ini judulnya EDENSOR? Menurutku judulnya harusnya EROPA mungkin yah… maksudnya, hal terbesar yg dibahas di buku ini adalah Perancis dan penjelajahannya mengelilingi Eropa. Edensor adalah sepotong mozaik kenangan akan A Ling yg ngasih buku ttg desa tua Inggris itu, dan dia temukan setelah penjelajahan eropa-nya. Tapi itu kan bukan klimaks? Sama halnya seperti dia ketemu ama wanita sinting itali Andrea yg menginspirasi dia memilih namanya sendiri.
But overal, EDENSOR adalah buku yang asyik… Saya jatuh cinta untuk yang ketiga kalinya pada Andrea Hirata dengan membaca buku ini. Saya tidak sabar untuk yg keempat… BRAVO!!!
Agustus 30, 2007 at 6:21 am
Iya sih, judul Edensor rada rada tak lampias ..
Cuman judul itu emang asik. dan kita emang nunggu nunggu kapan kenangan tentang Edensor ini muncul. Mungkin Edensor harusnya lebih tebal lagi. dan sebagian dari Edensor [sekarang ini] di mix ke sang pemimpi sahaja .. :).
Tapi yah, ini kebijakan pengarang, jadi yah, it’s ok lah.
Aku juga nunggu nunggu Riri Riza dan laskar pelanginya. yg jadi msalah, kalo bisa Riri bisa membuat kita tidak bingung alur dalam filmnya yg baru. secara bukunya alurnya rusuh ..
masalahe di multiply sastra belitong, andrea kepingin riri harus bisa mencerminkan laskar pelangi sebagaimana andrea memahami. hmm, gimana yah. semoga aja gak malah brubah jadi blunder. ini dua dimensi dan dua keahlian yg rada rada berbeda sih …
Agustus 30, 2007 at 8:16 am
waaaaaahhhhhhh..
keren. keren. keren.
jatuh cinta sekali dgn andrea hirata. .
September 6, 2007 at 10:21 am
seneng banget bisa menikmati sedikit cerita yang menurut gw, mendidik dan menggemaskan. urusan alur yang maju mundur dan sebagainya, itu ga masalah buat gw..yang penting ada secercah semangat yang timbul di diri gw setelah membaca buku itu..semangat untuk mengejar impian..ckckckck..ceileh.
September 9, 2007 at 12:47 pm
I am addicted and a big fan to Andrea Hirata’s books. Pengen banget ketemu terutama pengen tanya kabar ALing dan (terutama) Lintang sekarang. Mudah2an potensi Lintang yang luarbiasa itu tidak mubazir ditelan kesulitan hidup, Gw nangis bombay waktu Lintang harus give up his school ketika bokapnya meninggal dan dia harus menghidupi keluarganya…anak sekecil itu…. Life is so unfairr..!! Dan gw juga tiap ke toko buku selalu tanya buku ke 4 nya Andrea “Maryamah Karvov” dari judulnya aja udah Andrea Hirata banget….bikin penasaran dan mudah2an disitu Andrea juga cerita tentang kehidupan cinta Ikal (dirinya sendiri) dan ending pendidikan S2nya Arai yang sempet terpending karena harus pulang ke Indon…Aduh..pokoknya mudah2an cepet keluar tuh buku and I am really looking forward to LP movie nya Miles Production by Riri Riza…
BTW, walaupun papabonbon mempunyai kritikan2 yang bernuansa ilmu ekonomi di buku ke 3 Edensor, tapi buat yang awam ekonomi kayak gw, celotehan Andrea tentang Adam Smith and John Maynard Keynes itu malah memberikan pencerahan dan at least sedikit pengetahuan tentang ilmu ekonomi …BRAVO Andrea Hirata….Keep on Writing..!!…Kecintaanmu terhadap orang tua, guru dan kampung halaman … very inspiring for many people who read your books….Allah SWT bersamamu
September 14, 2007 at 5:52 am
Andrea Hirata terimakasih atas buku2 yang telah diterbitkan, benar2 memotivasi dan membangkitkan semangat walau terkadang alur cerita yang dibangun tidak teratur dan loncat2 terutama pada LP dan saya masih penasaran akan nasib Lintang. pahlawan saya apakah dia benar2 sejenius itu? Btw …. kapan lagi ada pertemuan dan diskusi dengan Andrea Hirata ? karena ada begitu banyak pertanyaan yang terus menghantui saya…………………
September 21, 2007 at 4:25 am
Hahaha… Saya andreanis tulen????… hmmmm…lemme think ’bout it, Bang…
Andrea wrote down his number di salah satu buku-nya yang dibeliin sama Junius Bona Siahaan(temen TN8 yang rajin banget menginformasikan perkembangan buku2 di Pulau jawa sono), kayaknya Andrea menyukai kesamaan kami yaitu ‘berasal dari pedalaman pulau non-Jawa..’ hahahaha..*Premoooo*
September 21, 2007 at 4:29 am
No..no.. I dont agree… Gaya cerita Andrea dalam Edensor mirip sekali dengan Jepun Negerinya Hiroko karya N.H. Dini…
N.H. Dini adalah penulis pribumi *dan thanks God she is SHE, not HE* yang lebih dulu mengawali gaya bercerita seperti itu, jadi Andrean kayaknya bukan pionir deh dalam hal ini..
September 21, 2007 at 6:14 am
N.H. Dini memang termasuk penulis pribumi yg mengglobalkan pemikiran dan ranah ceritanya. cuma wanita ini memang lebih liar wakakakak
September 30, 2007 at 4:13 am
koq g da kesimpulan cerita nya buku edensor
Oktober 1, 2007 at 1:32 am
wah, kesimpulan yg dibuat terlalu blur yah …
ntar deh, diperbaiki lagi artikelnya
Oktober 2, 2007 at 9:59 pm
andrea hirata wow………bener2 keren novel2nya …n..aku bener jatuh cinta ma novel2nya ,…pertama baca referensinya di kompas jadi penasaran so aku cari di toko buku ,….pertama baca masih boring selanjutnya saya menikmati sekali,….tapi sya setuju klu di lp alurnya tidak jelas meloncat2 untuk selebihnya seeh…ok banget buat saya tertawa, menagis n merenung baca novel2 andrea …sampai2 saya jadi penasaran tokoh2 dalam LP beneran gak seeh mememang ada ,..terutama lintang ….jadi pengen ketemu ……dengan tokoh yang ada di LP…
Oktober 3, 2007 at 1:16 am
kalau kata andrea sih, tokoh di laskar pelangi itu benran semua. soalnya itu awalnya bukan novel. namun curahan kenang kenangan andrea yang sedianya akan dipersembahkan untuk kedua gurunya di SD muhammadiyyah tersebut.
Oktober 7, 2007 at 6:51 am
mungkin ada ga yg memperhatikan ya..akhir2 ini saya banyak membaca buku yg berhubungan dgn “law of attraction” entah anda sependapat atau tidak menurut saya pengalaman andrea sepertinya menunjukkan kaitan dgn hukum tersebut.
Oktober 15, 2007 at 1:09 pm
Mulai baca, karena ada temen sms agar baca buku andreas supaya tak stress mikir negeri kita yang kacau. Baru baca kok menarik ya. Tapi buku pertama dan kedua tak ada lagi di gramedia. Cetak ulang lagi dong. Siapa tahu bisa jadi tema ulasan tesis filsafat yang sedang saya pikir2
Oktober 25, 2007 at 11:18 am
[...] kebenaran analisa Andrea. Ketika secara tidak sengaja saya berkunjung ke blog seorang teman, arcon, (yang menurut mas anjar priandoyo adalah satu diantara live auditor terbaik di Indonesia)., [...]
Oktober 25, 2007 at 11:24 am
[...] kebenaran analisa Andrea. Ketika secara tidak sengaja saya berkunjung ke blog seorang teman, arcon, (yang menurut mas anjar priandoyo adalah satu diantara live auditor terbaik di Indonesia)., saya [...]
Oktober 30, 2007 at 9:51 am
saya pembaca seluruh novel andrea dan rajin mengamati perkembangannya, sejauh pengamatan saya, mereka yang sangat paham sastra misalnya prof Sapardi Djoko Damono, Mas Ahmad Tohari dll, bahkan sineas Mas Garin sangat memuji andrea hirata, kecuali prof yakob soemardjo di stsi tempo hari, itupun kritiknya sangat subtil tentang logika dan malah dikritik balik abis oleh pengamat sastra di milis pembaca kompas, sedangkan mereka yang gak jelas kompetensinya di bidang sastra gak karuan ulasannya tentang tetralogi laskar pelangi, dan masih saja berkutat selera gaya lama soal alur, logika, plot, aneh juga ya, padahal dr obrolan di fak sastra ui itu terungkap bahwa tetralogi laskar pelangi terutama edensor sudah dilirik penerbit inggris untuk diterbitkan di eropa dan amerika karena dianggap sangat bermutu, tong kosong memang nyaring bunyinya
Oktober 30, 2007 at 10:09 am
yeah yeah, selera pembaca = tong kosong nyaring bunyinya ..
makasih atas masukannya mbakyu kingkin yg manise .. sayang yg mbakyu sampaikan gak jelas. garin, ahmad tohari memuji di bagian mana, dan mengkritiknya di bagian mana.
kalau di paparanku kan juga jelas, ada bagian dari tulisan andrea yg layak di puji, dan ada pula bagian bagian yg butuh di kritik.
Oktober 31, 2007 at 8:12 am
Mas…Kapan buku Maryamah Karpov akan kluar….saya sudah tunggu2 loh mas….terakhir baca buku yang berjudul Edensor itu 4bulan yang lalu….saya sudah tidak sabar untuk baca buku Maryamah Karpov habis tetralogi dari cerita laskar pelangi sangat bagus…itu memotifasi diri saya untuk terus maju dengan kondisi tubuh yg terus memburuk buku2 mas andrea kembali membuatku bersemangat…mas kabari aku lewat email jika memang bukunya sudah terbit….
kalau boleh mas saya minta fotonya mas andrea…skalian juga saya minta alamat jelas mas andrea….
Nopember 1, 2007 at 8:19 am
saya jg pengagum semua novelnya. kyknya sy malah jatuh cinta sama pribadi ini. buat sy knp novel ini sgt patut sy saya hargai, terlepas dari kesempurnaan alur/plot/dll (sori ga ngerti, bkn org sastra dan bkn pengamat sastra hehehe), adlh kemampuan mata seorang anak pedalaman melayu utk melihat betapa besar jasa gurunya, shg patut diabadikan dan di-worship setinggi itu. menurut sy, kualitas spt itu tdk dimiliki semua org.
selain itu, semua novel beliau membuktikan bhw law of attraction (ini jg best seller ya di toko2 buku ?) trnyt memang bekerja dg sempurna dan berlaku buat siapa saja. even buat seorg anak miskin yg dibesarkan sekolah miskin.
then i too have hopes.
Nopember 5, 2007 at 12:27 pm
Bagi gue, Laskar Pelangi memang bagus diceritakan secara verbal tapi kalau untuk membacanya, sepertinya terlalu malas. Banyak lembar yang dihabiskan untuk detail yang tidak penting dan menyimpang dari alur cerita. Cepek. But like you said Papabonbon…. so let be it. Salam kenal…… ^_^
Nopember 6, 2007 at 2:12 pm
The books are inspiring……especially Laskar Pelangi…aye teringant guru-guru SD yang baik hati dan benar-benar guru tulen, bukan hanya mengajar tapi mendidik, mengarahkan dan dan membentuk karakter, juga ingat ortu yang jauh..jadi pengen pulang ketemu and sungkem ame mereka, juga pada teman-teman masa kecil yang penuh kenangan persahabatan dan kesetiaan, dan entah dimana mereka. cuma buku pertama itu yang pernah aye baca, yang lainnya…..setelah baca komen smua di atas..jadi pengen beli deh… mkn dah khabisan, tapi…gue terinspirasi novel Andrea, sang pemimpi, pantang menyerah!! cari terus….! keep on writing Andre…thks papa bonbon, minta photo papa bon bon dong, kayaknya kerenan ente daripada sang pemimpi lainnya…he….
Nopember 9, 2007 at 3:08 am
selamat buat Andrea yang buku Edensornya masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award
Nopember 9, 2007 at 3:32 am
[...] http://papabonbon.wordpress.com/2007/08/16/andrea-hirata-edensor/ [...]
Nopember 9, 2007 at 7:16 am
hyuhh… sumpeh deh.. ini buku sama seperti buku laskar pelangi dan sang pemimpi, sama renyahnya dibaca dan sangat sarat dengan pesan moral yang dituturkan tanpa kesan menggurui sedikitpun
Nopember 9, 2007 at 8:18 am
Hoiiii…Hoiiii…
Nopember 9, 2007 at 10:45 am
[...] informasi yang disampaikan mengenai kiblat konsep ekonomi, sebagaimana yang sempat dibahas oleh papabumbum di blognya, buat saya buku ini memberikan ilmu baru tentang ilmu ekonomi. Membaca Edensor memaksa [...]
Nopember 10, 2007 at 12:35 pm
dari anda saya jadi tau no hp andrea, dan saya sempet ber sms san dng nya.. saya kira no hp yg anda sebut bukan no andrea ternyata benar no hp nya..tapi saya mau tanya nih andrea gak marah yahh no hp nya sebarluaskan..?
Nopember 12, 2007 at 7:47 pm
hhmmm saya baru baca yang Laskar Pelangi..
jadi pingin nerusin…tapi nunggu awal bulan deh
Nopember 13, 2007 at 6:33 am
kalau april senang dengan totto chan, biasanya bakalan kepincut juga deh dengan cara menulisnya andrea
Nopember 14, 2007 at 5:35 am
hiii… andre!!! bukunya bagus banget!!! kata-katanya alus pizan euy….
lucu, seru, dan mengharukan. apa lagi yang “Sang Pemimpi”.
terus, gmana kabarnya si lintang, aray Si Simpay Karamat??
saya penasaran sama Si Pangeran Putih,,, megah banget penggambarannya!!
I Love it soooooo… much!!
Nopember 21, 2007 at 5:07 am
Tetus terang gw telat sih tau Andrea Hirata..pengen baca bukunya abis liat kick andy…but lebih baik telat kaaan… daripada tidak sama sekali and…I’m so impressed..He’s become one of my fav authors now… dan ga sabar buat nunggu Maryamah Karpov nya…buat gw buku2nya menyentuh banget…pokonya lebuh dahsyat dari chiken soup deh…^-^
Nopember 21, 2007 at 8:01 am
andrea hirata juga manusia…mungkin aja pas lagi khilaf..
ada beberapa hal juga yang aku sebenernya aku kurang sreg dari bukunya..
tapi toh itupun g mengurangi kekagumanku padanya…
nice work!good job,hirata!!
Nopember 25, 2007 at 11:16 pm
yep .. yep, .. bener mas dee, andrea hirata juga manusia. meski ada yg kurang sreg, toh tidak mengurangi kekaguman kita pada karyanya.
Nopember 26, 2007 at 4:10 am
Finally..i meet him, he’s very humble,down to earth banget..and tanda tangannya mendarat dengan manisnya di buku sang pemimpi dan edensor ku…gak lupa foto bareng..say cheeeeseeeee….(gak sia sia deh ngantri..^-^)
Nopember 26, 2007 at 4:54 am
fotonya dipasang dong, …. huehehehhe ….
Nopember 27, 2007 at 1:37 am
menurut aku,,
lp hanya prolog,, walau sangat menjabar dan lebar, tetap hanya prolog,, prolog yang menarik, sangat menarik hingga memaksa saya untuk mencari tahu isi di buku selanjutnya,,
sayang, sang pemimpi tidak sesuai dengan harapan saya,, terlalu datar, tanpa sparks, dan ,, biasa,,,
edensor untungnya menghibur saya,, menaikan lagi emosi dan ketertarikan saya akan petualangan ikal,,
skr saya penasaran sekali dengan maryamah karpov,, kapankah dia akan terbit ???
Nopember 28, 2007 at 12:50 pm
FYI..Maryamah Karpov selesai ditulis,tapi keluarnya setelah film Laskar Pelangi release..coz ada perjanjian antara andrea with riri riza cs..huhuhu
Nopember 28, 2007 at 1:24 pm
@ bunda ade dan kakak,
sepertinya sih, tiap buku memang menceritakan penggalan kehidupan dari sisi yang berbeda. di sang pemimpi teman teman di LP tidak muncul, di LP si aray tidak muncul, dan di edensor, ikal dan aray mengejar mimpi dan petualangan, deja vu ketika bertemu dengan mimpi mimpi jaman baheula …[pencarian diri] geto deh ….
@ teman lain. emangnya bener, ada isu kalau bung andrea ngamar dengan seorang wartawati ? aku kok baca ada yg nggosip demikian di blognya dessy TN10.
Nopember 29, 2007 at 5:04 am
sebenarnya gosip itu udah lama beredar, semenjak kemunculan andrea di salah satu tabloid wanita bahkan dulu di site resminya andrea aja ada yg langsung menuding andrea seperti itu. aku pun jadi penasaran dan iseng tanya berita nyeleneh itu via sms aku menulis panjang kali lebar dan apa jawaban dari andrea ..dia hanya menjawab singkat ” GOSIP”
sebenarnya kira2 siapa yahh yg menyebar gosip itu ??, apa ada hubungannya dng tabloid itu yahh??
Nopember 29, 2007 at 5:43 am
cukup percaya sih, kalau memang gosip. kan selama ini juga ndak ada bukti. jadi yah, berlalulah berita burung …
Nopember 30, 2007 at 11:11 pm
eh, itu beneran yah, nomornya si andrea?
kok angkanya bagus gitu ya?
dasar telkom!!!
Nopember 30, 2007 at 11:17 pm
hmm.. kapan ada jadwal di surabaya?? ada yg tau??
kan lagi ada pameran buku di balai pemuda,,
pengen banget ketemu andrea hirata,,
dan bilang “semangat kerjain skripsi membuncah lagi setelah membaca perjuangannya!!”
eh eh,, beneran ya, tlg dikabari kalo dia ke sby..
Desember 3, 2007 at 3:46 am
pertama tau Andrea Hirata pas nonton kick andy ( telat yah,hehehe ) itu aja udah bikin saya tersedu-sedu dengar paparan ringkas tentang LP,penasaran ama bukunya sy nyari ke gramedia eh…kebetulan abis,untung aja kaka’ku punya bukunya,seneng juga akhirnya LP ada digenggaman,baca pertama kali puyeng juga rasanya banyak detil-detil yang g perlu (menurutku Sih) yang dijelaskan yang membuat bukunya jadi tebal banget n bisa bikin boring bacanya.But,..By The way,kalo Hirata mo ke Makassar lagi kasih kabar yah biar saya temenin around2 diMakassar Ok!!!
Desember 3, 2007 at 5:26 am
knapa sih pada ngeributin alur. yang penting adalah amanat yg dapat kita ambil. yang pasti semua karya andrea hirata membangkitkan semangat,dan memberi pelajaran kepada kita bahwa hidup ini adalah perjuangan.
Desember 3, 2007 at 5:34 am
exhausted, mbakyu. btw, pernah baca the historian ? itu novel yg segede bantal, dengan alur yg sangaaat lambat, bahkan mau berflashback ria pun dengan cara yg sangat lambat.
silakan baca, dan rasakan, apa pengaruhnya alur dengan apa yg dialami mental pembaca.
sangat beda deh rasanya dengan baca da vinci code.
Desember 3, 2007 at 7:53 am
aq udah 2x baca ketiga buku andrea. Awalnya nangis plus hi hi hi (kayak bang zaidun). Makasih untuk bang andrea. Antum mmg orang yang tahu bersyukur, menggunakan otak n rasa yang dikaruniakan ALLOH untuk kebaikan. Aq jadi semangat untuk ngejar lagi mimpi yang dulu, pengen lihat bagian lain bumi ini n ketemu banyak orang dgn berbagai bahasa, kayak impian ikal n arai.
oh ya, aq sms bang andrea tapi gak ada balasan, hik hik hik
Salam kenal untuk ekanurlita, aq ada teman juga di sorowako, kenal nadia mulkin?
Desember 3, 2007 at 9:42 am
sebetulnya saya kecewa saat tau bang ikal sign up kontrak bikin movienya trilogi lp..
kenapa??
karena saya seorang imajiner,, dan buku2 itu memberikan imajinasi yang sempurna,,
sangat asyik bermain dengan imajinasi dan menvisualkan semua tulisan itu hanya dalam kepala saya,, (egois :D)
tapi sekarang, sepertinya akan ada versi visual yang benar2 visual,,
bang ikal,, saya yakin bang ikal juga seorang pemimpi kuat,, apa tdk takut kalau versi film itu justru mengecewakan dan menghancurkan kedalaman cerita pengalam abang ?
atau abang sekarang sudah gokomersil ??
semoga tidak,,,
Desember 9, 2007 at 8:38 am
Laskar Pelangi……..Sang Pemimpi…….Edensor…….gue udah baca…..keren banget!!!! ditunggu Maryamah Kerpovnya……..
Desember 10, 2007 at 4:57 am
Aku baru baca LP dan Sang Pemimpi. Kereeen……bgt! Memang sih alurnya agak kacau,tapi itu hanya hambatan kecil dalam membaca. Amanat dan kisah yang disajikan dapat mengobati lelahnya membaca kedua novel ini. Mudah2an aku bisa cepat membaca buku ke-3,dan mudah2an sama luar biasanya dengan dua novel sebelumnya.
Desember 10, 2007 at 8:11 am
for me, everything about Andrea is so interesting….
lewat buku2xnya Andrea membiarkan dirinya terbuka sedemikian lebar sekaligus….
Andrea menjelma sebagai sosok yang misterius, banyak “pertanyaan2x” yang tak terjawab dan tak terungkap tentangnya
apapun itu, dia telah menyulut kekaguman saya, ada di sini http://tehmanis.multiply.com/journal/item/170/.lagi_lagi_tentang_dia...
;-))))))
Desember 11, 2007 at 3:53 am
LP saya baca kurang dari 2 hari, Sang Pemimpi kurang dari satu hari, Edensor 5 jam !!..
kapan lagi ada penulis Indonesia yang bikin tulisan yang menginspirasi banyak orang begini.
BTW..saya juga setuju seh dengan kritikannya
Desember 11, 2007 at 7:31 am
suka bgt ma buku2nya andrea. lagi berburu edensor (telat ya!) katanya ada di perpus kantor. blum sempet nyari siy..
Desember 15, 2007 at 6:24 pm
Di novel laskar pelangi disebutin poster rhoma irama “hujan duit”. Padahal “hujan duit” kan lagunya A rafiq…Mungkin album hujan duit Rhoma Irama hanya beredar di belitong ‘kali yaa…
Desember 17, 2007 at 2:46 am
thanks andrea for inspiring me to have some dream too….and off course to make it come true….
Desember 17, 2007 at 10:12 am
Trilogi laskar pelangi bagusss banget.Kapan Andrea k bali y ??
Desember 17, 2007 at 12:14 pm
@ rossie :
hiya, kemarin papabonbon baru dapat semua lagu lagunya oom rhoma. dan ndak ada hujan duit di situ ….
lagunya rhoma aja dah ampir 1 gb nih …
Desember 19, 2007 at 8:57 am
aku dah baca novel LP n Sang Pemimpi!ceritanya seru banget bisa jadi inspirasi tuk lebih maju, tapi kalau dipikir -pikir apa karena dah jadi takdir sesorang tuk jadi seperti ikal dan arai bisa dapat yang mereka mau!!hebat baget sih salut tuk ka andera hirata!Jadi pengen konsultasi gimana caranya tuk berani ambil keputusan tuk dapat semua cita-cita kita!!!Novel yang keren, cuma seri ke 4 aku blm nemu di toko buku… kapan ya adanya!!mo nya ketemu ka andrea waktu da seminar di Borromeus padahal dah deket banget tapi belum da kesempatan….!sukses yaaaaaa….bentar lagi aku baca edensor jadi penasaran sama lanjutannya, seru juga kali yaaaa…..
Desember 20, 2007 at 5:24 am
andreaaaa…
T_T dimana lintang..??!!
Desember 25, 2007 at 5:38 am
gue jadi pengen ketemu deh sama Andrea………………..:>
Desember 29, 2007 at 10:03 am
mantap, mantap, pokoknyo mantap! teqhuslah bekarya wahai andrea hirata!!!
Desember 29, 2007 at 12:50 pm
agak penasaran masalah Arai..
Emang SD nya Arai gak di SD muhammadyah ya ??
apa beda angkatan sama Andrea ?? tapi pas SMA satu kelas kan ya ??
jadi SD nya dimana ??
Januari 4, 2008 at 2:51 am
apa aku salah lihat, ya? kayaknya waktu jalan-jalan di gramedia bandung buku keempat tetraloginya bang andrea udah terbit tuh….
Januari 6, 2008 at 1:46 am
weleh, mosok sih. di blognya andrea belum ada tuh ?
Januari 7, 2008 at 1:25 pm
emang buku ke 4 nya dah terbit yahh??
aku bingung kok banyak sihh yg ngomong begitu di beberapa blog yg aku baca.. tapi andrea sendiri aja blm ngomong apa2…btw kalo dah ada yg punya buku ke 4 bocorin dong isinya tentang apa sihh..??
Januari 8, 2008 at 3:55 am
aku juga bingung…. nyesel gak ambil sekalian waktu itu. di tasik juga kan udah ada gramedia. makanya sempet kepíkir éntar di kampung aja…. nyatanya”kecele banget”. terus bang andrea-nya sendiri emang bilang buku keempatnya itu bakalan terbit setelah tayang film laskar pelangi…..
Januari 10, 2008 at 3:24 pm
wah salut buat andrea hirata. sejak pertama baca buku laskar pelangi,gw langsung jatuh hati sampai beli buku tersebut buat dikoleksi dan menjadi referensi buku bacaan yang terus gw provokasikan ke teman2 gw,
gw juga rela beli buku ampe 2 x biar adek2 gw bisa baca.. sedih..penuh motivasi,,,,, gw sekarang menantikan terbitan tetralogi yang ke 4 MARYAMAH KARPOV… akankah buku tersebut menggigit seperti tetralogi laskar pelangi sebelumnya… salam kenal buat andreanis semua…..
jangan lupa bermimpi ya…..semoga mimpi kita dapat tercapai..
Januari 11, 2008 at 2:49 am
Papa Bon, emang di TP ada perpustakaan yang nyewain buku tho??? Tepatnya dimana ya???
Januari 12, 2008 at 6:11 am
edensor ok banget…jd penasaran ma arai…sebenarnya tokoh arai itu ada g sih ? kenapa munculnya baru di sang pemimpi?
Januari 12, 2008 at 7:32 am
Aq bingung + penasaran, karena aq yakin dah pernah liat n pegang buku tetraloginya yg ke 4 itu di gramedia crbn akhir november 2007, tp ga aq beli karena ga bawa duit, di cari lagi dah ga ada…Suer aq pegang !! apa itu bajakan ??
BTW, di buku LP kan ada anak dari kakaknya Ikal yang dibiayain kuliahnya ..tapi di Sang Pemimpi atau Edensor kok ga di ceritain lagi ya..
Januari 13, 2008 at 2:04 am
Pabon, dua hal aja:
1) Emang di mana kontradiksinya seseorang dg pandangan2 ketuhananan dan kemanusiaan macem Ikal mengagumi seorang Harun Yahya? Bukannya bapak Harun itu sangat memandang tinggi Sang Pencipta dan penciptaanNya??
2) Saya dapet clue tapi lupa di novel yang mana en di bagian apa, dilihat dari setting waktu pas Ikal smp, kira2 dia kuliahnya angkatan 88 ato 89 gitu. Jauhlah dari 95/96, makanya pada gak kenal.
Januari 13, 2008 at 10:40 am
selamat sore…
sy binggung mau ngomong apa tentang BOOK EDENSOR…
this problem 1 kata aja gak cukup buat ungkapin begaimana THE BESTnya BOOK EDENSOR ini..
sy iseng aja hari itu ke kwitang disenen.. truz taunya sy melihat EDENSOR.. kemudian sy membelinya..dalam perjalan sy balik kebandung sy membuka bungkusan EDENSOR tsb.. sy mulai membacanya.. menit2 berikut sy tiba d’bandung masih membaca EDENSOR..
setiap sy melepaskan buku itu dalam hati sy selalu RINDU…
ingin rasanya MELANJUTKAN…
saat membaca EDENSOR. ingin rasanya sy ikut langsung dalam setiap cerita tersebut.. SEDIH+TERTAWA+PRIHATIN+SENANG semua bercampur aduk.. hehehhe..
bertepatan dengan itu juga timbul keingan hati sy untuk bs menjelajahi eropa.. hehehehe… walaupun cuman impian semata..
oiya.. sy juga ingin sekali bisa berkomunikasi langsung dengan ANDREA HIRATA.. bertanya-tanya semua yang membuat sy KAGUM sm ANDREA..
hmmmm… yadah THANKS ya.. Kudu baca loh buku EDENSOR… hehehe…. XIE2…
Januari 13, 2008 at 1:58 pm
saya tunggu bukunya yg ke empat, kira-kira kapan ya!!!
Januari 13, 2008 at 3:13 pm
gw setuju ma comment dr mbak dayani. kenapa jg hal yg ga penting gt jd bahan nyari cela nya andrea? kenapa sih kita ga bisa ngambil 99% ke-positifan novelnya? kelemahan yg cuma 1 % dibahas panjang lebar… gw jd prihatin… tp kalo utk gw pribadi, dampak setelah baca tetralogi LP ini bener-2x dahsyat.. gw jd punya semangat utk meraih mimpi gw, jd tambah sayang ma ortu, dan ga berhenti berusaha mencapai apa yg gw ingnkan.
Januari 14, 2008 at 3:39 am
Andrea Hirata…..????? WoW……Novelis yang muncul dengan karya sastra yang begitu segar buat dibaca, cerita yang menyentuh setiap naluri yang ngebaca…
gw biza bilang asli andrea hirata membawa kita langsung masuk ke dalam setiap situasi yang diceritakan. setelah baca LP, gw teringan akan masa sd dulu, gw cuman bilang Dahsyat!!!!!!!!. tetralogi yang kedua Sang Pemimpi andrea berhasil membuat pembaca terlongo dan terharu pada tetralogy yang kedua ini
gw cuman biza bilang Dahsyattttttttttttttttttttttttttttttttttttt. kapan nich tetralogy yang Keempat Maryamah Karpof Terbit?????????????????????????
Januari 15, 2008 at 7:41 am
Andrea membuat orang2 yang suka bermimpi menjadi punya alasan untuk bermimpi……….”Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi2mu” kata2 yang memotivasi para sang pemimpi dimanapun mereka berada. Membuat orang yang ga punya sastra sama sekali menjadi sastrawan dalam kehidupan sehari2nya……….poko’e andrea IS THE BEST bwt semangat anak2 daerah tertinggal yg punya mimpi dan harapan yang mulia….
ditunggu ya..MARYAMAH KARPOV hadir di bumi….
GOOD LUCK BWT IKAL………
Januari 17, 2008 at 2:32 am
WOW…….i mulai paham arti hidup n mimpi dalam buku andrea
thanx berat!!!!!!!
Januari 18, 2008 at 8:40 am
Di Banda Aceh, ga ada yang jual Edensor?
ada yang mau ngirimin ga?
Januari 18, 2008 at 12:09 pm
Pokoknya kagum abis.
Dibaca berulang-ulang tidak membosankan.
Untuk seorang andrea yang sepertinya tidak terbiasa untuk menulis buku harian (karena dibukunya tidak disinggung2), tapi bisa sedetil itu menggambarkan kejadian seolah-olah baru kemarin terjadinya.
Salut sekali……
Untuk new comer dibidang tulis menulis sastra, langsung menghasilkan empat buku yang semuanya ditunggu-tunggu, dicari dan dikomentari.
Hanya satu kata… KAGUM..
Januari 18, 2008 at 7:45 pm
Tetralogi Laskar Pelangi … only one word for this book … GREAT…!!!
Januari 19, 2008 at 2:58 pm
terus terang, yg memotivasi aq utk baca buku ini, karena perasaan ga enak belum baca buku karangan putra daerah sendiri. tambah pula temen2 kampus selalu nitip salam bwt bang andrea hirata, setiap aq pulang kampung. padahal da jelas aq ga kenal
aq pikir, novel LP ga jauh beda ma novel2 laen yg sering bikin aq nyesel baca, karena da ngabisin waktu, padahal baca qur’an setaun belum tentu aq hatam!
but then…
i’m so proud of him! LP is truly belitong! universal n sarat pesan! meskipun beliau tidak menjunjung bendera “dakwah”, tapi baca 3 buku beliau smakin ngingetin aq bahwa hidup adalah kumpulan ikhtiar yang akan berujung pada-NYA. Segala Puji Hanyalah bagi ALLAH SWT, yang telah melebihkan bang andrea dengan kemampuan untuk menyampaikan “hikmah hidup” dengan cara yang “hidup”.
Januari 20, 2008 at 7:44 am
KaPaN Buku Ke 4Nya BeReDaR??
CriTa2Nya KeReN BgT !!
Januari 21, 2008 at 5:34 am
edensor lebih teratur dari 2 novel andrea yang sblumnya. banyak pelajaran yg bisa kita ambil. tp kok candaannya jadi berkurang bgt. gak masalah deh! Bang Andre…… ditunggu novel ke empatnya ya….Temukan A ling segera….
Januari 21, 2008 at 11:10 am
jujur aja, aku baru 2 minggu ini kenal dengan bukunya andrea (itu pun dimulai dari sang pemimpi lanjut ke edensor) yg judulnya Laskar Pelangi itu malah sama sekali belum pernah ku baca. Buku-buku andrea ini ternyata semakin mengukuhkan rasa percayaku akan hukum tarik menarik yang dipaparkan “the secret”. Kalau menurutku buku-buku andrea ini merupakan pembuktian dari hukum tarik menarik tersebut.
Januari 23, 2008 at 7:17 am
Wow….KeRen abiz….saya Jd Malu pada diri sendiri abiz baca KeTiGa buku aNdrea Hirata…truTama sama Lintang and Arai….ThanKs to ANdrea dah membagi seMua penGalaman dan banyak memberiKan iNspirasI uNtuk tEtap terUs berMimpi. walaupUn seMua lilin paDam, tapi masih ada satu lilin yang tetap menyala….ya diaLah hArapan…harapan Ada kareNa sebuah mimpi yang terus menggelora….biarlah Tuhan memeluk semua Mimpi2mu…..
aku Pengen Ketemu Arai and Lintang dong!
Januari 23, 2008 at 11:35 am
nice review…
iya sih, kadang buku2 andrea hirata bagus, tapi kadang2 dia masukin istilah2 science ato istilah2 seni yang kadang di apply-nya nggak tepat. jadi risih bacanya.
Januari 24, 2008 at 4:53 am
ih, jadi pengen tau.papabonbon kok tau banget teori ekonomi adam smith ama j.m. keynes?
Januari 24, 2008 at 3:52 pm
Ada yang tau nggak bagaimana cara menghubungi mas Andrea Hirata? nomor telepon….alamat email atau rumahnya juga boleh deh…plz….thanks before ya….
Januari 25, 2008 at 2:07 am
Lintang apakabar y skrng???Kecerdasan yang terbuang sia-sia…jg jd orang kaya yg menyia-nyiakan pendidikan…sumpah!!! menyadarkan bgt..
Novelnya Andrea emang oke..kadang bikin nangis, ketawa, ampe senyum-senyum sendiri…Maryamah Karpov kpn keluarnya???udh g sabar..
Februari 1, 2008 at 8:12 am
1. Mengenai mazhab penulisan : Kebetulan saya gak pernah pake otak kalau baca tulisan macam ini. Saya menempatkan nya sebagai”karya seni” .. jadi ya ngolah nya pake hati saja. Saya gak peduli mengenai time-frame etc etc …. dan ternyata LP sangat xtc dinikmati dengan cara ini.
Perlu di ingat juga, bahwa LP bisa dibilang bukan ditulis oleh seorang penulis, dia hanyalah seorang yang begitu memuja ibunda guru nya, dan begitu mencintai teman teman nya.
2. Selain kesan kesan standar yang dirasakan semua pembaca LP , saya dapet kesan Pribadi : Allah kok iseng banget yak ? ngapain memberikan kecemerlangan kepada mahluk yang hanya di “nasib”-kan sebagai supir truk ?
3. Kok gak ada komentar tentang anak yang terakhir ngedaftar sekolah itu yah ? Yang kalau gak salah dia itu “rada terbelakang”. Tanpa beliau, gak akan ada LP. Karena tanpa beliau, sekolah itu kudu bubar atau di merger. Kalau di merger, saya gak yakin ke solid-an mereka akan demikian .. karena mreka menjadi bagian dari klompok yang lebih besar lagi
4. “Maryamah Karpov” anyone ?
Februari 2, 2008 at 6:44 am
jadi ikut terhanyut setelah baca laskar pelangi n sang pemimpi. Penasaran nih pengen ke belitong…pengen kenal jg ama ikal n arai…Good luck ya!
Februari 5, 2008 at 4:18 am
salut banget pokoknya untuk sang pengarang, aku tahu dari adikku dari jakarta, baca tuch best seller-nya andrea hirata, ehhhh bener2 inspiratif, anakku yang baru 10 tahun bisa komentar indahhhhhhh, kalimatnya mengalir deras.padahal baru saja dia menyelesaikan seri harry potter…tapi untuk buku LP-nya andrea dia bilanggggg….kenyataan kenakalan anak2 di jaman mamanya.kasihan Lintang ya Ma…..geniusnya terpenggal oleh duka kematian sang ayah…achhh nasib, kenapa masih setia untuk orang2 seperti Lintang di muka bumi pertiwi ini.saluutttttt untuk sang pengarang, dimanakah A LING???
Februari 5, 2008 at 6:52 am
Komentarku…….. Semua buku Andrea Hirata……..sebagai mas kawin gue untuk sang nyonya ……sama-sama gila Andreaholic Mania……tapi A Ling bagai luka kesedihan yang terdampar pada jelaga kerinduan hati yang penakluk, satu sains, chemistry, misteri dan keluguan manusia akan “Cinta Sejati”.thanks
Februari 6, 2008 at 4:15 am
buku yang pertama aku baca ya EDENSOR itu, first comment “buku apaan sih tu, judulnya aja aneh banget” he..(sory mas andrea).
begitu dibaca, jam 9 malem eh keasikan deh aku, terbawa aja ke dalam kisah-kisah di buku itu. paling sedih waktu ikal sama arai mau pergi ke prancis, di bandara aduuuuh terharu banget deh langsung inget sama bapakku dikampung. ceritanya sangat indonesia, terus inspiratif juga, bikin kita berani buat bermimpi. terus……….waktu mereka keliling eropa n afrika serasa ikut juga akunya. salut deh buat mas andrea….buku-bukunya keren. buku ini bisa buat aku senyum n nangis di saat bersamaan (sule bgt g sih gw??).
pokoknya gw cinta banget ma andrea hirata n buku-bukunya.
berkarya terus ya mas andrea
salam buat arai n njoo xian ling.
cu
Februari 6, 2008 at 5:11 am
@ yeni, link ke blognya andrea kan udah ada di artikel di atas. nomer hapenya andrea juga sudah dipajang kok.
Februari 6, 2008 at 6:49 am
dulu sebelum tenar andrea sering bls sms aku lewat no di atas..
apalagi pas tengah malem..memanfaatkan penyakit insomia si penulis..
tiap sms pasti langsung di bls sama andrea..walaupun singkat2 jawabnya..
tapi setelah mendadak selebritis no diatas katanya jarang dipegang andrea, lebiiih sering bak dhipie yg megang managernya andrea..
jadi kalo skr sms lewat no diatas.. jangan harap deh di bls..
Februari 8, 2008 at 4:48 am
agak telat baca bukunya andrea, tapi lepas dari semua kritik, buku-bukunya bikin merinding waktu baca.
Februari 8, 2008 at 4:27 pm
susah yah dapetin Maryamah Karpov
Februari 9, 2008 at 11:21 am
Boleh ikut nimbrung khan….
Gw dah liat buku ke-4 Maryamah Karpov ada di gramedia mana aja di Jakarta, skrg lg baca edensor… terlalu terlambat sebenarnya utk kenal LP, setelah rame diomongin orang2 baru penasaran beli bukunya… ;-P
Yang bikin kaget, waktu di pasar dekat rumah ada penjual buku yang nawarin buku2nya Andrea, cuma dgn harga 25rb per bukunya..??? gile bener…. yang asli gw beli 60rb (LP) !! kyknya sih bajakan ya…. kasian dong kakanda Ikal ga dpt royaltinya (?)…
Februari 10, 2008 at 12:00 am
Apa kabar Array dan Lintang ??
Februari 10, 2008 at 6:57 am
weleh….weleh…..
Ternyata dah segitu banyaknya za karangan mas Hirata….
aqu masih bru baca Sang Pemimpi lom baca 3 buku laennya….
meski bru baca Sang Pemimpi,,,mz Hirata dah bawa aqu jelajahin mimpi2 yg pkoknya T-O-P abiez……..truz mz Hirata juga dah ngasih wejangan2 yg buat aqu lbih smangat!!!!!!!!thaxs yo mas…..
truslah berkarya maz!!!!!!! agar generasi muda indonesia termotivasi akan mimpi2mu…….
SEMANGAT!!!!!!!!
Februari 10, 2008 at 7:59 am
dari banyak hal, gw mau specially berterimakasih sm andrea untuk satu hal, sekarang gw jadi tau kalo negara2 OKI punya perjanjian bebas visa (and I call my self ex-student???)
benua hitam, I’m coming !!!!
Februari 10, 2008 at 8:50 am
eh dicari-cari perjanjian bebas visanya di google kok ga ada ya…
temen yg ke dubai jg ternyata bayar visa penuh…
apa perjanjiannya udah basi kali ya??? seiring basinya aktivitas OKI???
Februari 10, 2008 at 3:12 pm
ass..saya kagum banget dengan bang andrea,saya mo gabung ni jadi Andreanis.Cerita yg benar2 memukau.Menggabungkan semua dimensi ilmu,kombinasi logika dan hati yang pas.Cintaaaa banget ma Laskar Pelangi.Thanks banget abangda Andrea,sudah mencurahkan “timah” terbaiknya buat bangsa ini.Saya sebagai calon guru ke depan,belajar banyak tentang bagaimana pendidikan itu melalui buku ini,I LOVE Laskar Pelangi.Saya yakin abangda seorang intelektual muslim sejati.Saya sangat ingin berkomunikasi dgn abangda.gmn caranya ya bang..??Sebgai putri melayu,saya merasa kecil setelah membaca buku abangda krn tak pernah berfikir seluas abang.Tp saya sngt ingin tau tentang Lintang.Mhn di tnggapi…
Februari 10, 2008 at 3:37 pm
Bang Andrea…
Kalau abang bilang “memang ada yang dilahrkan untuk jd guru”.Ika bilang :”memang ada yang di lahirkan jadi seorang Andrea:.Baru kali ini,Ika baca novel karya anak negeri yang berani menuliskan guratan2 kehidupan pribadinya menjadi sebuah karya besar yang layak melototkan mata seluruh dunia.Biar dunia tau..Seorang anak melayu yang tak pernah berani menatap bintang,tapi akhirnya berani menyentuh bintang itu.Ika kuliah di Unimed Medan,Jur Pend.Matematika.Ika kagum banget ma Lintang.Mengenal LIntang dalam kasih sayang abang,Ika merasa benar2 tak ada apa2nya sebagai seorang mahasiswa yang sdh 4 thn ini bergelut di bidang matematika.Lintang benar-benar menyadarkan Ika untuk mencintai dan menghargai ilmu.Betapa sedikitnya ilmu yang Ika aplikasikan buat orang lain,dan boleh di bilang hampir sia-sia.Bang Andrea..kalau diperkenankan,Ika pengen tau kabar Lintang Sang Newton abang.By the way..Bu Muslimah juga gmn ya..
So.. Buat kamu-kamu yang blm pernah jadi guru,simpan dulu komentar buruk mu tentang Laskar Pelangi.Karena menurutku It’s so perfect.Bukan sekedar teori..Tapi pemberian hati.
Februari 10, 2008 at 3:38 pm
Bang Andrea…
Kalau abang bilang “memang ada yang dilahrkan untuk jd guru”.Ika bilang :”memang ada yang di lahirkan jadi seorang Andrea:.Baru kali ini,Ika baca novel karya anak negeri yang berani menuliskan guratan2 kehidupan pribadinya menjadi sebuah karya besar yang layak melototkan mata seluruh dunia.Biar dunia tau..Seorang anak melayu yang tak pernah berani menatap bintang,tapi akhirnya berani menyentuh bintang itu.Ika kuliah di Unimed Medan,Jur Pend.Matematika.Ika kagum banget ma Lintang.Mengenal LIntang dalam kasih sayang abang,Ika merasa benar2 tak ada apa2nya sebagai seorang mahasiswa yang sdh 4 thn ini bergelut di bidang matematika.
Februari 10, 2008 at 3:45 pm
Abangda Andrea,Ika mohon No HP nya juga di pajang dong…Biar gampang komunikasinya….Jgn takut ya bang..ini cuma buat pendidikan ke depan.Abang kan insomia,jd Ika pasti komunikasi nya malam2.Biar abang g terganggu.Blh ya bang….
Februari 12, 2008 at 2:15 am
Ternyata mang hebatt….. Ira, gw kagum ma lo…
Februari 12, 2008 at 3:21 am
@ mardika. ini bukanlah blog milik andrea. sedangkan, blog andrea hirata ada di multiply. linknya ada di artikel di atas. btw, nomer hp andrea juga dipajak diartikel depan itu.
Februari 12, 2008 at 10:13 am
andrea hirata…………..
novelnya di kampus gw, khususnya di kelas gw sendiri, MATH _C UPI 2007, lagi banyak di omongin,,,,,,,,,,,,
baca donk,,,baca,,,, bagus tw. tentang pendidikan!
ada lucu nya, ada sedihnya, terharu,, yah semuanya lah,,,,,,,,
itu tuh kata-kata buat yang blom baca novel karyanya!
Februari 14, 2008 at 5:56 am
Membaca buku pertama LP terasa membosankan dan hampir menyerah. Tapi mulai ke tengah mulai terasa keasikannya. Membaca buku SP dan Edensor makin terasa asiknya….makanya lagi nunggu-nunggu buku ke-4 nya nih bang Andrea..
Februari 14, 2008 at 9:30 am
Novel-novel Andrea Hirata sungguh menggugah, menghibur, membawa angan menjelajah luasnya dunia sekaligus sempitnya ruang bagi banyak orang-orang yang diklasifikasikan miskin…
Sungguh patut disyukuri bahwa ada seorang Andrea yang berhasil lolos dari kungkungan neraka kemiskinan, memberikan inspirasi bagi banyak orang dan membuktikan bagaimana kekuatan mimpi dan perjuangan tak kenal menyerah benar-benar mungkin merubah kehidupan manusia.
Di LP, awalnya saya merasa bahwa bab demi bab itu meloncat-loncat… agak kesal karena sulit untuk merekonstruksikan kejadian-kejadian, mana yang lebih dulu dari yang lainnya. Tapi kemudian ketika tuntutan terhadap alur dilupakan, apa yang disampaikan Andrea sangat memukau, dan dapat dirasakan betapa cerdiknya Andrea mengaburkan waktu. Sehingga saat saya membaca profil Andrea di majalah wanita dan Andrea menyembunyikan tahun lahirnya, sadarlah saya, bahwa memang dengan loncatan-loncatan kisah itu, tidak dapat pembaca menentukan dengan pasti ‘anak’ angkatan berapa Andrea ini. Tapi tebakan saya pribadi, sekitar 88 atau 89.
Mungkin ada kekurangan dalam novel-novel Andrea, namun kekurangan itu dalam sekejap tereliminasi oleh pelajaran-pelajaran hidup positif yang begitu banyak dipaparkan di sana. Bahkan dari novel tanpa alur itu saya dapat memberikan pelajaran moral kepada anak saya, dan saya yakin hal yang sama juga terjadi bagi mayoritas pembaca LP, SP dan Edensor.
Semoga film LP segera diputar, agar buku terakhir bisa ditemukan di Toko Buku (merujuk ke informasi bahwa ada perjanjian : buku ke-4 baru akan terbit setelah film LP diputar). Penasaran! Kalau asal nama “Andrea” sudah terjawab di Edensor, apakah akan ada penjelasan asal nama “Hirata”? Lalu dimana sang Simpai Keramat sekarang sehari-hari menjalani hidup ? Bagaimana A Ling, tidakkah dia pernah menghubungi Andrea setelah namanya begitu banyak disebut-sebut?
Sukses untuk Andrea, pria romantis, jenaka dan cerdas…. Semoga Andrea semakin rajin menulis, sehingga kami para fans tetap dapat menikmati kalimat-kalimat lenturnya yang indah…
Februari 19, 2008 at 8:41 am
wealah, angkatan 90 toh. hiya juga yah, sudah 40 tahunan
tapikalau kawin, hmmm, kata desi amirudin kostnya di bandung dekat tuh sama kostnya andrea. dan desi gak bicara sama sekali ttg istri andrea.
Februari 20, 2008 at 8:53 am
buku ke empatnya mana……….?dimedan ga ada
bikin penasaran aja……..Capet terbitkan y
Februari 20, 2008 at 8:56 am
kok ga ada jg no hp ny…..?di sembunyiin y
Februari 20, 2008 at 4:19 pm
Mas Andrea, tolong dong info kepastian MARYAMAH KARPOV terbit. Iklannya sudah dimana2, tapi dicari bukunya tidak kunjung tiba.
Februari 21, 2008 at 2:33 pm
masa sihhh… andrea dah nikah..???
aku baru dengar tuhhh…
berarti selama ini istrinya di umpetin gituh yahhh…
kasiannn bgt yahhhh…yg jadi istrinya…
di majalah elit sekelas DEWI andrea jelas2 mengatakan statusnya yg belum menikah dan mengatakan ibunya sudah memaksanya untuk segera menikah.. jika ia telah menikah berarti dia telah melakukan kebohongan publik dong…..udah kaya artis beken ajahh….
Februari 22, 2008 at 12:58 am
mozaik takharus urut tetapi teratur
Februari 22, 2008 at 2:26 am
lihat dong di paragraf dekat bagian akhir ini :
Ketika Andrea Hirata dikonfirmasi ke nomor 085220016543, dia menjawab dengan sms “nama disamarkan, thanks atas apresiasinya ya”. Ya, Andrea memang bukan jenis pemain yang suka mengkonfrontir dan dikonfrontir. So, let it be. Dan inilah dia resensinya.
Februari 22, 2008 at 5:19 am
Petualangan Andrea….SINTING…tapi..Very Very Gooooood
Februari 25, 2008 at 7:27 am
Andrea daah nikah……………….!!??
duh jangan bikin gosipp dech, dosa tuch. menyebarkan berita bohong hukumnya DOSA BESAR…
walau pun dia dah nikah gk masalahkan?
kalo paatah hati jangan bawa2 orang lain donk…..!
kamis kemarin aq ketemu andera d FISIP UI, dia bilang buku k 4 baakal keluar setelah film laskar pelangi. filmnya aja baru d bikin.
so.. kita haarus sabar menunggu sampe pertengahan tahun.
tapi aq gk s7 kalo LP d filmkan coz pasti bikin pembacanya jadi kecewa. seperti salah satu novel yg baru2 aja filmnya d luncurkan. GK BAGUS !
BTW apapun itu, semua hak sang pengarang…
y gk…………… ?
Februari 25, 2008 at 9:04 am
Saya guru sebuah SMA. Di sekolah kami ada jam wajib baca karya sastra hampir tiap hari. Dan saya merekomendasikan karya-karya andrea hirata untuk dibaca siswa-siswi saya. Saya tidak begitu ngerti sastra, jadi tidak akan komentar cara penulisan. Saya juga tidak peduli remeh temeh gosip. Yang pasti buku andrea menghibur dan pesannya sampai ke hati saya. Perjalanan hidup Ikal bisa jadi pelajaran buat yang membaca. Itu cukup. Disampaikan dengan hati nyampenya ke hati. itu cukup. Bisa bikin saya menangis dan tertawa sendiri. itu cukup. pokoknya saya jatuh cinta pada Ikal.
Februari 25, 2008 at 9:06 am
tauuu tuhhh ada2 aja..aku kenal sahabat2 andrea dan semua mengatakan andrea blm menikah..
bisa ngasih bukti andrea dah nikah blm??
yg ngaku2 dah punya/dah liat buku ke 4 (maryamah) juga ada..
padahal andrea jelas2 mengatakan novel ke 4 akan louncing setelah film laskar pelangi terbit…berarti yg di liat apaan tuhh??
Februari 26, 2008 at 4:44 am
wah, nikahnya yg jadi rame…padahal aku dulu pengen tahu, andrea anak fe-ui jurusan apa yah ? tahunya manajemen ekstensi. pantesan pendalamannya tentang para pelopor teori ekonomi rada berantakan
Februari 27, 2008 at 2:48 am
Boss mau Manajemen Ekstensi , dia mau kuliah dimana kek lo ga boleh sirik gitu yg penting orang2 indonesia pada ketawa pada sedih senang , Andrea sudah bikin orang senang baca gw rasa dia udah bagus. ga usah pada sirik rejeki dah ada yang ngatur
Februari 27, 2008 at 3:55 am
bukan gitu aku kira kan dia anak IESP FEUI. kan perlu dipertanyakan pendalaman teori ekonominya, kalau masih simpang siur ttg paham ekonominya Adam Smith dan Keyness. UI gitu lho, yg nelurin banyak menteri ekonomi. :p
Februari 27, 2008 at 8:20 am
ikutan lagi ah,,, boleh y.. aku dah baca buku Andrea mpe yang edensor, itu dipaksa temen katanya bagus,, temenku suka petualang gitu, tapi aku agak nggak jelas juga sih.. tapi mang lumayan bagus… menurut ku sih,, menulis bukan cuma sekedar menulis, kalau ingin hasil bagus harus bener2 ngerti, kalau nggak ngerti bisa2 pembaca awam kaya’ aku ni jadi salah kaprah juga… paling enak nulis fiksi, yang cuma imajinasi aja.. tapi salut d buat Andrea..
Maret 1, 2008 at 3:22 am
bang andre,
salut mungkin kata yg tepat,klo ikal ygdimaksud adalah abang.saya tergugah ,semacam cheerleader buat saya
Maret 2, 2008 at 2:37 am
Ngomong2 yang nulis blog ini sudah membuat novel apa aja yah? atau cuma bisa komen kaya gue….haaahaa. eh… sama kambing gue juga cuma bisa ngikutin.
Maret 3, 2008 at 12:47 pm
ass….
om ikal…. sukses truz ya,,, (^_^) novelnya keren abizzzz…….
Maret 3, 2008 at 12:50 pm
aq udah baca laskar pelangi, sang pemimpi, sm edensor, yang terakhir niy blm…… truz… ceruta A ling gimana kelanjutannya ? ampe sekarang blm ketemu ?? penasaran……
Maret 3, 2008 at 1:10 pm
nanya lagi niy… om ikal umurnya brapa ya ? di buku sang pemimpi di tulis klu tahun 1988 om ikal br masuk sma, waktu itu umurnya 18th, jd skrang dah berapa ya ?
Maret 4, 2008 at 6:17 am
buat ( twie twie ) yg dah kasih koment diatas..
kayaknya gara2 kamu nihh.. di blog nya andrea jadi rame..
tentang berita andrea yg katanya sudah menikah..
jadi kasian aku sama andrea nya..
please dehh kalo cuma katanya dan gak ada bukti kongkrit jangan disebarluaskan berita yg blm jelas, malah jadi fitnah..
Maret 4, 2008 at 7:45 am
Assalamu’alaikum…………
Pa benar si Arai itu cuma fiktif ? ?Kayaknya iya dech,coz di laskar pelangi (yang jelas2 memoar,non fiksi) tuh gak pernah disebut sedikitpun soal Arai!Aku juga pernah denger yang cita2 ke prancis tuh lintang….So,pa bener kata-katanya Arai yang oke banget:BERMIMPILAH,KARENA TUHAN AKAN MEMELUK MIMPI-MIMPI ITU itu bener2 keluar dari mulut Arai?Bang andrea gak pernah mo beberin siiih……..Eh,itu bener no.nya andrea yach………….????
Maret 4, 2008 at 8:05 am
bener kok, kecuali andrea terpaksa ganti nomer hape gara gara kebanyakan fans yg nelpon dan sms ke nomer tadi lho, yah ..
Maret 4, 2008 at 8:33 am
[...] lebih lengkapnya ada di : http://papabonbon.wordpress.com/2007/08/16/andrea-hirata-edensor/ [...]
Maret 4, 2008 at 3:02 pm
aku haruas bisa seperti andrea hirata
Maret 4, 2008 at 3:05 pm
papabonboni sopo leh? komentare kok aneh2
Maret 5, 2008 at 6:12 am
halo twie twie, jurnal ttg Andrea itu sudah aku hilangkan dari pandangan. no problem lah.
Maret 6, 2008 at 3:18 am
Lha dia kan bukan ekonom, kenapa ente pusingin masalag teori ekonomi. ha yang ekonom aja nggak ada yang mempan nih di negri ini. Mending baca Hiratalah…
Maret 8, 2008 at 5:39 am
lucuu…
keren bgt…
konyol…
bikin ngiri…
dan beribu rsa laenny…
Maret 10, 2008 at 6:52 am
mas garfield eh, papabonbon, sampeyan kok somse banget seh, emang udah pernah nelorin berapa buku? udah pernah nemuin teori ekonomi juga ya?
Maret 10, 2