besar pasak, DARIPADA KENTANG

Android Phone Murmer !

Ditulis oleh papabonbon di/pada November 13, 2009

foto dari sini

IMO aja udah ngeluarin android phone.  Harga 3 juta kurang, sangat bersaing dari sisi harga dibandingkan punya HTC yang masih 5.3 juta.  Gile nih android bakalan jadi new hype di Indonesia, alasannya :

  • orang akan berpindah zona kenyamanan, dari “always connected” ke “connected when needed”, pindah dari hiruk pikuk komunikasi ke kemapanan dan kenyamanan psikologis, kapan saatnya berkomunikasi baru tuh benda ajaib di on kan hehehe ….
  • mainan baru, gengsi baru, karena mahal, dan hanya “orang tertentu yang diberkahi” yang terpilih untuk mainan android
  • mahal karena salah satu requirementnya adalah “punya jaringan internet yg sangat mendukung, sementara janji janji unlimited yang dikeluarkan telkomsel, indosat dan xl, seperti kita ketahui sudah basi :) ) ”
  • keren, karena bisa gonta ganti interface apapun dalam waktu amat sangat singkat (jadi satu devices bisa gonta ganti interface dan tampilan software dalam … katakan 15 menit), dari samsung atau LG bisa ke HTC magic, HTC hero, Motorola cliq, dll …. tapi kudu udah setting control sampai root, masak ROM, de el el, dan untuk bisa otak atik yang pusing pusing emang kudu orang yg hobby di situ (makanya hanya orang terpilih hehehe)
  • dukungan applicationnya luar biasa, maklum dikembangkan secara outsource.  boleh diibaratkan ini seperti iphone dengan banyak pilihan app gretong.  atau kalo di kamera, bandingannya kualitas nikon, harga pentax … hehehe  :) )

foto dari sini

baca juga :

IMO S900 : HP Lokal Android Pertama

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam hobi | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Skuter Kymco di Tokyo Motor Show

Ditulis oleh papabonbon di/pada November 5, 2009

lihat sekilas gambar yang ditampilkan, sudah pada tahu kan kalau papabonbon suka gaya gaya retro ?  Hehehe …  begitulah.

keren keren, cuman bikin kepingin ajah !  :)

Ditulis dalam hobi | Bertanda: , | 1 Komentar »

PKS masihkah peduli pemberantasan korupsi ?

Ditulis oleh papabonbon di/pada November 5, 2009

Ada tiga jenis warga negara yang bisa menjadi alat timbangan bagi kita, termasuk jenis warga seperti apakah kita selama minggu terakhir ini :

  • warga apatis, ciri cirinya : hanya sibuk ngobrolin gadged dan urusan kuliah
  • warga kritis idealis : yang ramai ramai mendukung kpk dan hari ini kembali ikut bergabung dalam grup fesbuk “anti evan brimob”
  • warga keluarga besar aparat : sedang galau, mau apatis atau ikutan kritis, di saat yang sama, kalau ngomong nyolot bisa bisa kena “trial by the press” kayak si evan, huahaha :)   gak ngebayangin anggota polisi yg ditugaskan di KPK, mereka mikirnya gimana yah ? :p

http://www.pemiluindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/59136_presiden_pks_tifatul_sembiring__thumb_300_225.jpg

Tapi ternyata ada yang lebih apatis dibandingkan si warga apatis di atas.  Lha, siapakah mereka ?  Ternyata partai politik.  Yang nggak sampai sebulan yang lalu sibuk audisi calon model di Cikeas.  Lebih hermannnn lagi dengan yang terkasih ikhwan kita, yang mewakili partai di kursi menkominfo.  Yup, ke mana kah suara bang Tifatul beserta gerbong PKS, mengapa mengambil jalan yang sangat disayangkan, memilih berdiam diri, tidak berkomentar sama sekali dalam ricuh KPK – Polri.  Dan nggak cuma PKS saja, yang lain juga.  Selama dua tiga hari ini papabonbon menunggu suara dari parpol.  Halah, sepi.   Nggak bisa diharapkan.

Jadi ketika hari ini bang Hok An,  teman di milis AKI mempertanyakan hal yang sama, papabonbon ikut mengamini.  Yep, pertanyaan kita sama, apakah partai politik telah gagal di Indonesia ?  Di luar trial by the press, pembentukan opini penuh nuansa politik via media massa lho yah, dimana akhirnya makin tidak jelas arahnya menjadi bola liar.  Tapi semua sebenarnya bermuara pada satu hal : “rakyat jelas jelas ingin hukum ditegakkan, korupsi diberantas”. 

Jadi pertanyaan pribadi bagi papabonbon : bisa nggak sih partai politik itu menyuarakan aspirasi masyarakat secara tulus tanpa harus dibarengi insentif punya “kursi” dalam kabinet atau perlemen atau pemda ?  dan hari ini sengaja aku catat di blog dan di fesbuk, atas diamnya PKS seribu satu bahasa, supaya aku bisa mengingat di kemudian hari.

Mungkin jawabannya adalah :  Seharusnya bisa, dan sangat mungkin.  Jadi kalau tidak bertindak, apa halangannya ?  Bisa jadi takut dianggap membuat ricuh dan membuat persoalan makin blunder, mungkin juga mengganggap ini bukan masalah penting, atau bisa jadi dianggap bisa merugikan posisi partai, dus, bakalan bisa merugikan perjuangan umat Islam, padahal bisa mendapatkan jatah kursi di kabinet perlu perjuangan keras.  Masa baru dilantik langsung jadi anak bandel ? Kan nggak sopan, bukan ?

Ditulis dalam Politik | 1 Komentar »

Mengapa Warga Iran Menyelundupkan Narkoba

Ditulis oleh papabonbon di/pada November 5, 2009

Sudah dua kali kejadian nih. dan ada foto di media massa, ibu ibu berjilbab dan mbak mbak jilbaber hitam hitam.  shock aja sih.  Ada yang bisa menjelaskan asal muasalnya ?

4 Nov

Customs News — : Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan kiloan Shabu Cair, yang dibawa 2 orang WNA Iran dari Malaysia. Baru beberapa hari dioperasikan, peralatan Ion Mobility Spectrometry berhasil mendeteksi Shabu Cair yang dikeringkan lewat handuk (handuk = carrier). Tersangka berangkat dari Kuala Lumpur – Surabaya dengan menggunakan pesawat Malaysia Air System (MAS)-MA 873 .

21 okt

Customs News — : Dalam 2 hari (Senin & Selasa ini), Bea Cukai Soekarno Hatta berhasil gagalkan penyelundupan shabu-shabu terbesar hingga saat ini, yaitu sebanyak 26,8 Kg atau senilai Rp. 102 Milyar. Tersangka sebanyak 10 orang adalah WNA Iran, menyelundupakan shabu melalui pesawat yang berbeda-beda dengan modus dimasukan ke dalam botol shampoo, sabun cair, kemasan makanan jadi dan botol pembersih keramik.

http://www.surya.co.id/2009/10/22/delapan-wanita-iran-jadi-kurir-narkoba-shabu-senilai-ratusan-miliar-disita.html

Dari sejumlah warga asing yang ditangkap itu, delapan orang diantaranya wanita berkerudung asal Iran. Para wanita Iran ini diciduk tak lama setelah turun dari pesawat di Bandara Soekarno Hatta.
Kedelapan wanita Iran itu diantaranya Khosravian Zohdeh Sadat (49), Rani Delkesh (40), Joudi Mitra Sadat (24), Karimpov Rardestani Roushani (55), Maryam Babei Sayad (35), dan Fatemeh Arabali Dousti binti Hasan (45).

http://www.youtube.com/watch?v=7l8DTjdoxMY

gambar dari sini

Ditulis dalam life | Bertanda: , | Leave a Comment »

Samsung Corby atau LG GW300

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 28, 2009

pilih mana diantara dua ini yah ?

Samsung Corby

LG GW300

atau sekalian yang ini,

Alcatel OT-800 Tribe alias Venera Voyager 1

speknya mah mirip mirip banget :

  • gprs
  • sama sama bisa push mail
  • diciptakan untuk social networking
  • qwerty
  • slot memory micro usb
  • harga berkisar 1.2 jt – 1.5 jt (yang paling murah Alcatel, yang paling mahal LG, corby ada di tengah tengah)
  • kamera sama sama 2 MP
  • craftmanship dan finishingnya ok, sama sama bermerk gitu pulak
  • fitur unggulan : OT 800 kalo ada telpon, hp langsung dibalik maka langsung silent (modus lagi rapat/meeting), sementara LG dengan avatarnya

Ditulis dalam hobi | Bertanda: , , , , , , | 37 Komentar »

Tahu Telor, Pangsit Ayam, Ketan Bubuk

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 19, 2009

Baru tadi siang di sebuah milis yang para penghuninya rajin berdebat dan bersilat lidah secara ideologis, papabonbon menulis dengan gaya rada flirting (nulisnya ke temen cewek soalnya hihihi), “Ngapain perang, lebih asyik bikin anak dan makan enak”.  Yup, bener banget, makan enak hehehe …. apalagi sabtu dan minggu kemarin, papabonbon habis mudik ke Ngalam bareng keluarga.  Sebagai warga Ongisnade yang baik, selain sembah sungkem ke bapak ibu, menjalin silaturrahim, tentunya tidak dilewatkan wisata kuliner.

Kan tujuannya mulia, spend money di tempat tujuan wisata, supaya bisa memutar rejeki para aremania tercinta, hohoho !!!.  Yah, dua hari di Ngalam, lumayanlah.  Kita ketemu tahu telor pujaan hati, pangsit mie dan ketan bubuk.  Dua yang pertama kita belinya di Ngaglik, itu jalan turunan antara arif margono dengan rst soepraoen.  bukanya jam 7-9 malam, dan telat dikit aja, tempatnya dah antre panjang banget :) )

kiri tahu telor dan kanan pangsit mie ayam

sedikit deskripsi untuk tahu telor dan pangsit mie

Tahu Telor

  • bisa juga ditemukan di serbejeh
  • ada potongan daun bawang, tauge dan acar ketimun
  • ditaburi krupuk putih yang generous
  • tahunya beda dengan tahu tek yang langsung di potong potong, kalau di tahu telor, setelah tahu digunting gunting, selanjutnya didadar kembali.  setelahnya disiram dengan bumbu kacang yang mengandung petis plus campur kecap kedele yang mlekoh (bisa pilih pedas – kombok tiga, cukupan lombok dua atau satu saja) atau tidak pedas (biasanya ditambahi gulanya)

Pangsit Mie Ayam

  • pangsitnya di ngaglik generous sekali, karena lebar lebar banget, dan bebas ngambil banyak banyak hehehe
  • standarnya mie rebus dengan ukuran rada besar gelondongnya (gilig), dengan kondimen ayam.
  • tentang ayamnya ini dibahas di jalan sutra dagi daging ayam (bagian putihnya) biasanya dada, yang direbus dalam kuah bumbu, selanjutnya dikeringkan, dan digiling, jadi penyajiannya sudah dalam bentuk halus berkeping keping.
  • kondimennya ini beda genre dengan mie ayam jakarta, yang biasanya ayamnya seperti sudah dicacah lalu disemur.
  • oh ya, rasanya baru keluar kalau sudah dibubuhi saus kecap merah banyak banyak hehehe :D   (gak sehat yah … :p  )

terus minggu paginya, kita jalan jalan ke aloon aloon kodya dekat hotel tugu – splendid, menikmati segarnya duara pagi di Malang Kota bunga, plus menikmati Ketan Bubuk dengan siraman gula jawa nan maknyussss … :p

buat yang belum pernah tahu ketan bubuk, papabonbon kasih gambarnya gede deh. biar puas lihatnya. 

  • bahan dasarnya dari ketan
  • bubuknya adalah bubuk kedelai atau bubuk kacang.  sudah dilah halus, dengan rasa sedikit asin dan manis.
  • sedangkan warna agak ekcoklatan selain ditaburi bubuk kedelai dan parutan kelapa, ketannya juga disiram gula jawa cari yang manis.  maknyus deh pokoknya, dan mengenyangkan :D

jaman papabonbon masih smp dulu, kalau minggu pagi biasanya sepedahan sama si oom (masih musimnya sepeda federal).  dan mampirnya di ketan bubuk ini, sambil teh anget.  hemmm.  asik banget :D

suasana aloon aloon malang –> hijau segar hehehe :D

Ditulis dalam kuliner, silaturahim | Leave a Comment »

Soto Ayam yang paling enak ???

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 19, 2009

Dalam perjalanan hidup papabonbon, ada beberapa soto ayam dengan genre lamongan yang senantiasa teringat.  Yang ada di level pertama adalah soto ayam di lamongan sendiri, di deretan ruko ruko sebelum BRI pasar (sebelum masuk di pertigaan ke Lamongan), selanjutnya berderet deret adalah soto ayam lamongan di jl B.S Riadi, Oro oro dowo, Malang dan soto cak To di Undaan, Surabaya.

gambar 1, yang di atas ini soto ayam lamongan oro oro dowo, Malang

gambar 2, yang di atas ini adalah soto ayam cak To undaan, Surabaya

Saat ini untuk soto yang di Lamongan itu papabonbon belum bisa berkomentar banyak, perlu riset ulang :p  karena dulu menikmatinya sewaktu sedang magang di BNI Lamongan (jaman kuliah doeloe).  Sedangkan soto ayam di oro orodowo dan cak to di undaan masih sering ketemu.  hehehe … :D

Di level kedua, ada soto ayam pak Sadi di Ambengan dan soto ayam jalan Lombok di Malang.  Suer, tentu ada alasan khusus mengapa soto oro oro dowo dan cak to ada di level yang lebih atas dari dua yang disebutkan belakangan.  Alasannya agak subyektif tentu saja, dan paling baik ditentukan dengan lidah sendiri, hohoho …. :D

Untuk cak To sudah papabonbon review lebih dahulu di http://papabonbon.wordpress.com/2008/12/02/soto-cak-to-undaan/  jadi tidak perlu dipercakapkan lagi.  Baiknya kita langsung ke Soto Ayam Oro Oro Dowo.

Secara sepintas saja, perbandingan subyektif antara kedua soto ini sebagai berikut :

  1. keduanya adalah soto ayam lamongan, jadi yang diusung adalah langgam tradisonal berupa ayam kampung, dan kuah yang enteng.  soto oro orodowo sebagai pengikut genre pengunungan kuahnya lebih enteng dari pada soto undaan. namun meskipun enteng, rasanya lebih maknyuss menurut kriteria papabonbon.  kalau ingat legenda sup ayam yang bisa menyembuhkan orang yang flu dan meriang, maka soto oro oro dowo adalah jawabannya.  selain itu, genre oro oro dowo tidak memakai poya, berbeda dengan soto undaan yang masih menggunakan poya untuk penguat rasa.  secara penampilan warna, kuah di cak to juga berwarna lebih kuning (lebih banyak kunyit ?) dibandingkan oro oro dowo.
  2. di oro oro dowo, jenis ayam yang dipakai adalah bagian dada, brutu dan kulit, pakemnya sudah di setting di awal, sedangkan untuk cak to kita bisa memilih bahkan diberi pilihan, apakah campur, dada ayam, paha, atau sayap ?
  3. kualitas ayam yang dipakai, nampaknya di cak to undaan tidak murni ayam kampung, sepertinya ayam pejantan lehorn juga masih dipakai, sementara di soto oro oro dowo pakainya murni ayam kampung.  terlihat dari menu kerakot kerakot kepala ayam dan leher yang keras banget … tapi dagingnya segar dan liat.  sementara di soto cak to undaan, kepala ayamnya lebih gemuk dan lebih empuk.  curious mode on :) )
  4. tentang harga sih, satu porsi plain, sama sama 8 ribu rupiah harganya.

ndas pithik di soto ayam oro oro dowo.

yang maknyus dari kepala ayam di oro oro dowo adalah, lagi lagi kuahnya.  terlihat kan bening pucat gitu, tapi jangan di tanya, kaldu ayam kampung bok. enteng, tapi dahsyaaaatttt !!!

baca juga :

Ditulis dalam kuliner | 1 Komentar »

Pengalaman Mencoba Haier CE100 – Evdo CDMA Smart

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 10, 2009

Jum’at sore papabonbon meluncur ke tempat oom Bejoe untuk “menculik paksa” modem cdma evdo rev.a dari Haier seri CE100.  Ini dual band frekuensi, jadi sudah dibundling dengan fren ( frekuensi 800) dan smart (frekuensi 1900).  dan tidak di unlock, jadi bisa gonta ganti layanan.

Sebelum ke kantor mas Bejoe, papabonbon juga sudah membeli perdana smart dan voucher 20 rb.  Sampai di kantor, langsung kartu perdana smart diaktifkan dan ikut berlangganan internet pra bayar, paket sehari yang 1 mbps hanya 8 rb perak lho :)

Laporan, di kantor mas Bejoe di sekitaran Jagir, sinyal penuh, dan kenceng banget, (baik nyoba paket yang 153 kbps maupun yang 1 Mbps) begitu juga di kampus papabonbon di Gubeng.  Sinyal penuh dan kenceng banget buat ngenet.  Sangat memuaskan.

Sayang, di rumah ternyata lemot.  weh, sedih, huhuhu …. :(

Buat yang bete dengan flash dan tinggal di perkotaan yang sudah dicover sinyal evdo smart, menurut papabonbon beli modem Haier CE100 ini worth it banget.  Sayang, harga modem 969 rb cukup membuat orang mikir mikir lagi hehehe …  Apalagi sudah chipset qualcomm yang terbukti kehandalannya itu.

Tapi kalau ingat paket unlimited smart 512 kbps yang hanya 75 rb tanpa fair usage, membuat kepengin banget tapi tak mampu beli, hehehehe …

Note :

Tentang sinyal di rumah yang lemot, papabonbon baru sadar, kan memang nyobanya di rumah baru tadi pagi, layanan paket 1 mbps paket gold yang satu hari yah sudah expired toh ya, ya udah, apply lagi sekalian yang paket platinum 3.1 mbps yang 10 rb rupiah per hari itu.  hehehe … ^^  Nanti kita laporan lagi yah hehehe … ^^

ini hasil speedtest dari rumah, hehehe :D

http://www.speedtest.net/result/588648131.png

Ditulis dalam hobi | Bertanda: , , , , | 19 Komentar »

Fair Usage Flash Kembali 2 Gb

Ditulis oleh papabonbon di/pada Oktober 2, 2009

Udah pada tahu belum ???  Kabar gembira nih, dari teman teman yang sebelumnya pada kecewa berat sama di telkmsel, dunia serba merah ini.  Fair usage yang sempat diberitakan jadi 500 mb, sekarang kembali seperti semula, jadi 2 Gb lagi.

 

Love you telkomsel.  muach … muach …. :) )

===

konfirmasi dari salah satu rekan di milis sebelah :

Sepertinya Fair Use Packetnya ditambah lagi deh barusan cek dapet balesan seperti ini
Name:
Number: 3636
Content:
Sisa Fair Use Packet TSELFlash Unlimited Bulanan anda 1393 MB Berlaku s/d
11-10-2009 hingga pukul 23:59
Time: 02/10/2009 19:29:24
padahal kemaren dah Nol

 

baca juga :

http://papabonbon.wordpress.com/2009/09/04/telkomsel-flash-fair-usage-500-mb-bah/

Ditulis dalam Ek-Biz, hobi | Bertanda: , | 8 Komentar »

Pantai Grajakan – Banyuwangi

Ditulis oleh papabonbon di/pada September 19, 2009

Lucu juga.

Hari kedua di Banyuwangi  papabonbon isi dengan test case scooter matic ke tempat yang sedikit jauh.  Maunya hanya sedikit jauh, ternyata sampai ke Pantai Grajakan.  Dan tempatnya lumayan banget.  Sayang — lagi lagi, infrastruktur — jalan sudah ok, ada cottage, tempat pelelangan ikan dan tempat bermain, namun belum didukung aktivitas dan komunitas yang membuat semarak.  Sehingga investasi yang ada nampaknya belum mampu membuahkan hasil yang dapat dibanggakan.

Tempat pelelangan ikan juga mengecewakan dengan harga komoditinya.  ada tiga penjual dengan tiga jenis dagangan, ikan kenyar (sejenis tengiri), ikan layur yang badannya panjang itu dan cumi cumi.  haiya, cumi dihargai sekilo 30 rb.  ini mahal banget untuk sebuah daerah penghasil ikan.  murah tuh harusnya 10-15 ribu. Surabaya yang kota sungai dan pantai dan terkenal ikannya mahal saja per kilonya 25 ribu hehehe …  ikan layur per kilo dihargai 20 ribu dan tengiri nya per kilo 40 ribu.  masih mahal mahal dan mahal. belum bisa bersaing dengan pantai Jimbaran Bali dan Losarinya Makasar yang harga ikan benar benar murah meriah menggiurkan. :)

Tapi setidaknya dari sudut mata seorang penghobi acara motret, papabonbon bangga dengan keindahan alam di Pantai Grajakan.

 

Ditulis dalam hobi | 6 Komentar »